Motivasi Islami Ust Arifin Jayadiningrat


Rasakanlah, Bukan Ketahuilah


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

Rasakanlah (bukan ketahuilah) Allah selalu bersama kita, kejar cintaNya jauhi murkaNya, maka RASA itulah TAQWA

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

Bila seseorang sudah ada RASA ❤ tersebut:

Ia akan selalu berzikir baik dalam keadaan berdiri, duduk atau berbaring.

Ia akan selalu dekat dengan alQuran membaca setiap saat.

Ia akan mengejar berkorban apapun untuk menggapai CINTA ALLAH

Demikian maksiat, ia jauhi karena akan ada RASA TAKUT datangnya KEMURKAAN ALLAH.

* Motivasi Islami oleh Ust Arifin Jayadiningrat | Direktur Islamic Character Development.

Broadcast Instagram:

Zakat, Infaq dan Shadaqah untuk Pedalaman Mentawai


Aksi Peduli Bangsa (APB) membuka para donatur siapa saja yang ingin menyisihkan dari penghasilannya untuk diberikan kepada sesama.

Ramadan ini APB menggencarkan ajakan untuk masyarakat dengan ikhlas berdonasi dan menyampaikan ZIS kepada saudara-saudara kita di Pedalaman Mentawai.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk memerdekakan hamba sahaya, untuk membebaskan orang yang berhutang, untuk yang berada di jalan Allah dan untuk orang yang sedang di dalam perjalanan sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Qs. At-Taubah: 60)

Aksi Peduli Bangsa mendapatkan amanah untuk membangun daerah pedalaman di Mentawai yang mana banyak sekali masuk golongan yang mendapatkan zakat yaitu:

🔰 Fakir : Orang yang amat sengsara hidupnya.
💠 Miskin : Orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.
🔰 Pengurus Zakat: Orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.
💠 Mualaf : Orang kafir yang ada harapan masuk Islam atau orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.
🔰 Pada jalan Allah: Yaitu untuk keperluan kaum muslimin seperti masjid, sekolah, perpustakaan, klinik dan infrastruktur.
💠 Orang yang sedang dalam perjalanan : Perjalanan guru masyarakat ke pedalaman dan tim pembangunan.

Ada 6 golongan yang berhak mendapatkan zakat (dari 8 golongan) untuk masyarakat pedalaman Mentawai.

Silahkan menyampaikan ZIS kepada Yayasan Aksi Peduli Bangsa.

Bank Mandiri : 101 00 0971 9590 a.n Yayasan Aksi Peduli Bangsa

Konfirmasi transfer dan donasi ZIS ke:
☎Arifin Jayadiningrat : 0811 940 969 (WA)
☎Jumal Ahmad : 0878 8983 3857 (WA)

Alamat: Jl. Camar XXII Blok BW2/37A Bintaro Jaya 3 Pondok Betung Raya Tangerang Selatan.

Zakat, Infaq dan Shadaqah secara luas punya hikmah yang besar karena menjadi sarana saling membantu, menghilangkan keserakahan dan menciptakan kebaikan untuk semua lapisan.

Berikut faidah ZIS dari segi etika dan sosial

Faidah ZIS dari segi Akhlak dan Etika

  • Menjadikan orang menjadi terpuji, mulia dan dermawan.
  • Menjadikan orang pengasih dan penyayang kepada sesama.
  • Melapangkan dada, menentramkan jiwa dan membuat seseorang dicintai karena telah mendatangkan manfaat buat orang lain.
  • Membersihkan sifat kikir.

Faidah ZIS dari segi Sosial

  • Membantu mencukupi kebutuhan orang miskin yang sudah mewabah di negeri ini.
  • Menguatkan dan meninggikan derajat kaum muslimin dimana zakat merupakan bentuk jihad di jalan Allah.
  • Menghilangkan rasa iri dan dengki di hati orang miskin dan menghilangkan kesenjangan sosial antara kaya dan miskin.
  • Menumbuhkan dan memperbanyak berkah harta.

Mari berdayakan ZIS Kita, Semoga Zakat, Infaq dan Shadaqah anda diterima Allah dan dilipatgandakan.

Link YouTube:

Allah Bersama Orang yang Susah

Pesan Allah Melalui Ciptaan-Nya


Kalau ingin menangkap ayam, jangan dikejar nanti kita akan lelah dan ayam pun makin menjauh. Berikanlah ia beras dan makanan, nanti dengab mudah ia datang dengan rela.

Begitulah Rejeki, melangkahlah dengan baik, jangan terlalu kencang mengejar, ngotot memburu, nanti kita akan lelah tanpa hasil. Keluarkan lah infaq, sedekah, nanti *Rezeki akan datang menghampir tepat waktu.

Kalau ingin memelihara kupu-kupu, jangan tangkap kupu-kupunya, pasti ia akan terbang.

Tetapi tanamlah bunga. Maka kupu-kupu akan datang sendiri
dan membentangkan sayap-sayapnya yang indah.

Bahkan bukan hanya kupu-kupu yang datang,
tetapi kawanan yang lain juga datang :
lebah,
capung,
dan lainnya,
juga akan datang
menambah warna warni keindahan.

Sama halnya dalam kehidupan di dunia ini. Ketika kita menginginkan kebahagiaan dan keberuntungan. Tanamkan kebaikan demi kebaikan, kejujuran demi kejujuran.

Maka kebahagiaan dan keberuntungan akan datang karena dianugerahkan oleh Allah Tuhan Seru Sekalian Alam.

Oleh karena itu, selagi kita masih diberi hidup, mari kita membangun taman-taman bunga kita, bunga kebajikan dan bunga kejujuran . 🙏🙏🙏🙏

Islamic Motivation by Islamic Character Development

Oleh: Ust Arifin Jayadiningrat

Seminar Islamic Sex Education di Universitas Nasional (UNAS)


Masalah seksualitas begitu banyak di zaman sekarang. Dari pelecehan seks, pelanggaran seks, pergaulan bebas, pornografi dan lain sebagainya.

Di zaman now anak anak kita di bombardir berbagai macam informasi, dan kita sebagai orang tua tidak bisa selalu mengawasi dalam waktu 24 jam.

Bagaimana kalau anak kita yang masih balita tapi di gadgetnya sudah ada video porno yang tidak sengaja di klik via you tube. Bagaimana bila anak kita diajak oleh cyber seks oleh orang yang tidak dikenal ?.

Mari kita sebagai orang tua zaman now menuntut ilmu dan didasari agama islam. Seminar ini akan membahas berdasarkan studi kasus disertai solusi dalam konteks pendidikan Islam.

Hari Minggu 15 April 2018
Pukul 08.00 sd 16.00
( Fullday ).

Tempat
Universitas Nasional
Jalan Sawo Manila, Pejaten Barat, Pasar Minggu, RT.14/RW.3, RT.14/RW.3, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, 12520, Indonesia

https://g.co/kgs/KiEJDq

Tema Seminar :

Pendidikan Seks dalam Islam : Mengupas Tuntas : Solusi Problematika Seksualitas dalam perspektif Islam dan pendekatan Psikologis.

Harga Tiket Seminar
Rp 150.000/orang
Rp 250.000/2 orang

100% hasil seminar akan dipergunakan untuk kegiatan Pembangunan dan Pendidikan Masyarakat Pedalaman Mentawai.

Lakukan pemesanan segera – KUOTA TERBATAS
(kursi terbatas)

Pembicara : para pakar pendidikan Islam dan Psikolog
1. Bapak Arifin Jayadiningrat
2. Bapak Mustafa Yamin
3. Ibu Ita D Azly

Pembayaran dapat di transfer ke Rek Bank Mandiri no 101 000 9719582 an Aksi Peduli Bangsa

Pendaftaran WA ke
1. Hafidzah
+6285229347421
2. Jumal Ahmad
+62 857-1964-7457
3. Obi Rifai
+6281311011822

Berikut e-flyer yang bisa dishare.

Update.

Seminar kemarin berjalan lancar dan berikut ini beberapa foto seminar yang bisa saya share.

Pantau terus blog ini untuk mendapatkan update info seminar dan kegiatan lain dari Aksi Peduli Bangsa (APB) dan Islamic Character Development (ICD)

Ust Arifin Jayadiningrat di atas podium, memberikan sambutan mewakili Dewan Pembina APB

Foto bersama selesai acara

Peserta Seminar Islamic Sex Education kemarin bisa unduh seritifkat di link ini:
http://www.imroadrunner.com/situs/islamic-sex-education/

Lupa Tujuan Hidup


Kalau kita tahu tujuan hidup kepada Allah. Belum tentu kita merasakan memang tujuan hidup itu kepada Allah

Antara mengetahui dan rasa sangat berbeda, kadangkala orang itu sudah berbuat baik, bahkan ibadah luar biasa, baik ibadah individual vertikal kepada Allah atau ibadah secara sosial.

Tapi feeling nya, tujuan hidup kepada Allah lupa, akhirnya apa yang dilakukan diekspose, hanya tujuannya kepada dunia agar dia dianggap sebagai orang yang baik.

Satu titik ini menggugurkan seluruh bangunan ibadahnya, bangunan kesholehan vertikal yang begitu indah dan bangunan sosial yang begitu indah hancur lebur hanya karena lupa tujuan hidup.

Simak video lengkap berikut.

Memerdekakan Diri dari Penilaian Manusia


Siapakah yang mengendalikan diri kita didalam berperilaku? Jiwa Fujur kah ? atau Jiwa Taqwa ? Jiwa Fujur itu Sifatnya menyerang sedangkan jiwa taqwa sifatnya menahan.

Tanpa kita berbuat apapun/dalam keadaan diam, jiwa fujur akan reactive, yang akan mendorong jiwa taqwa. misal : berfikiran tidak baik / berprasangka buruk, percikan2 ria, sombong, takabur, dll.

Apalagi didalam berperilaku sehari-hari, jiwa fujur akan sangat reactive didalam mengendalikan diri kita misal : membesarkan dirinya – selalu melihat orang lain lebih rendah dari dirinya – merasa pintar, fixed mindset. ini dikarenakan kebodohan dan kurangnya ilmu.

Seharusnya bertambah ilmu juga bertambah hidayah —> maka akan bercahaya Jika bertambah ilmu tapi tidak bertambah hidayah —> maka tidak akan bercahaya.

Jika bertambah ilmu dan orang lain tidak bertambah ilmu —> jangan merasa lebih pintar —> berarti tidak bercahaya

Penilaian menusia tidak lepas dari :

  1. Orang akan merasa biasa saja bagi yg belum kenal
  2. Orang akan respect bagi yg sudah kenal
  3. Orang akan senang / cinta dengan kita karena dia tau kita mempunyai kelebihan
  4. Orang yg jika melihat kita tidak suka, bagi yg membenci kita
  5. Orang yg jika melihat kita bukan hanya benci, tapi ingin mencelakakan kita.

Bagi yang ingin merdeka dari penilaian manusia, lepaskan 5 point tersebut di atas. karena hal yang mustahil jika semua orang senang pada kita.

Tidak penting untuk disenangi atau tidak disenangi orang lain, merdekakan diri kita dari penilaian manusia dan ikatlah diri kita dengan penilaian Allah.

Fokuslah pada Tujuan hidup, yaitu “mengharap Ridho Allah, bukan Ridho manusia”

Qs. Al-Hujurãt (49) : 11 “Wahai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain.(karena boleh jadi mereka yang diperolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang memperolok-olokan), dan jangan pula perempuan-perempuan (merperolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) lebih baik dari perempuan (yang memperolok-olok), janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”

*Catatan kajian oleh Dian Ernolita

%d bloggers like this: