Metodologi Kritik Hadits Dalam Pandangan Syiah Imamiyah


PENDAHULUAN

Al-Sunnah adalah salah satu sumber tasyri’ penting dalam Islam. Urgensinya semakin nyata melalui fungsi-fungsi yang dijalankannya sebagai penjelas dan penfasir al-Qur’an, bahkan juga sebagai penetap hukum yang independen sebagaimana al-Qur’an sendiri. Itulah sebabnya, di kalangan Ahl al-Sunnah, menjadi sangat penting untuk menjaga dan “mengawal” pewarisan al-Sunnah ini dari generasi ke generasi. Mereka –misalnya- menetapkan berbagai persyaratan yang ketat agar sebuah hadits dapat diterima (dengan derajat shahih ataupun hasan). Setelah meneliti dan membuktikan keabsahan sebuah hadits secara sanad, mereka tidak cukup berhenti hingga di situ. Mereka pun merasa perlu untuk mengkaji matannya; apakah ia tidak syadz atau mansukh –misalnya-. Demikianlah seterusnya, hingga mereka dapat menyimpulkan dan mendapatkan hadits yang dapat dijadikan sebagai hujjah. Continue reading

Benarkah Imam Thabari Berfaham Syiah??


Di dunia yang penuh intrik dan tipu muslihat, ketenaran Imam Thabari juga dibarengi dengan tuduhan-tuduhan, seperti juga ulama lainnya, di antara tuduhan tersebut adalah tuduhan bahwa ia adalah orang syiah, ia bukanlah orang pertama yang mendapat tuduhan sebagai orang syiah, ada beberapa ulama yang mendapat tuduhan yang sama, seperti al-Hakim dan ad-Daruquthni. Continue reading

%d bloggers like this: