Islamic Book Fair di UI


Dari Selasa kemarin sampai tanggal Jumat besok di UI ada book fair buku-buku Islam, saya dan Hafi menghabiskan waktu siang sampai sore disana yang kebetulan tidak jauh dari kontrakan kecil kami di Kahfi 2.

Letak acaranya di gedung Balairung UI dan cukup jauh dari pintu masuk UI. Buku-buku berjejer di teras dan di dalam ruangan, sementara tanah di luar gedung untuk jualan makan dan minuman.

Ketika saya masuk, sedang berlangsung acara seminar Quran Before Technologies dari seorang doktor ahli fisika. Saya tertarik dengan beberapa keterangan beliau. Beliau menjelaskan bahwa teori itu tidak selalu benar karena teori terus berkembang, termasuk teori Relativitas Einstein yang selalu dianggap benar.

Alquran dalam banyak ayatnya selalu mengajak manusia berpikir. Hal ini seperti keterangan Dr Nadhil Qasum berikut. Check out @IslamScienceNetโ€™s Tweet: https://twitter.com/IslamScienceNet/status/1063751771418447872?s=09

Masih menurut pemateri, menganggap Alquran buku science tidak benar tapi Alquran mengajak dan menjadi petunjuk menulis science.

Pembicara kedua adalah Ust Fadhlan Garamatan yang dikenal dengan dakwahnya di Papua, namun menurut saya pribadi untuk materi tentang science beliau kurang pas, mestinya panitia mengimbangi pembicara pertama dengan ustadz yang punya background ilmu eksakta dan ketika mengingat hal ini saya teringat dengan Ust Furqan Alfaruqi beliau alumni ITB yang sekarang aktif dakwah Alquran dan Talaqi.

Selesai seminar, saya dan Hafi berkeliling melihat tenda-tenda yang tersedia, dan kami sempat mampir di tenda yang memberikan pemeriksaan gigi gratis dan pemeriksaan gula darah dengan biaya murah.

Selanjutnya, kami berkeliling melihat buku-buku dan saya tertarik membeli satu buku Karya Anis Matta yang ditulis beliau tahun 2013 berjudul Gelombang Ketiga Indonesia. Saya tertarik dengan gaya penulisan beliau sejak lama meskipun tidak mendalami buah pemikiran beliau.

Di antara poin di bukunya yang ingin saya sampaikan disini ada di halaman 20 buku beliau “Saya membagi perjalanan Sejarah Indonesia menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama, yang saya beri nama proses “menjadi manusia”, terjadi sejak abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20. Gelombang kedua terjadi sejak kita merdeka sampai era Reformasi. Di era ini kita bergulat “menjadi negara-bangsa modern”. Tahun 2014 ke depan adalah gelombang sejarah baru, “gelombang ketiga”, dimana kita akan menghadapi tantangan dan lingkungan yang sama sekali baru”. Lebih lengkapnya silakan beli sendiri bukunya ya..๐Ÿ˜‰.

Hari ini bertepatan juga dengan ulang tahun Hafi, mohon maaf saya tidak memberikan hadiah atau kue ulang tahun seperti kebanyakan orang. Saya ucapkan terima kasih atas segala perhatian dan cinta kasih yang diberikan, semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala berlipat di dunia dan akhirat. I love you Hafi..โค๏ธ

%d bloggers like this: