Ke UI


Pertama kali tertarik dengan nama UI semenjak baca bukunya Andrea Herata waktu dia cerita pengalaman pertama masuk UI, perjuangan anak manusia menuntut ilmu selalu saja menarik hati. 

Pengalaman dia turun di Depok lalu bekerja sebagai tukang fotocopy dengan perasaan ingin belajar yang besar, terus keingat di benak. Mungkin karena ada chemistry yang sama, menuntut ilmu bagi orang udik seperti kami butuh perjuangan. 

Pertama masuk UI waktu beberapa bulan yang lalu menghadiri kuliah umum yang diadakan INSITS oleh Prof. Lettink dari Belanda tentang Perkembangan Science Islam semenjak masa silam sampai sekarang, dijelaskan disitu perang para ilmuwan muslim dalam mengembangkan teknologi seperti Albiruni dan yang lainnya. 

Hari ini, untuk kedua kalinya saya akan kesana untuk menyerahkan surat dan proposal kegiatan #SalamRun yang diadakan ISN, ICD dan IMRR. 

Event ini berbentuk mengundang masa untuk olah raga lari dan gerak jalan bersama kemudian selanjutnya ada kampanye anti bully dan anti narkoba, materi pembangunan karakter dan bahaya Narkoba dari BNN. 

Semoga kegiatan hari ini dimudahkan. 

Jenazah Orang Beriman dan Pendosa


wafatQatadah bin Rabi’ berkata, suatu saat iring-iringan pembawa jenazah melintas di depan Rasulullah saw.

Melihat itu, Rasulullah saw berkata, “Beristirahat dan diistirahatkan darinya”.

Orang-orang bertanya, “Ya Rasulullah, siapakah yang beristirahat dan siapakah yang diistirahatkan darinya itu?”.

“Jenazah hamba yang beriman beristirahat dari penatnya dunia menuju rahmat Allah.

Sementara jenazah hamba pendosa diistirahatkan dari hamba-hamba lainnya, negeri, pepohonan serta binatang melata.” (HR. Muslim)

@character_icd

Persaudaraan dalam Islam


Secara umum, orang merasa senang dengan banyak teman. Manusia memang tidak bisa hidup sendiri, sehingga disebut sebagai makhluk sosial. Tetapi itu bukan berarti, bahwa seseorang boleh semaunya bergaul dengan sembarang orang menurut selera nafsunya. Sebab, teman adalah personifikasi diri. Manusia selalu memilih teman yang mirip dengannya dalam hobi, kecenderungan, pandangan, pemikiran. Karena itu, Islam memberi batasan-batasan yang jelas dalam soal pertemanan. Continue reading

%d bloggers like this: