• Selamat datang di blog Jumal Ahmad. Saya sedang meneliti tentang Meta-Level Reflection dalam Pembangunan Karakter. Semoga dimudahkan dan bermanfaat.

  • Categories

Pemerintah Akan Berlakukan Peraturan Registrasi Kartu Prabayar Dengan Validasi Data Dukcapil


Siaran Pers No. 187/HM/KOMINFO/10/2017, tanggal 11 Oktober 2017

Demi peningkatan perlindungan hak pelanggan jasa telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memberlakukan registrasi nomor pelanggan yang divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan mulai tanggal 31 Oktober 2017. Penetapan ini diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang terakhir telah diubah dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Perubahan atas Peraturan Menkominfo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Registrasi ini merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan terutama pelanggan prabayar sebagai komitmen Pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan kepada konsumen serta untuk kepentingan national single identity.

Proses Registrasi

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika u.p. Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Kementerian Dalam Negeri u.p. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), bersama dengan penyelenggara jasa telekomunikasi telah melakukan langkah-langkah koordinasi dan kesiapan teknis implementasi PM Kominfo No. 12 Tahun 2016 dan perubahannya. Beberapa poin penting pelaksanaan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi adalah sebagai berikut:

Diberlakukan validasi data calon pelanggan dan pelanggan lama berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang terekam di database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).Registrasi dapat dilakukan langsung oleh calon pelanggan yang membeli kartu perdana, serta registrasi ulang bagi pelanggan lama. Dampak dari tidak dilakukannya registrasi sesuai ketentuan ini adalah calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan pemblokiran nomor pelanggan lama secara bertahap.Pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan masing-masing penyelenggara jasa telekomunikasi seputar info registrasi atau ke Ditjen Dukcapil untuk info data kependudukan.Ketentuan baru ini berlaku mulai 31 Oktober 2017.

Proses registrasi dimaksud meliputi verifikasi atau penyesuaian data oleh petugas penyelenggara jasa telekomunikasi, validasi ke database Ditjen Dukcapil dan aktivasi nomor pelanggan.

Cara registrasi kartu perdana dilakukan dengan mengirimkan SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Sedangkan untuk pelanggan lama dengan format ULANG#NIK#Nomor KK# . Informasi tersebut harus sesuai dengan NIK yang tertera di Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP–el) dan KK agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dapat berhasil.

Validasi Registrasi

Proses registrasi dinyatakan berhasil apabila data yang dimasukkan oleh calon pelanggan dan pelanggan lama prabayar tervalidasi. Namun jika data yang dimasukkan calon pelanggan dan pelanggan lama tidak dapat tervalidasi meskipun telah memasukan data yang sesuai dengan yang tertera pada KTP-el dan KK, maka pelanggan wajib mengisi Surat Pernyataan (sesuai lampiran pada Peraturan Menteri ini). Surat ini menyatakan bahwa seluruh data yang disampaikan adalah benar, sehingga calon pelanggan dan pelanggan lama prabayar bertanggung jawab atas seluruh akibat hukum yang ditimbulkan dan secara berkala melakukan registrasi ulang sampai berhasil tervalidasi. Setelah proses validasi, penyelenggara jasa telekomunikasi mengaktifkan nomor pelanggan paling lambat 1×24 jam.

Batas Akhir Masa Registrasi dst dapat dilihat di 👉https://www.kominfo.go.id/content/detail/10874/siaran-pers-no-187hmkominfo102017-tentang-pemerintah-akan-berlakukan-peraturan-registrasi-kartu-prabayar-dengan-validasi-data-dukcapil/0/siaran_pers

Info lebih lengkap

👇

Semoga info ini bermanfaat Dan membantu anda semua. Terima kasih.

Serial Payitaht Abdulhamid dalam Bahasa Arab


Film yang sedang ngetrend hari ini bioskop Indonesia lebih banyak kepada hal hal yang menggerus keimanan kepada Allah dan hari akhirat, seperti film Pengabdi Setan, dari namanya saja sudah syirik, mengabdi atau menyembah hanya kepada Allah, bukan kepada Setan.

Saya belum pernah dan tidak akan pernah lihat film seperti ini, meskipun mendapatkan rating yang paling tinggi di bioskop bioskop.

Saya sarankan menonton film dan serial yang menggugah Iman, salah satunya serial runthnya khilafah Usmaniyah dan perjuangan Khalifah Abbdul Hamid II menjaganya dari segala rongrongan musuh. Sebagaimana perkataan Necip Fazil “Understanding Abdülhamid is the key to understanding everything” (“Abdülhamid’i anlamak herşeyi anlamak demek olacaktır”).

Bahasa pengantarnya dengan bahasa Turki, tetapi beberapa serial sudah diterjemahkan dalam Bahasa Arab, semoga saja nanti ada terjemah ke bahasa Indonesia.

Untuk mendapatkan link videonya, silahkan buka YouTube dan tuliskan atau copy paste ini: مسلسل سلطان عبد الحميد الثاني

Akan muncul banyak video serial Abdulhamid dalam bahasa Arab dengan rentang panjang sampai 1,5 jam lebih dan ada yang hanya beberapa menit berisi cuplikan kata kata menarik dari Sultan Abdul Hamid.

Semoga tips sederhana ini bermanfaat. 🙏🙏🙏

Pengaruh Serial Payitaht Abdul Hamid Terhadap Narasi Sejarah Turki


Selama bebera dekade ini, Industri Film dan pertelevisian di Turki telah mengalami perkembangan yang signifikan, membuat opera sabun terkenal di Turki dan sekitarnya khususnya daerah Timur Tengah. Selain itu serial dibuat dengan penuh rasa kekeluargaan dimana rentang filmnya 2-3 jam dengan iklan sehingga keluarga di Turki bisa menonon bersama ketika malam hari. Serial ini mulai tayang sejak 24 Februari di layar kaca TRT-1 Turki.

Berkenaah Abdul Hamid, masyarakat Turki terbagi menjadi dua golongan, a) pro-Barat dan anti sejarah Abdul Hamid dan b) pro Sejarah Abdul Hamid.

Necip Fazıl Kısakürek, dosen di Universitas Ankara yang mempelopori narasi sejarah Abdul Hamid II. Anti sekuler yang sempat masuk penjara atas kritikannya terhadap sistem politik sekuler.

Untuk memahami politik Turki maka menurutnya penting sekali mempelajari Abdul Hamid II, dia terkenal dengan perkataannya, “Understanding Abdülhamid is the key to understanding everything” (“Abdülhamid’i anlamak herşeyi anlamak demek olacaktır”). Guna mentargetkan masyarakat Turki lebih luas, pemerintah Turki menggunakan media TV, billboards dan sosial media.

Pada episode awal Payitaht digambarkan Ratu Sabahattin sebagai seorang pengkhianat yang ingin meruntuhkan khilafah atas nama ‘kebebasan’. Untuk mengatasi ancamannya, Sultan Abdul Hamid berusaha sedaya upaya menjaga khilafah dari dalam seperti Ratu Sabahattin dan dari luar yaitu kekuatan super power yang mengontrol dengan misterius.

Serial ini juga mengisahkan bagaimana Ratu Sabahattin dan para pengikutnya berkolaborasi dengan Zionis dan Yahudi dan digambarkan sebagai persekutuan yang ingin menghancurkan khilafah.

Pendiri Zionis bernama Theodore Binyamin Ze’ev Herzl, digambarkan sebagai pemimpin ambisus yang ingin mendirikan negara Yahudi ‘dari Nil sampai Eufrat’.

Banyak sekali yang menyaksikan serial ini menganggap isinya sesuai dengan sejarah yang sebenarnya terjadi.

Sumber:

Decoding the “Payitaht Abdülhamid” oleh Hay Eytan Cohen Yanarocak Jurnal Turkeyscope Vol. 1, No. 5, Maret 2017

Download Pdf

*Ingin menonton cuplikan film Payitaht Abdul Hamid? Silahkan follow IG-nya di @payitahtdizi dengan bahasa Turki dan @ar_payitaht dengan bahasa Arab.

Dzikir yang Baik Menurunkan Nyeri pada Lansia


Dzikir yang baik, pelan bisa menurunkan rasa nyeri sendi pada lansia dimana sebagian besar lansia mempunyai keluhan pada sendi-sendinya, misalnya; nyeri, linu, dan pegal. Dzikir sebagai penyembuh terhadap nyeri diantaranya dengan berdzikir menghasilkan beberapa efek medis dan psikologis yaitu akan menyeimbangkan keseimbangan kadar serotonin dan neropineprin di dalam tubuh, dimana fenomena ini merupakan morfin alami yang bekerja didalam otak serta akan menyebabkan hati dan pikiran merasa tenang dibandingkan sebelum berzikir.

Kesimpulan di atas disampaikan oleh Syaifurrahman Hidayat dari Universitas Wiraraja Sumenerp ketika melakukan penelitian di Panti Sosial Trisna Werda (PSTW) Unit Budi Luhur Bantul Yogyakarta khusus untuk pasien beragama Islam dengan menggunaka istilah Dzikir Khafi.

Berdasarkan penelusuran penulis, Dzikir Khafi adalah dzikir yang dilakukan secara khusyuk oleh ingatan hati, baik disertai dzikir lisan ataupun tidak. Orang yang sudah mampu melakukan dzikir seperti ini hatinya merasa senantiasa memiliki hubungan dengan Allah SWT. Ia selalu merasakan kehairan Allah SWT kapan dan dimana saja. Dzikir Khafi berarti mengingat Allah dengan berfikir terhadap ciptaan-Nya, baik yang ada di diri kita maupun yang ada di alam ini, misalnya ketika bernafas kita mengingat Allah, ketika makan bersyukur kepada Allah, ketika melihat pemandangan yang indah mengingat kekuasaan Allah, hendaknya hari selalu mengingat Allah dalam segala situasi apapun.

Nyeri yang tidak tertangani dapat menyebabkan distres emosional dan dapat memicu kekambuhan penyakit sehingga perawat perlu memberikan intervensi untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman pada pasien dalam mengatasi nyeri. Kenyamanan merupakan kebutuhan bagi setiap orang, kenyamanan tersebut merupakan nyaman secara fisik, psikospiritual, lingkungan dan sosiokultural, sehingga terbebas dari nyeri. Seseorang yang merasakan nyeri berarti dia tidak terpenuhi kebutuhan rasa nyamannya, disinilah peran perawat untuk memenuhi kebutuhan rasa nyamannya (Songer, 2005).

Seseorang yang nyeri akan mencari pertolongan untuk memenuhi kebutuhan rasa nyamannya, dengan Dzikir Khafi perawat dapat memenuhi kebutuhan rasa nyaman pasien. Dzikir sebagai penyembuh terhadap nyeri diantaranya dengan berdzikir menghasilkan beberapa efek medis dan psikologis yaitu akan menyeimbangkan keseimbangan kadar serotonin dan neropineprine di dalam tubuh, dimana fenomena ini merupakan morfin alami yang bekerja didalam otak serta akan menyebabkan hati dan pikiran merasa tenang dibandingkan sebelum berzikir, Otot-otot tubuh mengendur terutama otot bahu yang sering mengakibatkan ketegangan psikis. Dengan adanya relaksasi trsebut, maka impuls nyeri dari nervus trigeminus akan dihambat dan mengakibatkan tertutupnya “pintu gerbang” di thalamus. Tertutupnya “pintu gerbang” di thalamus mengakibatkan stimulasi yang menuju korteks serebri terhambat sehingga intensitas nyeri berkurang untuk kedua kalinya (Kolcaba, 2003) dan (Saleh, 2010).

Secara fisiologis, terapi spiritual dengan berdzikir atau mengingat asma Allah menyebabkan otak akan bekerja, ketika otak mendapat rangsangan dari luar, maka otak akan memproduksi zat kimia yang akan memberi rasanyaman yaitu neuropeptida. Setelah otak memproduksi zat tersebut, maka zat ini akan menyangkut dan diserap didalam tubuh yang kemudian akan memberi umpan balik berupakenikmatan atau kenyamanan (Lukman, 2012).

Dengan melakukan Dzikir Khafi merupakan penggerak emosi perasaan, dzikir ini muncul melalui rasa tentang penzahiran keagungan dan keindahan Allah SWT, sehingga akan dapat pula mempengaruhi pola koping sesorang dalam menghadapi nyeri sebagai sressor, sehingga stres respon yang bebeda. Koping yang adaptif akan mempermudah seseorang mengatasi nyeri dan sebaliknya pola koping yang maladaptif akan menyulitkan seseorang mengatasi nyeri. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Rad: 28, yang berbunyi: “Orang-orang yang beriman, hati mereka menjadi tentram dengan mengingat (Dzikir) kepada Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram” (Q.S.13:28).

Peran pendampingan spiritual sebenarnya merupakan kompetensi dari profesi keperawatan. Peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien secara holistik meliputi biologi, psikologis dan spiritual. Manusia merupakan satu kesatuan yang utuh yang terdiri atas fisiologis (physiological), psikologis (psychological), sosial (social), spiritual (spiritual), dan kultural (cultural), dimana manusia sesungguhnya memiliki esensi yang sama bahwa manusia adalah mahluk unik yang utuh menyeluruh (Beek, 2007) dan Xidohan, 2005).

Tidak terpenuhinya kebutuhan rasa nyaman manusia pada salah satu saja diantara dimensi di atas akan menyebabkan ketidak sejahteraan atau keadaan tidak sehat. Kesadaran akan konsep ini melahirkan keyakinan dalam keperawatan bahwa pemberian asuhan keperawatan hendaknya bersifat komprehensif atau holistik, yang tidak saja memenuhi kebutuhan fisik, psikologis, sosial, dan kultural tetapi juga kebutuhan spiritual klien.

Spiritual care merupakan salah satu dimensi penting yang perlu diperhatikan oleh perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada semua klien. Keimanan atau keyakinan religius sangat penting dalam kehidupan personal individu, keimanan diketahui sebagai suatu faktor yang sangat kuat (powerful) dalam penyembuhan dan pemulihan fisik.

Perawat dalam melakukan pengkajian terhadap lansia harus bisa memberikan ketenangan dan kepuasan batin dalam hubungannya dengan Tuhan atau agama yang dianut lansia dalam merasakan nyeri osteoarthritis, sehubungan dengan pendekatan spiritual bagi lansia pengkajian yang perlu dilakukan meliputi konsep pasien tentang tuhan, sumber kekuatan atau harapan, praktek religius serta hubungan antara keyakinan spiritual dengan status kesehatan pasien (Baldacchino, 2006).

Implementasi asuhan keperawatan dengan manajemen nyeri non farmakologis yang perlu di berikan oleh perawat diantaranyan Dzikir Khafi. Menurut Hadits Riwayat Al-Baihaqi mengatakan: “Sesungguhnya bagi setiap segala sesuatu itu ada alat pembersihnya, dan sesungghuhnya alat pembersih hati (jiwa) adalah dzikir kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu yang lebih menyelamatkan dari siksa Allah dari pada dzikrullah” (HR. Al Baihaqi).

Dengan mengistiqomahkan Dzikir Khafi disetiap pagi hari dalam kurun waktu 30 menit, maka dzikir tersebut dapat menunjukkan komitmen seseorang untuk senantiasa menyebut Asma Allah, menanamkan suatu kesadaran bahwa tiada Tuhan Selain Allah. Dzikir merupakan media dalam syariat Allah dan melaksanakan fungsi-fungsi sosial sebagaimana mestinya dengan penuh keridhaan. Abu Awanah dan Ibnu Hibban meriwayatkan dalam masing-masing kitab kumpulan hadits shahih berikut : “Sebaik-baik dzikir adalah dzikir dengan samar (khafi) dan sebaik-baiknya rezeki adalah rezeki yang mencukupi,” (HR. Al Baihaqi).

Selama melaksanakan asuhan keperawatan pada aspek spiritual care perawat dituntut untuk mampu hadir secara fisik maupun psikis dimanifestasikan dalam mendengarkan dengan aktif, sikap empati melalui komunikasi terapeutik dan memfasilitasi ibadah praktis membantu pasien untuk menginterospeksi diri merujuk kepada rohaniwan jika pasien membutuhkan. Adapun kriteria hasil yang ingin dicapai dari asuhan keperawatan denag pendekatan spiritual care ini adalah ditemukannya kemampuan pasien dalam bersyukur, kedamaian atau ketenangan dan tergalinya mekanisme koping yang efektif untuk mengatasi rintangan hidup diantaranya dalam mengahapi nyeriosteoartritis (Potter & Perry, 2005).

Semoga ulasan sederhana ini bermanfaat. Jangan lupa like dan komentarnya. 🙏🙏🙏

Referensi:

Internet: Dzikir Khafi

Syaifurrahman Hidayat, Dzikir Khafi untuk Menurunkan Skala Nyeri Osteoartritis Pada Lansia, Link: https://ejournal.wiraraja.ac.id/index.php/JIK/article/download/119/90

Bagaimana Dzikir “Laa Ilaaha Illallah” dan “Astaghfirullah” Mengatasi Penyakit Jantung dan Stroke


Dzikir dalam Al Qur’an dijelaskan sebagai penenang hati. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : (yaitu) orang-orang yang beriman serta hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, cuma dengan mengingat Allah hati jadi tenteram. (QS. Ar Ra’du : 28).

Beberapa peneliti menemukan, stres kronis menyebabkan produksi sel darah putih terlalu berlebih. Sel darah putih yang berlebihan ini lalu mengumpul pada dinding sisi dalam arteri, membatasi aliran darah, serta mendorong pembentukan bekuan yang menghalangi sirkulasi, atau jadi pecah serta menebar ke sisi badan yang lain.

Seperti riset yang dikerjakan Nahrendorf beserta tim pada 29 pekerja medis di unit perawatan intensif (ICU), sebagai lingkungan kerja dengan depresi relatif tinggi, temukan kalau waktu mereka bertugas, stres aktifkan beberapa sel induk sumsum tulang, yang pada gilirannya menyebabkan keunggulan produksi sel darah putih, yang dimaksud leukosit. Keadaan ini tidak sama dengan hasil kontrol waktu mereka tak tengah bertugas.

Sel darah putih, yang utama dalam pengobatan luka serta melawan infeksi, bisa berbalik melawan “tuan tempat tinggal mereka”, dengan konsekwensi dapat menghancurkan dengan penyakit aterosklerosis, penebalan dinding arteri dikarenakan oleh penimbunan plak.

Saat berdzikir, ia menetralkan kemelut yang dihadapi oleh pelakunya, hingga keadaan kejiwaannya jadi stabil serta enjoy. Pada orang yang keadaannya tak tegang, dzikir makin mendamaikan hatinya.

Waktu keadaan badan tenang serta damai, produksi sel serta sel darah putih jalan secara normal. Tak kurang, juga tak terlalu berlebih/surplus. Dengan hal tersebut, tak ada jaringan ikat yang terganggu, juga tak muncul rusaknya plak.

Keadaan jiwa yang tenang dengan dzikir membuat fisik menjadi tenang, termasuk juga denyut jantung, denyut nadi serta peredaran darah. Denyut jantung, denyut nadi serta peredaran darah yang normal relatif bikin badan lebih terbangun serta system kekebalan badan lebih efisien bekerja. Imunitas jadi lebih kuat.

Jadi, dzikir relatif dapat melindungi seorang dari penyakit yang disebabkan oleh depresi terutama penyakit jantung serta stroke. Sedang untuk orang yang terlanjur menderita sakit jantung serta stroke, dzikir dapat juga jadi terapi untuk memperingan, bahkan juga menyembuhkannya.

Sebuah analisa dzikir dari sudut pandang kedokteran secara ilmiah disampaikan oleh Dr. dr. A Y Saleh, M.Kes, Sp. S. dari RS S Sunter Jakarta yang menyatakan bahwa dzikir itu menyehatkan. Ia menunjukkan lewat riset pada pasiennya di mana pasien yg berdzikir pulih lebih cepat di banding dgn yg tak berzikir.

Pasien yang mengalami persoalan alzheimer & stroke, akan lebih baik keadaannya setelah membiasakan dzikir dgn melafadzkan kalimat tauhid “Laa iIlaaha illallah ” serta kalimat istighfar “Astaghfirullah“.

Menurut Dr. dr. A Y Saleh, dilihat dari pengetahuan kedokteran kontemporer, pengucapan “Laa iIlaaha illallah” serta “Astaghfirullah” bisa menyingkirkan nyeri & dapat menumbuhkan ketenangan dan kestabilan saraf untuk pasien. Lantaran dalam ke dua bacaan dzikir itu ada huruf JAHR yg bisa mengeluarkan CO2 dari otak.

Dalam kalimat “Laa Ilaaha Illallah” ada huruf Jahr yg diulang tujuh kali, yakni huruf “Lam“, serta “Astaghfirulloh” ada huruf “Ghayn“, ” Ra“, serta dua buah “Lam” hingga ada 4 huruf Jahr yg mesti dilafazkan keras hingga kalimat dzikir tersebut mengeluarkan karbondioksida semakin banyak waktu udara dihembuskan keluar mulut.

CO2 yg dikeluarkan oleh badan tak mengubah pergantian diameter pembuluh darah dalam otak. Sebab, bila system pengeluaran CO2 kacau, jadi CO2 yang ke luar juga kacau hingga mengakibatkan pembuluh darah di otak bakal melebar begitu terlalu berlebih saat kandungan CO2 didalam otak mengalami penurunan.

Dilihat dari tinjauan pengetahuan syaraf, ada hubungan yg erat pada pelafadzan huruf (Makharij Al-huruf) pada bacaan dzikir dgn aliran darah pernafasan keluar yg mengandung zat CO2 (karbondioksida) & system yg rumit didalam otak pd keadaan fisik atau psikis spesial.

Nah pembaca blog sederhana ini, mari teruskan kebiasaan & lebih memperbanyak dzikir dgn mengucapkan kalimat tauhid “Laa ilaaha illallah” & kalimat istighfar “Astaghfirulloh”.

Yang butuh diingat, dzikir yang disebut disini tidaklah sebatas menyebutkan asma-asma Allah atau kalimat thayyibah, namun juga meresapi maknanya hingga menghadirkan ketenangan seperti yang difirmankan Allah dalam Surat Ar Ra’du ayat 28 diatas.

Selain itu pelafalan dzikir akan berguna jika membacanya dengan pelan pelan dan tidak cepat cepat seperti kebiasaan masyarakat. Bacaan dzikir yang pelan dan tenang akan lebih mudah meresapi lafal dan maksudnya. Wallahu a’lam bish shawab.

Semoga bermanfaat.

8 Steps to PhD Excellence


Judul di atas adalah tema dari kuliah yang disampaikan oleh Prof. James Arvanitakis dari Western Sydney University. Pembekalan untuk calon doktor di UIN Jakarta dalam mengerjakan tesis atau disertasi mereka.

Secara singkat saya sampaikan 8 tips tersebut:

  1. Write everyday
  2. Have well define research questions
  3. Be prepared fo a research
  4. Never be Isolated
  5. Attend conferences dan workshop
  6. Be prepared for tough days
  7. Identify and understand your methodology
  8. Built an excellence working relationship with your supervisors

Tips semisal beliau tulis juga di research gate dalam 22 poin yang ringkasnya sebagai berikut:

  1. Build networks
  2. Collaborate, collaborate, collaborate
  3. It’s more than just research
  4. Accept the fact that you are now an academic
  5. Take care and enjoy yourself
  6. Avoid University and interpersonal politics
  7. Be polite
  8. Start writing and write everyday
  9. Do some teaching and do it well
  10. Learn the difference between critism and critique and be generous in your praise
  11. Back up everything
  12. Go to conferences and talk everybody
  13. There is more to your future then an academic job
  14. Learn to apply for funding
  15. Avoic cynics
  16. Be social media smart
  17. Be creative and bold
  18. Be adaptable and resilient
  19. Publish
  20. Research is about changing the world
  21. Keep your sense of humour and value of weirdness of those your work with
  22. And finally, read the Thesis Whisperer

Tulisan lengkap di researchgate bisa di klik di link ini: https://www.researchgate.net/publication/316137651_Factors_contributing_to_high_PhD_completion_rates terbit 15 April 2017.

Di blognya beliau menulis tentang faktor faktor yang bisa membantu menyelesaikan PhD, linknya disini: http://www.jamesarvanitakis.net/factors-contributing-to-high-phd-completion-rates/

Di awal sesi beliau menampilkan slide bertuliskan ‘Start Writing on your own personal’ lalu beliau meminta peserta untuk berkumpul 2 atau 3 orang bersama temannya kemudian saling menceritakan judul tesisnya, kenapa memilih judul itu dan lainnya ke sesama temannya. Ternyata cara ini sangat bagus dipraktekkan agar kita bisa menjelaskan apa yang akan kita teliti kepada teman sebelum nanti ke dosen atau pembimbing.

Lalu bagaimana solusinya jika mengalami kebuntuan dalam meneliti? Beliau menjelaskan untuk terus membaca buku, membaca jurnal, membaca artikel, nanti dari situ ada sesuatu yang bisa kita masukkan dalam tulisan tesis atau disertasi.

Poin penting yang saya dapatkan dan bermanfaat untuk penelitian adalah point ‘Write Everyday’, dan insya Allah akan saya praktekkan dengan lebih fokus untuk membaca, meresume artikel sesuai dengan bahasan saya. Kemudian agar lebih bermanfaat saya posting hasil resume di blog sederhana ini.

Tips dari ibu Ann Baker sebelumnya yang penting di awal memulai penelitian adalah menulis main point dan sub point kemudian membuat clustering.

Sekian sharing dari saya, semoga bermanfaat. Doakan agar penelitian saya nanti dimudahkan dan bisa bermanfaat untuk perkembangan pendidikan di Indonesia.

Buku Lengkap Serba-Serbi Huruf Jar


Huruf jar dalam bahasa indonesia lebih dikenal dengan kata depan. (Di, ke, dari, atas dll). Disebut huruf jar karena fungsinya adalah menjadikan kata setelahnya menjadi majrur. Ulama Lughoh di kota Basroh menamakannya dengan “Huruf jar”, sedangkan Ulama Lughoh di kota Kufah menamakannya dengan “Huruf Khofdh”, sebagian mereka menamakannya dengan “Huruf Idhofah”.

Di antara keistimewaan bahasa arab dibanding dengan bahasa selainnya adalah bahasa arab memilki makna yang luas, dimana satu kata dalam bahasa arab bisa memilki banyak makna.

Para ulama mengumpulkan huruf jar sebanyak 20 huruf dengan pembagiannya menjadi 3 macam :

1. Huruf yang tidak khusus berfungsi sebagai huruf jar, maksudnya terkadang sebagai fi’il, yaitu terdapat 3 huruf :
(عدا، خَلا، حاشَ)
dan terkadang sebagai isim، yaitu terdapat 4 huruf :
(الكَاف، عَلى، عَن، مُذ / مُنذُ)
2. Huruf jar yang “syadz” masksudnya maknanya yang menyimpang dari makna aslinya. Yaitu terdapat 4 huruf :
(كَي، مَتى، لَعَلّ، لَولَا)
3. Sisanya adalah huruf jar asli yang khusus digunakan sebagai huruf jar. Yaitu 9 huruf adalah :
(مِن، إلى، فِي، الباء، اللام، حَتّى، الواو، التاء، ربّّ)

Kitab berjudul ‘Akhtha’ As-Syaaiah fii Isti’maalaalaat Huruful Jar‘ karya Dr. Mahmud Ismail Ammar. Adalah buku lengkap yang membahas serba serbi huruf Jar, penulis telah bersusah payah mengumpulkan kesalahan yang sering muncul dalam tulis menulis, khutbah, syair, siaran tv dan radio dan membahasnya dalam 6 bab buku yaitu:

  • حروف الجر في اللغة العربية
  • تغيير حروف الجر
  • إسقاط حروف الجر
  • زيادة حروف الجر
  • إدخال حروف الجر على غير مجروره
  • ما يجوز فيه وجهان

Rujukan kitab diambil dari sumber sumber utama dan dikuatkan dengan contoh contoh dari Al-Quran dan Hadits.

Untuk mendapatkan kitab lengkapnya dalam format Pdf bisa diunduh di link ini.

Sebelumnya kami pernah menulis beberapa artikel tentang ahli nahwu dan software Bahasa Arab, silahkan dibaca untuk menambah ilmu pengetahuan. 🙏🙏🙏

تعالوا نتسابق في اللإستثمار و الإستفادة من هذه المجموعة من أجل تنمية قدراتنا اللغوية العربية.

%d bloggers like this: