Ada Apa Dengan Hafidz (AADH)


Wahai Pujangga Al-Qur’an. Kalau Al-Qur’an adalah cinta sejatimu, maka mengapa menghafalkannya tak menjadi alasan ketenangan batinmu.

Tahukah kamu, saat kamu melihatnya, dia pun melihatmu. Tatapannya padamu lebih kuat dari tatapanmu padanya.

Tahukah kamu, saat kamu melafalkannya, dia mendengar suaramu. Tak ada sumbatan di telingamu. Dengarkanlah. Dia pun memanggilmu pelan dalam sedu-sedannya. Continue reading

%d bloggers like this: