Thuruq Tafsir Menurut Ibnu Taimiyyah


quran-radio-banner

Menurut Dadang Darmawan bahwa Istilah tafsir bil ma’tsur baru ditemukan melalui tafsir yang ditulis oleh As-Suyuthi berjudul Ad-Duur Al-Mantsur fit Tafsir bil Ma’tsur, dimana beliau menyebutkan bahwa terminologi tersebut dapat ditelusuri hingga zaman Ibnu Taimiyyah. Dan memang dalam Muqaddimah fi Ushulit Tafsir definisi demikian disampaikan oleh Ibnu Taimiyyah, tetapi ia tidak mengistilahkannya dengan tafsir bil ma’tsur, ia hanya menyebutnya ahsanu thuruq tafsir.

  Continue reading

Kritikan Ahlu Al-Sunnah Terhadap Konsep Khalq Al-Quran Mu’tazilah


Ulama Ahlu al-Sunnah telah banyak membantah konsep khalq al-Quran-nya Mu’tazilah, seperti Imam Ahmad, menulis kitab al-Radd ala al-Zanadiqah wa al-Jahmiyah[1], Imam Bukhari menulis kitab khalq af’al ibad[2], al-Darimi menulis al-Radd ala al-Jahmiyah[3], Ibnu Qutaibah menulis al-Ikhtilaf fi al-Alfadz wa al-Radd ala al-Jahmiyah wa al-Musyabbahah dan al-Najad menulis kitab al-Radd ala man yaqul al-Quran makhluq.

Berikut ini kami paparkan kritikan dan bantahan para ulama tentang dalil dan pendapat yang sering digunakan Mu’tazilah untuk mendukung konsep khalq al-Qurannya. Continue reading

%d bloggers like this: