Penggunaan Sistem Operasi Open Source vs. Closed Source di Lingkungan Masyarakat


linux vs windows

Kehadiran Sistem Operasi yang bersifat terbuka alias Open Source dalam hal ini misalkan Linux telah memicu adanya revolusi pemikiran pada industri perangkat lunak. Dikatakan demikian karena untuk pertama kalinya di dunia, fenomena demokratisasi telah memasuki industri teknologi informasi, sesuatu yang belum pernah terjadi dan terpikirkan sebelumnya. Secara prinsip, perangkat lunak merupakan pengejawantahan dari berbagai ide yang ada di kepala setiap manusia (programmer) ke dalam sebuah lingkungan teknis berbasis komputer. Sehingga kebanyakan orang beranggapan bahwa tidak ada salahnya jika ide maupun hasil pengolahannya dapat diberikan dan disebarluaskan kepada siapa saja yang membutuhkan secara gratis. Continue reading

Perangkat Lunak Open Source Cocok untuk Lingkungan Islam


Isu pentingnya menggunakan perangkat lunak legal sedang marak terdengar di Indonesia saat ini. Isu ini tidak hanya beredar di kalangan bisnis dan pemerintahan semata, tetapi juga di lingkungan sekolah, kampus, serta lingkungan pesantren dan organisasi Islam.

Khusus untuk pesantren dan organisasi Islam, meskipun membajak telah dinyatakan haram, tetapi masih banyak juga pihak yang belum menggunakan perangkat lunak legal. Padahal, Betti Alisjahbana, ketua Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) bersama jajarannya telah gencar mengkampanyekan penggunaan perangkat lunak open source sebagai solusi perangkat lunak legal sejak 2007 silam. Continue reading

%d bloggers like this: