Menimbang Kemajuan Teknologi dan Informasi dengan Syari’at


A. Pendahuluan

Teknologi selalu berhubungan dengan kreasi cipta manusia yang dihasilkan dari buah teori dan pemikiran yang keduanya diolah dari akal. Kecerdasan manusia merupakan suatu hal yang sangat dibanggakan, karena dari benda inilah (dalam tanda kutip) besi bisa terbang, atau mengapung diatas lautan luas, robotic, dan sebagainya yang dahulu dianggap sebagai suatu fantasi belaka. Sebelum suatu hasil produk dapat dinikmati, manusia harus merangkai suatu logika algoritma yang mendasari proyek karyanya. Dalam dunia Informatika kemampuan algoritma dan logika yang baik merupakan tuntutan urgen. Orang yang algoritmanya baik insya Allah dengan mudah ia dapat menulis program sofware yang baik pula, sebab penulisan program bukan dengan kekuatan otot, tapi menggunakan kekuatan otak.

Perkembangan teknologi saat ini sungguh sangat pesat, dalam informatika terdapat berbagai macam bahasa programing language semakin canggih dan muncul bahasa-bahasa baru. Sebut saja misalnya java, perl, python, dll ataupun hardware yang semakin mikro. Hampir seluruh teknologi modern saat ini memperpadukan teknik informatika dengan bidang ilmu eksak maupun sosial lainnnya. Continue reading

Kritikan Ahlu Al-Sunnah Terhadap Konsep Khalq Al-Quran Mu’tazilah


Ulama Ahlu al-Sunnah telah banyak membantah konsep khalq al-Quran-nya Mu’tazilah, seperti Imam Ahmad, menulis kitab al-Radd ala al-Zanadiqah wa al-Jahmiyah[1], Imam Bukhari menulis kitab khalq af’al ibad[2], al-Darimi menulis al-Radd ala al-Jahmiyah[3], Ibnu Qutaibah menulis al-Ikhtilaf fi al-Alfadz wa al-Radd ala al-Jahmiyah wa al-Musyabbahah dan al-Najad menulis kitab al-Radd ala man yaqul al-Quran makhluq.

Berikut ini kami paparkan kritikan dan bantahan para ulama tentang dalil dan pendapat yang sering digunakan Mu’tazilah untuk mendukung konsep khalq al-Qurannya. Continue reading

%d bloggers like this: