Kematian Kita di Mata Angeline


Ulasan dari salah satu teman blogger saya berikut sangat bagus untuk kita jadikan bahan renungan. Untuk menjadi pelajaran agar kita berbenah diri, tidak menjadi orang yang individualis. Agar kelak tidak ada lagi korban kesombongan masyarakat seperti Angeline.

Saya turut mengamini kemarahan yang ditujukan kepada guru, tetangga dan orang di sekitar Angeline yang tidak mau peduli dengan wajah suram Angeline yang menyiratkan luka mendalam.

Bocah Kampung

Pertama kali melihat foto Angeline—tatapan matanya yang jernih, batang alisnya yang terkapar, dan ikatan rambutnya yang tak sempurna—saya terpaku. Gadis ini cantik sekaligus terlihat sepi dan murung. Dan yang paling membuat saya tercenung, ia memasang wajah semacam itu ketika berhadapan dengan kamera, sebuah benda yang secara moral mesti dihadapi dengan senyuman. Dan bahkan sampai sekarang saya masih berusaha menghapus bayangan tidak menyenangkan tentang bagaimana foto itu diambil.

Banyak yang menyayangkan Angeline harus pergi di usia muda, dengan cara yang tragis pula. Termasuk saya. Bukan berarti orang yang berwajah jelek layak untuk mati atau disiksa. Bukan itu sama sekali. Yang menjadi kemalangan ialah bahwa sesuatu yang unggul, sebagaimana keberadaan orang cerdas, atau bunga paling indah di taman, yang bisa dibanggakan, masih bisa mekar dan menjadi makhluk yang menyenangkan banyak orang bahkan hanya dengan senyuman tipisnya, ternyata harus hilang dengan cepat. Kesedihan ini rasanya belum bisa selesai jika saya belum memarahi orang-orang…

View original post 557 more words

Konsep Islam tentang Wanita


wanita dalam islamWanita merupakan salah satu kelompok dari makhluk Allah SWT yang paling banyak mendapat sorotan dan perhatian. Karena itu, banyak sekali buku yang telah ditulis oleh para ulama tentang wanita, bahkan di dalam Al-Quran ada satu surat yang dinamai dengan An-Nisa yang artinya wanita. Disamping itu, kita juga mengenal adanya gerakan wanita yang memperjuangkan hak-hak wanita, emansipasi wanita, atau disebut juga pada masa sekarang dengan kesetaraan gender. Continue reading

%d bloggers like this: