Kajian Akhlak Senin Pagi: Hadits Jibril Tentang Cinta


Assalamu ‘alaikum wr wb.

MASJID RAYA PONDOK INDAH

Hadirilah 

Kajian Akhlak Senin Pagi untuk UMUM

Tema : 

Hadits Jibril Tentang Cinta (eps 2)
Tempat : Ruang Shalat Utama Masjid Raya Pondok Indah

Tanggal : 17 Oktober 2016

Waktu : 09.30 wib – 11.30 wib

Narasumber : Ust. Arifin Jayadiningrat (Direktur Islamic Character Development-ICD) 
SETIAP SENIN | 13.00-18.00

SAMARA INSTITUTE | Islamic Private Counseling

Free & Confidential

Bersama Ust Arifin Jayadiningrat & Team
Daftar konsultasi agama

Info ICD MRPI : 

● Bang Akmal : +6281574574747

● Ust Jumal :+6285719647457
Khusus untuk senin besok, konseling ditutup karena Ust.Arifin Jayadiningrat ada aktifitas di luar setelah kajian Senin Pagi
Mohon Tolong disebarkan undangan pengajian ini.

Terima kasih

Jika Nabi Muhammad Bersama Kita Sekarang


 

Ting tung…ada wa teman yang masuk, dia mengirimkan video berbahasa arab yang sudah ditranslate. Gak sempat saya liat video itu karena harus bantu prepare acara sama bang Ronie, jam  setengah dua belas selesai ceramah baru bisa saya lihat.

Video dibuat sekelompok pemuda dari Aljazair tentang satu pertanyaan menarik “Jika Nabi Muhammad saw bersama kita sekarang, apa yang akan engkau sampaikan pada beliau?”

Seorang wanita yang diwawancarai terlihat senang sekali dengan pertanyaan ini, seakan akan didalam pikirannya terbayang kemajuan yang sudah dicapai Islam semenjak beliau wafat, sejarah menulis dengan tinta emas bahwa agama ini pernah menguasai hampir 1/3 dunia dan menjadi manusia berperadaban tinggi.

Mari menyimak apa jawaban wanita itu? Dia mengatakan “Aku akan memberitahunya sampai dimana perjuangan kita..” dia meneruskan jawabannya, “Dan apa yang telah umat Islam lakukan selama ini..”.

Tiba tiba matanya tercekat, hampir dia tak mampu meneruskan jawabannya, terbayang keadaan umat Islam hari ini, saat ini umat Islam ibarat makanan yang jadi rebutan para pesakitan, ibarat bola yang seenaknya dilempar kemana suka si pemain. Harkat dan martabat umat Islam terkoyak.

Tak mampu menahan tangis dan sesaknya dada ketika dia mengatakan “Dan apa yang telah umat Islam alami hari ini”‘ wanita Aljazair ini menagis lama….

Video berdurasi 39 detik ini mengajak kita untuk introspeksi diri, sudahkah kita lebih mengenal nabi, mengenal perjuangan nabi, mencintai nabi melebihi cinta kepada harta dan keluarga.

Mendoakan orang yang beriman, seorang muslim yang mempunyai visi yang tinggi bukan hanya mendoakan kebaikan untuk dirinya sendiri, tapi juga kebaikan untuk umat islam muslim dan muslimat dimana berada dan mendoakan kehancuran bagi pemerang islam.

Sahabat….
Jika Nabi ada bersama kita sekarang, apa yang akan engkau sampaikan? Silahkan berpartisipasi di form komentar yang ada di bagian bawah tulisan ini…

Wallahu Alam Bisshawab

Jumal Ahmad | Twitter: @JumalAhmad]

Tips Agar Sandal Tak Hilang di Masjid


Alhamdulillah sahabat, saya merasa tenang dan tidak nggrundel lagi karena kehilangan sendal, yang belum tau cerita saya, check dagh di postingan saya sebelumnya 🙂 setelah dapat nasehat dari bang Akmal Fikri yang jadi ketua GeMa Masjid Pondok Indah, dia bilang seperti ini “Malaikat lagi minjem sendal lo, sekalian juga ngetes lo, sabar gak kehilangan sendal, itu juga baru sebagian kecil yang di tes malaikat Allah, kebayang nggak, apa yang lo punya didalam tubuh, salah satunya gak ada?”
Continue reading

Waw..Rajin Tahajjud Bisa Ngusir Jin Dalam Tubuh Kita


Hari Sabtu 10 Oktober 2015, saya menemani Ustadz Arifin Jayadiningrat bersama istri beliau dan dua putri beliau yang cantik-cantik untuk mengisi kajian rutin kitab Fiqih Sunnah di salah satu kediaman jamaah beliau di perumahan Kebagusan Regency.

Di beberapa tempat pengajian buku fiqih sunnah menjadi pegangan beliau dalam mengkaji fiqih Islam baik di perumahan, majlis taklim atau di masjid. Pengalaman beliau yang belajar bertahun-tahun di luar negeri dan terakhir mengambil perbandingan fiqih Islam di Al-Azhar membuat pembahasan fiqih yang beliau sampaikan komprehensif, mudah dicerna dan mengarah untuk pembangunan karakter islam dalam kehidupan sehari-hari. Continue reading

[Video] Pembangunan Dusun Buttui Mentawai


Sanlat Gratis di Masjid Pondok Indah Membludak


Kementerian Agama menganjurkan setiap sekolah untuk mengadakan pesantren kilat selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan pesantren kilat dilakukan untuk mengisi aktivitas ramadhan. Sehingga liburan sekolah menjadi lebih produktif dan bermakna.
Continue reading

Memungut dan Mengolah Sampah Adalah Ibadah Sosial


image

Dalam hadis riwayat Imam al-Bukhari, dari Abu Barzah al-Aslami, ia berkata, “Aku mengatakan kepada Rasulullah, ‘Tunjukkan kepadaku perbuatan yang dapat memasukkan aku ke surga.’ Beliau menjawab, ‘Buanglah sesuatu yang mengganggu tempat lewat manusia.”

Kemudian dari Abu Hurairah bahwasannya Nabi SAW bersabda, “Orang yang melintasi jalan yang ada durinya, lalu ia berkata, ‘Aku singkirkan duri ini sehingga tidak membahayakan orang Muslim,’ maka dia akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.”

Selain itu, dari Anas dari Nabi SAW bersabda, “Tidak ada orang Muslim yang menanam tanaman atau menabur benih, lalu dimakan oleh manusia atau burung atau hewan, kecuali semua itu menjadi sedekah untuknya.” (HR At-Tirmidzi).

Islam mengajarkan setiap pemeluknya untuk selalu menjaga keindahan dan kebersihan. Salah satu problem manusia adalah akhlak, terutama akhlak tentang kebersihan. Banyak di antara kita yang suka membuang sampah sembarangan, baik di rumah, di jalan, di kantor, di sungai, di got, dan lain sebagainya. Padahal dalam ajaran Islam, memungut sampah adalah sedekah, membuang duri dari jalan adalah sedekah.

Ibadah yang tak pernah terputus yaitu sedekah, meskipun kita meninggal dunia tetap saja sedekah yang kita lakukan tak pernah berhenti pahalanya. Sampah itu menjadi ibadah pada saat seseorang memungut sampah.

Memungut sampah menjadi pahala sebab sampah yang terbuang tidak akan berdampak buruk bagi semua makhluk hidup. Alam menjadi bersih dan membawa berkah bagi makhluk hidup.

Hadits di atas menyiratkan pentingnya pendidikan lingkungan hidup bagi anak-anak usia dini. Sebab, jika mendidik seorang Muslim yang sudah tua, belum tentu sebaik didikan yang ditujukan kepada anak-anak.

Selain itu, dibutuhkan peran guru dan orang tua dalam mendidik anak supaya sadar lingkungan. Ini bisa dilakukan dengan pengajaran di sekolah mengangkat tema merusak alam dan membuang sampah merupakan tindakan yang menyalahi ajaran agama.

Kalau hal ini diajarkan secara terus-menerus, anak-anak akan taat dengan aturan agama. Namun, jika gurunya saja tidak peduli lingkungan maka jelas anak didiknya tidak bisa meniru apa pun yang dikatakan gurunya.

Hal yang sama dapat saja terjadi kepada orang tua. Anak-anak tak patuh karena orang tua mengajarkan contoh yang tidak baik. Inilah mengapa pentingnya didikan dan teladan baik dari orang tua. Sebab, anak-anak dengan mudah mencontoh perilaku orang tuanya.

Seandainya orang tua mengajarkan pelestarian lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya, misalnya, dalam diri anak-anak akan tertanam kesadaran yang sama. Mereka kemudian meyakini, membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu ibadah.

Tak hanya itu, peran ustaz dan guru mengaji juga sangat penting. Sering kali pengkajian agama tak berkembang. Pada akhirnya muncul pandangan kajian Islam sangat sempit. Pembahasan suatu masalah sering diulang-ulang dan terpaku pada masalah tertentu.

Padahal, permasalahan umat tentang kependudukan dan sampah merupakan salah satu yang sangat serius untuk dibahas.

Sayangnya, belum tumbuh dakwah lingkungan yang menjadi bagian kajian rutin mingguan di kampus atau tempat-tempat pengajian.  Paradigma selama ini masih berfokus pada dakwah yang hanya mengenai ibadah-ibadah wajib.

Para ustaz belum banyak yang menyentuh ibadah lain yang juga menjanjikan surga bagi umat Islam. Sebaiknya, mulai ditumbuhkan pandangan, pelestarian lingkungan dan menjaga kebersihan lingkungan juga bagian dari ibadah dalam Islam.

Kalangan ilmuwan Muslim dan para ustaz mesti terlebih dahulu memiliki pemahaman ini. Dosa bisa saja terhapuskan dengan memungut sampah di jalan dan membuangnya di tempat yang semestinya.

Sangat menarik kalau hal ini menjadi kesadaran yang luas dan akhirnya mendorong umat memandang melestarikan alam pun merupakan bagian dari ibadah. Saat ini, bahkan menanam pohon yang terhitung sebagai sedekah belum diketahui banyak orang.

Pohon memberikan beragam manfaat bagi alam sendiri maupun manusia. Biji-bijian dari pohon merupakan bagian dari sumber makanan hewan atau binatang lainnya. Pohon pun berpotensi menjadi rumah bagi hewan tertentu, termasuk daunnya yang memberikan manfaat.

Di sisi lain, pohon-pohon yang ditanam di pusat kota, pinggiran jalan raya, taman, dan kawasan kampus mengalirkan manfaat begitu tinggi bagi masyarakat. Karena itu, banyak pahala yang mengalir kepada mereka yang bersedekah dengan menanam pohon.

Sumber:

Masuk Surga Karena Memungut Sampah oleh Bahagia, Sp., Msc.

Artikel di internet

[]

%d bloggers like this: