• Selamat datang di blog Jumal Ahmad. Saya sedang meneliti tentang Meta-Level Reflection dalam Pembangunan Karakter. Semoga dimudahkan dan bermanfaat.

  • Categories

Merasa Hidup Lama


Kecenderungan manusia merasa hidup lama, padahal setiap detik dan menit semakin dekat dengan kematian. 

Manusia ketika diciptakan dari tanah dan akan kembali ke tanah. 

Setetes air berkompetisi didalam rahim, dan ketika hidup haus pencitraan. 

Shalat adalah salah satu bentuk upaya kita untuk selalu mengingat mati, karena pada hakikatnya tidak akan merasakan khusyu kecuali orang yang merasa bersama Allah dan mengingat akan kembali (mati). 

Setiap hari kita shalat, setiap hari kita ingat mati. TIADA HARI TANPA INGAT MATI. 

Hidup Itu Apa? 3


Kehidupan yang sesungguhnya hanyalah kehidupan akhirat. Dunia hanya kehidupan semu dan sekedar nama saja, ia adalah kematian bertahap. 

Dunia bukanlah kehidupan secara penuh. Sementara. Layaknya air hujan yang turun ke bumi dengan tetesan rintik rintik. Turunnya air ke bumi tumbuhlah tumbuhan yang menghasilkan berbagai macam buah. 

Itulah kehidupan yang digambarkan dengan air hujan yang turun dari langit dalam Surat Yunus ayat ke 24 berikut. 

إِنَّمَا مَثَلُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنزلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الأرْضِ مِمَّا يَأْكُلُ النَّاسُ وَالأنْعَامُ حَتَّى إِذَا أَخَذَتِ الأرْضُ زُخْرُفَهَا وَازَّيَّنَتْ وَظَنَّ أَهْلُهَا أَنَّهُمْ قَادِرُونَ عَلَيْهَا أَتَاهَا أَمْرُنَا لَيْلا أَوْ نَهَارًا فَجَعَلْنَاهَا حَصِيدًا كَأَنْ لَمْ تَغْنَ بِالأمْسِ كَذَلِكَ نُفَصِّلُ الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ (24) 


Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasan­nya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan(tanam-tanaman) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir. 



Saat hujan turun, pohon pohon berbuah, dan tiba saatnya memanen. Lalu terjadilah peristiwa yang menghancurkan usaha manusia, menghancurkan seluruh harapan dan angan angan selama ini. Dunia tidak seperti yang diharapkan. 

Ketika adzab datang, kekayaan, kejayaan, rumah mewah dan harta melimpah seperti lahan pertanian yang belum digarap, bahkan berubah menjadi kepulan kepulan debu. 

Kenikmatan apapun akan berakhir semuanya. 
Hidup hanyalah kenikmatan yang fana.

Persiapkanlah untuk kehidupan abadi.
Jadi ingatlah kenikmatan abadi di Akhirat..

Kehidupan dunia, luarnya nampak menggiurkan hati, sementara dalamnya kosong tak berisi. 

ICD – Islamic Character Development

Hidup Itu Apa? 2


Saat kita melihat pohon nampak indah dari buahnya atau keindahan warna daunnya. Nampak daun yang hijau dan daun yang kuning bahkan ada yang terjatuh.

Itulah kehidupan yang digambarkan dalam Surat Al Hadid ayat 20

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الأمْوَالِ وَالأوْلادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلا مَتَاعُ الْغُرُورِ (٢٠)

Artinya:

“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. 

Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.”



Lihatlah daun daun yang kuning layu 🍂🍂🍂

Lihatlah buah buahan yang mengkerut layu.. dst 🍊🍊🍊

Maka itulah kehidupan kita. 
Camkan ayat tadi bahwa semua menuju kepada kehancuran. 

Lihatlah tanda tanda kehancuran di dalam diri kita, setiap saat semakin kita rasakan. 

Kenikmatan apapun akan berakhir semuanya. 

Hidup hanyalah kenikmatan yang fana.
Persiapkanlah untuk kehidupan abadi.

Jadi ingatlah kenikmatan Abadi di Akhirat.

Hidup laksana daun yang tumbuh hijau lalu menguning layu dan hancur. 

ICD – Islamic Character Development

Hidup Itu Apa? 


Kita tahu bahwa semua akan ditutup dengan kematian.

Kematian akan membuka “lembaran2 hidup” di dunia untuk dibalas.

Perhatikan surat AlKahfi ayat 49

Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: 

“Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun”.



Sekecil apapun akan tercatat.
Maka hidup itu laksana MENULIS LEMBARAN LEMBARAN BUKU..
Mari kita “tulis” dengan KEBAIKAN tanpa henti.

ICD –  Islamic Character Development

Menaklukkan Terpaan Ujian Hidup


Sehebat apapun akhlak kita, pasti ada yang tidak suka, mengeritik dengan hinaan bahkan rekayasa menghancurkan kita.

Sehebat apapun rencana kita canangkan semua cita cita, pasti pernah mengalami kegagalan dan menghadapi kendala yang menyesakkan dada.

Seringkali manusia menghargai jasa orang lain dikaitkan dengan kebutuhan yang sifatnya sementara. Ketika dalam kondisi memerlukan, seseorang cenderung merasakan peran peran orang lain yang bisa mendukung keperluannya. 

Mayoritas lembaran hidup ini “diluar prediksi”, diluar hitungan di atas kertas. Ini bukti kita makhluk yang lemah. 

Kita tidak bisa mematikan terpaan ombak, bagaimana menghilangkan gelombang ombak dan angin?. Tetapi kita diberikan akal untuk mendalami ilmu, pedoman hidup (Al-Quran) yang bisa menaklukan ombak.

“You CANNOT stop the waves 

But YOU CAN learn to Surf”

Kepribadian yang ikhlas adalah kekuatan yang dahsyat !.

You cannot tailor-make the situations in life but you can tailor-make the attitudes to fit those situations.

Inilah ilmu tentang ke ikhlasan yang meledakan semangat jiwa raga untuk  hidup,  selalu berpikir positif walau merasakan getir pahitnya kehidupan tetap SENYUM.

Orang yang bersandar kepada Allah menyadari bahwa  Allah yang menilai kita bukan manusia, “kehidupan ini diatur oleh Allah bukan tunduk dengan aturan manusia” , maka harus memegang prinsip hidup yang tegar tetap berbuat kebaikan. Tidak kandas hanya karena omongan orang. Tidak melempem hanya karena kritikan orang iri hati. Tetap berbuat positif untuk memakmurkan bumi. 

Jadi, orang beriman tidak cukup berpikir positif tapi juga harus mampu merasakan positif dan berbuat yang positif, insya Allah hasilnya akan positif.

Inilah mutiara firman Allah : 

Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab yang jelas (Lauh Mahfudz). (Qs. Yasin [36]: 12)

Katakanlah, “Bekerjalah! Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang beriman akan melihat pekerjaanmu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui hal ghaib dan hal nyata, lalu diberitakan-Nya kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Qs. At-Taubah [09]: 105)

[ Jumal Ahmad ] 

Pagi Ini Kita Doa Dulu…


Assalamualaikum wr wb.

Dipagi ini kita doa dulu..🙏

Ya Allah berkahilah
Hidup kami…
Berkahilah dalam umur kami, jiwa raga kami, keluarga kami, harta kami,  sahabat sahabat kami, lingkungan kami….
Sesungguhnya hidup mati kami HANYALAH untuk MENGAGUNGKAN MU yaaaaaa ALLAH….
HANYALAH untuk MEMBESARKAN dzatMU yang MULIA… Continue reading

Allah SWT Bersama Orang Susah


%d bloggers like this: