Bagaimana Mudah Menghafal Al-Quran


nasehat-hafal-alquran

Kata orang menghafal Al-Quran lebih mudah dari menjaganya, yup itu setuju sekali. Dan saya mengalami hal itu. Sudah beberapa tahun selesai setoran Al-Quran dan sampai sekarang masih banyak ayat bahkan surat yang terlupa. Astaghfirullah… 

Saya selalu berdoa kepada Allah agar tidak termasuk orang yang dengan sengaja melupakan Al-Quran. Saya tidak pernah dengan sengaja melupakan Al-Quran, mungkin karena sibuk. Duh, ini alasan yang sok dibuat buat.

Intinya sih, kita harus selalu mendekat kepada Al-Quran, karena ibarat Unta yang tidak diikat, hafalan kita pun akan buyar, dan butuh tenaga ekstra lagi untuk memgembalikannya, seperti kita menghafal dari awal.

Agar mudah menghafal dan menjaga Al-Quran, maka dibantu juga dengan membaca terjemah Al-Quran, kalau bisa bukan terjemah harfiyah yang ada sekarang, tapi terjemah Tafsiriyah Al-Quran.

Sekarang sudah ada penerbit Solo yang membuat cetakan Terjemah Tafsiriyah, ini sangat membantu saya untuk lebih memahami makna Al-Quran tanpa harus membuka buku tafsir lagi.

1 minggu ini saya mencoba mengulang hafalan dengan bantuan terjemah tafsiriyah ini, alhamdulillah membantu sekali, jadi lebih mudah memahami isinya, beda dengan terjemah harfiyah dari Depag yang bikin kita harus mikir lagi ini ayat maksudnya apa ya..?

Alhamdulillah…. Ini pengalaman saya…. Bagaiaman dengan pengalaman anda?

Pusat Dakwah Al-Quran Program Tahfidz Al-Quran For Professionals and Future Leaders


image

Ada Apa Dengan Hafidz (AADH)


Wahai Pujangga Al-Qur’an. Kalau Al-Qur’an adalah cinta sejatimu, maka mengapa menghafalkannya tak menjadi alasan ketenangan batinmu.

Tahukah kamu, saat kamu melihatnya, dia pun melihatmu. Tatapannya padamu lebih kuat dari tatapanmu padanya.

Tahukah kamu, saat kamu melafalkannya, dia mendengar suaramu. Tak ada sumbatan di telingamu. Dengarkanlah. Dia pun memanggilmu pelan dalam sedu-sedannya. Continue reading

3 Hal Yang Menyehatkan Mata


image

“Imam Syafi’i mengatakan: “Tiga hal yang menyehatkan mata; melihat mushaf, melihat ka’bah dan melihat pepohonan yang hijau.”

Menurut hasil penelitian ternyata membaca Al-Qur’an sehabis Maghrib dan sesudah Subuh itu dapat meningkatkan kecerdasan otak sampai 80 % , karena di sana ada pergantian dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari di samping itu ada tiga aktifitas sekaligus, membaca , melihat dan mendengar.

Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya:

  • menyedikitkan makan,
  • membiasakan melaksanakan ibadah salat malam,
  • dan membaca Al-Qur’an sambil melihat kepada mushaf

Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an.

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan :

  • Fisiologis yang sangat besar
  • Penurunandepresi, kesedihan,
  • Memperolehketenangan jiwa,
  • Menangkalberbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang- orang yang menjadi objek penelitiannya.

Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik.

Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al-Qur’an berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Qur’an terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mndengarkannya.

Mari kita mulai luangkan waktu beberapa menit dari 24 jam di hari kita. Semoga bermanfaat buat kita semua bersama keluarga kita. Semoga kita kelak menjadi penghuni Surga, Aamiin Yaa Rabb.

Siapa Penggagas Metode Pakistani (Sabak, Sabki, Manzil)?


Ada salah satu pengunjung blog saya yang menanyakan tentang siapa penggagas metode tahfidz pakistani dan apa kelebihan metode ini dari yang lain?

Berikut ini jawaban saya untuk pengunjung blog yang bertanya tersebut. Continue reading

Menghafal Al-Quran Saat Tidur


Al-Quran adalah kitab suci yang diturunkan Allah swt paling akhir, sebagai pedoman hidup kaum muslimin. Oleh sebab itu, setiap muslim harus menaruh perhatian terhadap Al-Quran, baik dengan cara membacanya, menghafalnya, maupun menafsirkannya. Allah swt dan Rasul-Nya telah menjanjikan bagi para pelestari kitab-Nya yaitu berupa pahala, dinaikkan derajatnya, dan diberi kemenangan di dunia dan di akhirat.

Allah swt berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rizqi yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”. (QS. Fathir: 29-30)

Rasulullah saw bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya kepada orang lain”. (HR. Bukhari Muslim)

Selanjutnya, dalam proses menghafal Al-Quran, semestinya seorang penghafal memperbanyak mendengar ayat-ayat yang akan dihafal sebelum membaca atau menghafalnya. Karena ternyata, inilah cara alami yang diajarkan oleh Islam sebagaimana Nabi Muhammad saw ketika menerima wahyu pertama, tidak langsung diperintah untuk membaca tapi mendengar dan mendengar sampai beberapa kali baru selanjutnya beliau hafal.

Saya mendapatkan apresiasi ketika bertemu dengan Ustadz Ir. Furqan Al-Faruqy mudir pesantren Bina Qolbu Cisarua dan mendapat tambahan juga dari tulisan Ir. Abdud Daim Al-Kahil yang menulis buku Thariqah Ibda’iyyah di Hifdhil Quran yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Tidur yaitu Keadaan bawah sadar dimana orang tersebut dapat dibangunkan dengan pemberian rangsangan sensorik atau dengan rangsangan lainnya.

Dan penemuan ilmiah menyebutkan bahwa di antara waktu yang paling bagus untuk menghafal Al-Quran adalah beberapa menit sebelum tidur. Di mana pada saat itu alam bawah sadar seseorang sedang sibuk-sibuknya. Biasakan sebelum tidur malam untuk menyetel kaset tilawah dari bacaan qori’ yang bagus. Kepada anda berada di atas bantal, matikan lampu dan pejamkan kedua mata anda sehingga suasananya akan sunyi, gelap dan tenang. Usahakan suara tilawah itu cukup keras terdengar oleh diri anda. Kemudian anda bangun di pagi hari sebelum subuh, ulangi apa yang sudah anda dengar dan anda baca sesaat sebelum anda tidur tadi. Insya Allah anda mendapatkan hafalan yang menakjubkan.

Menurut hasil penelitian di Northwestern University, beberapa bagian otak menjadi lebih aktif ketika sedang tidur, bukan tidur panjang tapi tidur pendek seperti tidur siang. Menurut Paller, peningkatan aktivitas otak saat sedang tidur tidak hanya bermanfaat bagi yang sedang  belajar musik. Dalam mempelajari bahasa asing, kata-kata atau istilah baru akan lebih mudah diingat jika sering diperdengarkan saat sedang tidur.

Mendengar kaset, mp3 atau CD tartil memiliki pengaruh yang begitu besar dan baik dalam menghafal Al-Quran dengan metode yang baik dan indah.

Sungguh sangat berbahagia orang yang menghafal al-Qur’an sampai tertidur. Orangnya sudah di alam mimpi, tetapi Mushaf masih terbuka, dan bacaan Murattal masih terdengar sampai pagi. Ya Allah jadikan al- Qur’an sebagi obat kesedihan kami, teman dalam kesepian kami, sinar dalam kegelapan dunia kami.

Penelitian terbaru oleh Dr. Marc Zus dari Universitas Bern menyebutkan bahwa saat tidur, otak bisa mengasosiasikan informasi baru dalam jangka waktu yang lebih lama. Peneliti lain menyebutkan dengan sleeping learning. Sila baca keterangan lengkapnya di tautan ini: https://singularityhub.com/2019/02/12/new-study-suggests-you-can-learn-while-you-sleep

%d bloggers like this: