3 Tujuan Kriminalisasi Ulama


Ulama dituduh sebagai koruptor

Ulama dituduh dikriminalisasikan

Ini pencitraan buruk terhadap ulama 

Targetnya ada 3

1. Umat Islam tidak mempercayai ulama

Padahal dari lisan orang berilmu, dari dada mereka keluar kalimat kalimat Allah dan solusi solusi Islam. 

2. Agar umat Islam tidak berhukum dengan hukum Allah

Meninggalkan Islam dan menjadikan sekulerisme sebagai kebiasaan hidup mereka. 

3. Apolitisasi Ulama

Ulama dan umat jangan masuk masuk ke politik. 

*tausiah Ust Fatih Karim

Melek Politik


Hari ini Donald Trumph resmi dilantik jadi Presiden US. Rakyat Amerika bergejolak, banyak penentang, banyak tidak suka karena track record Trumph yang kurang baik.

Tapi mau apa lagi. Trumph terpilih secara konstitusional. Pelantikannya tidak bisa dibatalkan. 

Rakyat Amerika baru merasakan, akibat “cueknya” mereka terhadap politik nasional. Partisipasi Pemilu yang rendah, hingga “unwanted person” pun terpilih.

Pelajaran buat kita…jangan cuek sama politik, jangan apriori…jangan termakan oleh statement “Politik itu kotor”, orang-orang baik tidak boleh berpolitik. Jangan campur adukkan politik dan agama. Ulama, ustadz sebaiknya tidak berpolitik. Salah besar !

Orang-orang baik, sholih, santun dan capable harus turun berpolitik. Benahi negeri ini. Benahi kota anda masing-masing. Jika tidak, maka orang-orang jahat, orang-orang tamak dan rakus, para koruptor penjual aset negara, orang-orang bermoral rendah yang akan berkuasa. Anda mau ??? Pasti tidak!

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.”
(Qs. Ar-Ra’du  13 : 11)
  

Abu Hurairah ra.Menjelaskan,Rosulullah Saw.Bersabda : Sultan(Raja/presiden) adalah Naungan(wali)Allah yang Ada di bumi.Ia menjadi tempat berlindung bagi Orang yang Lemah,dan padanya orang Teraniaya meminta pertolongan. Barangsiapa Memuliakan Sultan Allah didunia Ini,Pastilah Allah akan Memuliakannya kelak pada hari Kiamat. (HR.Ibnu Najar)  

Pemimpin yang disukai Allah swt adalah pemimpin yang adil, bijaksana, melindungi, membela yang lemah dan teraniaya. 

Mari terlibat dalam setiap proses perubahan negeri ini ke arah lebih baik !!!

Tujuan Hidup Adalah Membesarkan Allah


Laa ilaaha illa Allah

Ajaran Tauhid bukan hanya diatas sajadah !

Tauhid dalam kehidupan secara komprehensif termasuk urusan Politik.

Tidak ada yang patut dibesarkan selain Allah

Tidak ada yang patut disembah selain Allah

Itulah TAUHID

SEMUA berasal dari Yang Satu

SEMUA bergerak karena Yang Satu

SEMUA bersandar kepada Yang Satu.

Jangan membesarkan selain Allah krn itu Musyrik.

Allah saja yang patut dibesarkan bukan parpol ( kader), bukan ormas, bukan yayasan, apapun komunitasnya, apapun golongannya,  apalagi sosok seseorang, sama sekali bukan. 

Tapi ingat

HANYA TUHANMULAH YANG KAMU BESARKAN

(وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ)

Surat Al-Muddathsir ayat 3

Dan hanya TUHANMULAH MAKA BESARKANLAH..

Perhatikan kata kata bhs Arabnya 

َرَ  َبَّ  كَ ف  َكَ   بِّ    رْ

Huruf

 RO BA KA FA KA BA RO

dibolak balik bacannya tetap ROBAKA FAKABBIR..

tuhanMulah yang kamu besarkan.

Laksana tulisan APA dibalik bacanya ya tetap APA

Maka dibolak balik tetap Allah yang dibesarkan !!

Sumber: BC Ust Arifin Jayadiningrat 

%d bloggers like this: