Hari Pahlawan


Apakah kita harus jadi pahlawan.

Bisa iya
Bisa tidak.

Iya bila diartikan kita wajib menjadi manusia pilihan. Yaitu hadist Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasalam “Sebaik baik manusia yang paling bermanfaat untuk manusia”

Sejak awal manusia memang diciptakan untuk menjadi pahlawan dengan bahasa AlQuran surat 2 ayat 30 yaitu KHOLIFAH yaitu manusia menjadi penerus amanat Allah untuk memakmurkan bumi.

Jelas kita wajib berjuang berkorban sebagai rahmat bagi alam semesta. Tidak hanya memikirkan diri sendiri. Inilah kita harus jadi PAHLAWAN.

Tapi jawaban diatas juga harus dijawab TIDAK harus jadi pahlawan.

Ini akibat pemahaman kepahlawanan sudah terpolusikan dengan pemahaman materalistik duniawi. Yaitu sang pahlawan adalah orang yang dikenal jasa jasanya.

Maka kita jangan menghancurkan amal ibadah kita hanya karena ingin disebut pahlawan !!!. Maka tidak perlu kita jadi pahlawan.

Ingat pesan kiyaiku KH Zarkasyi, Allahumaghfir lahu..

Orang besar adalah orang yang besar jasanya walaupun ia ngajar ngaji di pelosok yang terdalam sekalipun.

Jangan berfilsafat kambing “hanya memikirkan diri sendiri. Yang penting hidup enak. Apa bedanya dengan kambing ! Makan rumput enak, kawin, beranak pinak, hidup di kandang enak. Itu kambing ! Kita bukan kambing. Harus jadi orang besar yaitu jasanya besar untuk umat walau tidak dikenal orang.

Juga nasehat kiyai lainnya. Kalau kita lihat tumbuh tumbuhan hidup dan berbuah itu karena ada bibit yang tertanam ditanah sebelum pohon itu tumbuh. Bibit itulah pahlawan !!

Kiyai lain juga mengilustrasikan hal yang sama. Bila bibit pohon jagung diatas tanah (kelihatan) justru bisa dipatok ayam. Tapi yang tertanam ketanah (tidak nampak) itulah yang berhasil tumbuh dan membuahkan.

Selamat Hari Pahlawan.

Islamic Motivation by Islamic Character Development-ICD

%d bloggers like this: