Hukum Meremehkan Shalat


hukum meremehkan shalat“Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang meremehkan shalat dan menuruti hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesaatan. Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shaleh.” (Qs. Maryam : 59-60)

Ibnu Katsir dalam kitab kitab tafsirnya al-Quran al-‘Adzim telah menyebutkan pendapat para ulama dalam mengomentari ayat di atas di antaranya; Muhammad bin Ka’ab, as-Sa’di dan Ibnu Jarir berpendapat bahwa yang disebut meremehkan shalat adalah meninggalkan shalat secara keseluruhan (tidak shalat). Al-Auza’i berkata bahwa Umar bin ‘Abdul ‘Aziz mengatakan, “Meremehkan shalat bukan berarti meninggalkannya akan tetapi meremehkan waktunya.” Dan Hasan al-Bashri berpendapat bahwa maksud meremehkan shalat adalah meninggalkan masjid.

Continue reading

Hukum Islam Tentang Pengobatan Alternatif


hukum islam tentang pengobatan alternatifSebelum membahas hal ini, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang ketentuan-ketentuan dalam mengambil sebab. Karena berobat sangat erat kaitannya dengan hukum mengambil sebab. Maksud mengambil sebab di sini adalah seseorang melakukan suatu usaha (“sebab”) untuk dapat meraih apa yang diingankan. Misalnya seseorang mengambil “sebab” berupa belajar agar dapat meraih prestasi akademik yang memuaskan. Demikian pula, seseorang mengambil “sebab” berobat agar dapat meraih kesembuhan dari penyakitnya. Continue reading

Tanya Jawab tentang Tasawuf


tasawufBanyak praktek keagamaan di dunia Islam saat ini terjerumus dalam paham mistis yang disebarkan oleh para penganut paham tasawuf (sufi) yang menyimpang. Mereka menjauhkan umat dari dua sumber agama Islam, yaitu Al-Quran dan As-Sunnah, dan menggantinya dengan ajaran-ajaran filsafat dan mistis yang bercampur syirik.

 Maka, kemudian kita mengenal ajaran-ajaran asing tentang fana’, mukasyafah, wali-wali yang lebih suci dari nabi Muhammad saw, permohonan kepada para penghuni kubur, dan berpuncak pada faham Wihdatul Wujud yang panteistis. Ajaran-ajaran seperti ini tak pernah dijumpai dalam kehidupan Islam di masa awal, di masa hidupnya nabi Muhammad saw, dan di masa para sahabat. Tapi anehnya, saat ini banyak umat Islam yang percaya kepada mereka. Continue reading

Hati-hati! Aplikasi Al-Quran buatan Ahmadiyyah Muslim Community


al-quran ahmadiyahBelum banyak pengguna smartphone yang mengetahui hal ini. Satu versi baru Al-Quran yang dikeluarkan oleh Apple App Store telah mengguris hati umat Islam. Aplikasi ini dibuat oleh kumpulan Ahmadiyyah dan Qadiani, dengan nama “The Holy Quran Arabic text and English translation”. Ayat-ayat al-Quran dalam versi ini diterjemah oleh Maulvi Sher Ali dan Ahmadiyyah Muslim Community yang jelas dinyatakan dalam keterangan di iPhone App Store itu.

Continue reading

Film Dan Dakwah Taqrib


Berbeda dari Ramadhan-Ramadhan sebelumnya, tahun ini dua stasiun televisi nasional menayangkan film layar lebar dari Timur Tengah. MNC tv dengan Sinetron Umar bin Khatab dan Jogja tv dengan sinetron Yusuf Ash-Shiddiq Alaihis Salam. Selain Umar bin Khatab dan Yusuf Ash-Shiddiq Alaihis Salam, Perfilman Timur Tengah sudah merilis film-film Islam lain yang ditayangkan setiap bulan Ramadhan penuh, seperti Khalid bin Walid, Bilal bin Rabah, Muawiyah, Hasan dan Husein dan Ja’far Ash-Shodiq. Continue reading

Induk Dari Golongan Yang Sesat


aliran sesatSudah menjadi sunnatullah bahwa ikhtilaf (perbedaan) adalah suatu hal yang pasti, tidak mungkin dimungkiri. Namun karena rahmat-Nya ada di antara para hamba-Nya yang tidak berselisih. Banyak nash-nash yang memerintahkan untuk berpegang teguh dengan al-Quran dan Sunnah dan larangan untuk berpecah-belah dan berbuat bid’ah. Dalam al-Quran Allah SWT berfirman: “Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, Maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya. yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa.” (QS al-An’am: 153) Continue reading

%d bloggers like this: