Info Penerimaan Siswi Baru 2018 – 2019 Khadija School (KHAS) For Girl Bogor Indonesia


—————————————-
ADMISSION: MAY 2018
COMMENCEMENT: AUGUST 2018
—————————————-
Kuota Terbatas: 20 Siswa

Assalaamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

Kelemahan bangsa Indonesia saat ini harus diselesaikan dengan mempertajam kekuatan yang dimilikinya.

Kekuatan bangsa Indonesia sebagai Bangsa Tercerdas di Dunia, sebagai Negara Terkaya di dunia dan sebagai Bangsa Superpower sejak 11.000 tahun silam harus bisa merubah paradigma bangsa yang selama ini ditanamkan sebagai bangsa yang bodoh, bangsa yang miskin dan bangsa yang terjajah selama 350 tahun.

Insya Allah KHADIJA SCHOOL (KHAS) mewujudkan mimpi anda mencetak generasi ummahatus sholihah dimasa depan dengan bekal hafalan dan kefahaman terhadap Al Quran dan Sunnah, berfikir kritis dan analitis, berjiwa entrepreneurship dan terampil dalam mengolah teknologi digital di era Millenial.

🎯 VISI
Menjadi pusat pembentukan Ummahatus Shaalihah pewaris Ummahatul Mukminin di era millennial

🏹 MISI
Mengembangkan pengetahuan, ketrampilan dan karakter anak didik menjadi:
🌐 ‌Generasi Shalihah dan Hafidzah
🌐‌ Muslimah Entrepreneur
🌐‌ Periset Muslimah inovatif
🌐‌ Cerdas digital.

🌅 TINGKAT PENDIDIKAN
SMP kelas 7, 8 dan 9

🌠 KURIKULUM
Nasional dan Internasional

🎇 BAHASA PENGANTAR
‌Bahasa Inggris
‌Bahasa Arab

🎆 PROGRAM UNGGULAN
💠‌Tahfidz Al-Quran (15 – 30 Juz)
💠‌Pendidikan berbasis Riset
💠‌Digital Smart dan Entrepreneurship

🌌 FASILITAS
🔰 Rekam Perkembangan Individu Harian (24 Jam)
🔰 Atmosfir Alam dan Tempat Tinggal yang nyaman
🔰 Galeri Science

📚 METODE BELAJAR
Holistik dan terintegrasi melalui pendekatan berbasis riset

🎓 KUALIFIKASI PENGAJAR
Lulusan dalam dan luar negeri (Indonesia, Malaysia, Amerika dll)

Terima kasih.
Wassalaamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

👤 Pendiri dan Pembina:
✳ Drs. Mustafa Yamin, M. Ed.
(Alumni The Pennsylvania State University, International Education Senior Consultant)
✳ Riana Survianti, Ssi, M Komp (Information System National Consultant)

Narahubung Dan Informasi
WA (Hetty)
0852 1349 7243
0878 8099 2457

🏫 Alamat
Kebun Pak Mandor, Jl. Billabong, Desa Cimanggis, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Indonesia.

Brosur Khadija School (KHAS)

Keterangan lebih lengkap KHAS bisa anda lihat di brosur di bawah ini atau unduh file PDF-nya di link ini.

Tolong bantu share informasi ini …🙏🙏🙏

Hal 1

Hal 2

Sidang Tilang Cara Baru di Pengadilan Negeri Depok


Sebelumnya saya pernah menulis pengalaman sidang tilang di Ampera gara gara lengah tidak menyalakan lampu waktu perjalanan ke arah UI. Beberapa waktu yang lalu saya kena tilang lagi ketika masuk Kota Depok, ada aturan baru kalau jalur kanan hanya untuk mobil dan jalur kiri untuk motor dan Mobil angkot.

Sayangnya Pak Polisi yang berdiri memberitahukan jalur berada di dekat pertigaan jalan raya, otomatis saya yang dari jauh mau ambil jalur kanan, tidak bisa langsung banting ke kiri, berbahaya. Maka dengan tenang saya berjalan dan diberitahukan Pak Polisi kesalahannya lewat jalur khusus Mobil. Saya di tilang dan di sidang di PN Depok Jumat kemarin.

Ada pengalaman berbeda di dua kali sidang, di Ampera dan di Depok.

Alur di PN. Ampera: datang ke PN, menyerahkan surat tilang dan dapatkan tiket antrian dan menunggu dipanggil per 25 orang.

Adapun alur di PN Depok.

Masuk komplek DPRD dan pengadilan berada di belakang kantor pemadan kebakaran sebelah kiri, parkir dengan biaya 2000,-

Di samping kantor PN ada spanduk berisi info pembayaran denda bisa di cek di website http://www.pn.depok.go.id dan pembayaran bisa langsung atau transfer. Ketika sudah masuk web maka tulis di kolom pencarian 4 nomor digit terakhir nomor registrasi yang ada di kartu tilang. Beberapa kali saya mencoba cara ini tapi tidak berhasil dan nomor urut saya tidak keluar.

Lalu saya ke sebelah spanduk yang sudah terpasang papan tulis besar berisi nomor urut, nama Kita, nomor register dan biaya tilang. Sayangnya nama tidak ditulis berurutan dan acak acakan sehingga kita harus berjubel jubelan melihat nomor dalam cuaca yang super panas.

Sistem yang seperti ini terkesan memberi peluang munculnya calo. Ketika pencarian nama, daripada panas panasan lebih baik bayar calo apalagi kalau yang butuh cepat. Namun saya gak ikut arus, saya berusaha mencari sendiri di daftar meskipun panas panasan.

Sistem ini juga mengundang orang lain berbuat kejahatan misalnya mencuri, ketika kita ramai ramai mencari nama, bisa jadi ada yang mengambil dompet, uang atau harta benda kita, dan itu saya alami. Setelah panas panasan mencari nama, saya keluar dan ternyata kartu tilang saya hilang..Dan akhirnya saya harus mengurus Surat kehilangan di Polsek Sukmajaya baru bisa bayar tilang.

Kenapa daftar nama tersebut harus diprint dan dicantumkan di papan? Kenapa daftar nama yang sekian ratus itu tidak ditaruh di file excel, berbentuk tabel, taruh komputer di meja resepsionis, terus orang yang ingin mencari nama tinggal pencet tombol Ctrl+F. Simple kan? Efektif, efisien, dan memupus kesempatan bagi para calo.

Selain itu harusnya juga ada semacam tulisan pengumuman nomor urut sekian sampai sekian akan sidang di ruang sidang mana, biar orang-orang nggak kebingungan. Di zaman serba otomasi begini, harusnya hal-hal semacam ketidakpraktisan gini sudah jadi produk zaman batu.

Sekadar saran, agar sistem yang ada di website di optimalkan dan jika bisa membayar via rekening lebih baik agar orang tidak harus panas panasan lagi dan menghindari timbulnya persepsi buruk terkait adanya calo.

Finally, yuk biasakan diri untuk tidak mengandalkan calo atau ambil cara praktis. Ribet sedikit tak apa, yang penting sistem negara kita jadi bersih. Semua dimulai dari diri sendiri.

Link:

Info web Hukum Online tentang Perma no 12 tahun 2016: http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt585a7019e0a5d/perma-perkara-tilang-terbit–ini-poin-yang-layak-anda-ketahui

Pdf Perma No 12 tahun 2016: http://bawas.mahkamahagung.go.id/bawas_doc/doc/perma_12_2016.pdf

[Eng Sub] Serial Payitaht Abdul Hamid: Abdul Hamid Melawan Konspirasi Tanah Baru Israel


Pembaca yang ingin mendapatkan serial Payitaht Abdul Hamid dalam bahasa Inggris bisa menyimak link yang kami share berikut ini. Mohon maaf baru satu file ini yang kami dapatkan.

Video ini berkisah pada tahun 1896 ketika Sultan Abdul Hamid membuka dan membahas rencana Israel membuat tanah baru untuk warga Yahudi di sepanjang sungai Nil dan Eufrat.

Link:

https://m.facebook.com/ancagrassroots/posts/10154739323221859

5 Isi Film Sultan Abdul Hamid Yang Mengancam Hubugan Diplomatik Turki – Israel


Turki termasuk negara yang menentang keras ketika Donald Trump memunculkan pernyataan akan mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel, bahkan Erdogan mengancam bakal memutus hubungan diplomatik dengan Israel.

Ancaman Turki ini berpotensi merusak proses normalisasi hubungan yang tengah dibangun Turki dan Israel pasca-insiden Gaza Flotilla.

Gaza Flotilla adalah penyerbuan angkatan laut Israel terhadap enam kapal dari organisasi kemanusiaan khusus Jalur Gaza di Laut Mediterania, 31 Mei 2010. Akibat serangan itu, 10 aktivis berkebangsaan Turki terbunuh.

Namun ancaman Erdogan ini ditanggapi dingin oleh seorang pejabat Israel. Harian Haaretz mengutip pernyataan pejabat itu bahwa “Yerusalem adalah ibu kota Kerajaan Yehuda selama 3.000 tahun, dan ibu kota Israel selama 70 tahun. Meski Erdogan mengakuinya atau tidak. Kami tidak menerima perintah, atau menanggapi ancaman dari presiden Turki,” ujar Menteri Intelijen dan Transportasi Israel, Yisrael Katz.

Hubungan keduanya diperburuk ketika Turki menayangkan Serial Sultan Abdul Hamid 2 di TV Nasional mereka.

1. Serial Sultan Abdul Hamid mengisahkan peran Sultan Abdul Hamid menghadapi gerakan Zionis dan bagaimana beliau menjaga tanah Palestina sampai titik akhir dan menolak menjual tanah para Nabi itu kepada Yahudi.

2. Dalam salah satu serialnya, ditayangkan percakapan antara Theodore Hertzl dan ayahnya yang mencela Pemikiran Hertzl tentang Zionisme dan dengan nada marah mengatakan bahwa Allah tidak akan mengembalikan Yahudi ke tanah Palestina.

3. Dalam salah satu serialnya, ditayangkan bagaimana pimpinan Yahudi, Hertzl menipu kesultanan Usmani dengan mengatakan akan memindahkan Yahudi di antara sungai Eufrat dan Nil sebagaimana disebutkan dalam Alkitab.

4. Dalam salah satu serialnya, ditayangkan gagalnya percobaan pembunuhan terhadap Sultan Abdul Hamid 2 dimana sang pembunuh memakai bintang David, salah satu simbol keagamaan Yahudi.

5. Situs Israel menyebutkan bahwa orang Yahudi yang menyaksikan serial ini dari awal mendapatkan isinya penuh dengan kebohongan dan propaganda membenci Yahudi.

Sebagian sejarawan menyebut Sultan Abdul Hamid dengan Sultan Al-Ahmar, artinya Sultan yang berlumuran darah karena dituduh melakukan pembunuhan kepada orang Armenia. Gelar ini kemudian dijadikan senjata wartawan Eropa dan penulis Bangsa Arab untuk menjatuhkan nama baik Sultan Abdul Hamid.

Setelah dilakukan kajian lebih mendalam, tuduhan ini tidak benar. Bahkan ahli Sejarah dari Stanford J.Shaw dan Ezel Kural Shaw menolak tuduhan bahwa berjuta orang Armenia mati di tangan Sultan Abdul Hamid dan mereka menyalahkan golongan al-ittihad wa-al taraqi mesti bertangungjawab ke atas kematian orang Armenia.

Selain itu ada temuan bahwa Yahudi menghasut orang Armenia menentang dan diberikan bantuan untuk menikam dari belakang pemerintahan Kerajaan Bani Uthmaniyah.

….

Penulis bernama Hasan Al-Hallaq menulis buku tentang peran Zionis Internasional dalam melengserkan Sultan Abdul Hamid dari kekuasaannya yang menjadi benteng terakhir umat Islam, dengan judul Daur Suhyuniyyah Alalamiyyah wal Qawiyyud Daulah fi Khal’i Sulthan Abdul Hamid Tsani anil Arsyi. Buku ini layak dibaca untuk lebih mengetahui peran Zionis dalam merongrong khilafah terakhir umat Islam.

Review buku ini bisa dibaca di link ini:

http://thenewkhalij.org/ثقافة-وفن/كتاب-يكشف-علاقة-الصهيونية-بخلع-السلطان-«عبدالحميد-الثاني»

Kritikan Film Animasi Bilal: New Breed of Hero


Satu minggu setelah penayangan Animasi Bilal di US. Banyak tanggapan bagus muncul dari para pemirsa yang filmya dibuat mirip buatan Hollywood, namun ada juga kritikan dari kalangan umat Islam yang menganggap konten film Bilal jauh dari kisah Bilal sesungguhnya bahkan bernada liberal.

Zeena Alkurdi menyebut beberapa kritikan film Bilal yaitu:

1. Bilal Bin Rabah adalah Sahabat Rasulullah SAW yang terkenal dengan suara azannya yang merdu, di dalam film ini, sama sekali Bilal tidak mengumandangkan Azan.

2. Selama film berlangsung tidak disebutkan nama Allah atau nama Rasulullah SAW sama sekali, padahal Bilal adalah salah satu sahabat beliau yg paling dekat, bahkan Allah sudah menjaminnya masuk surga saat Bilal masih hidup.

3. Ketika adegan penyiksaan Bilal yang ditindih oleh batu, Bilal mengucapkan ” Aku ingin kebebasan / I want a freedom ” seharusnya dalam Sirah, Bilal Mengucapkan ” Ahad, Ahad, Ahad ” Kalimat Tauhid yang mengakui Allah itu Esa.

4. Malaikat di gambarkan seperti sosok Kuda putih

5. Adik Bilal yang wanita tidak berhijab, berpakaian terbuka , penuh aksesoris dan make up.

6. Slogan Quote film ini ditekankan kata-kata ibu Bilal “Being a great man is living whithout a chain “menjadi orang besar artinya hidup tanpa ikatan belenggu” artinya Hidup Bebas dari semua aturan.

Jamel A Sayed mengkritik film ini yang menampilkan Bilal dengan paras dan warna kulit yang bagus seperti wajah artis hollywood, sementara Ulama menyebutkan ciri Bilal bertubuh tinggi dan berkulit hitam. Lalu dia menulis pertanyaan, apa salahnya dengan warna kulit hitam?

Hikmah yang bisa kita ambil dari hal ini bahwa mengajarkan kisah para sahabat yg benar adalah dari buku-buku Sirah asli dan bukan hanya lewat film saja. Atau hendaknya orang tua mengajak anak anak membaca kisah Bilal sebelum melihat film ini.

Segala sesuatu yang sudah masuk entertainmen pasti sudah dirubah rubah dengan tujuan duniawi. Film Bilal ini bukan bagian dari syiar Islam. Film ini hanya menggambarkan sosok seorang pemuda yang pemberani demi mendapatkan keadilan dan kebebasan.

Film ini sama sekali tidak mengisahkan bagaimana keimanan Bilal, bagaimana kecintaan Bilal kepada Rasulullah, bagaimana indahnya suara Bilal saat mengumandangkan azan menyeru umat Islam untuk menunaikan sholat. Sama seperti film-film lainya yang seolah menceritakan kisah para Nabi tapi ternyata bukan.

Adapun film tentang Sahabat yang saya sarankan untuk anda adalah Film Khalid bin Walid dalam bahasa Arab, reviewnya pernah saya tulis di blog ini. Saya sudah mengundih dan menonton 30 videonya, alhamdulillah sangat bagus menggambarkan bagaiamana Khalid sebelum Islam, setelah masuk Islam dan kiprahnya sebagai panglima besar umat Islam.

Link: https://ahmadbinhanbal.wordpress.com/2011/07/06/kesalahan-kesalahan-historis-dalam-film-saifullah-al-maslul-khalid-bin-walid/

Selain itu, Film Yusuf Ash-Shiddiq juga bagus, diperankan pemuda Iran bernama Mustafa Zamani. Kisah Yusuf ini dibuat sesuai dengan kisah sebenarnya walaupun ada kritikan dari para Ulama tentang hukum menggambarkan seorang Nabi.

Ketika menghafal Surat Yusuf dahulu saya sangat terbantu dengan film ini karena menggambarkan kisah Yusuf sebagaimana di dalam Al-Quran.

Link: https://ahmadbinhanbal.wordpress.com/2011/06/26/kontroversi-sunni-syii-dalam-film-yusuf-as-shiddiq-alaihis-salam/

Kajian Kisah Sahabat Bilal bin Rabah ra.

Berikut ini beberapa kajian kisah Bilal yang disampaikan para ulama terkenal dan mumpuni dalam keilmuan, bisa menjadi rujukan mengetahui kisah Bilal bin Rabah.

Kisah Menarik Bilal bin Rabah oleh Ust. Khalid Basalamah.

Bilal bin Rabah oleh Ust. Imam Omar Suleiman

Live of Shahaba – Bilal bin Rabah oleh Syaikh Yasir Qadhi

Kehidupan dan Seni di Pedalaman Mentawai


Masyarakat Mentawai punya kepercayaan Arat Sabulungan yang berarti bukan manusia saja yang memiliki jiwa. Hewan, tumbuh-tumbuhan, batu, air terjun sampai pelangi, dan juga kerangka suatu benda memiliki jiwa. Selain jiwa, ada berbagai macam ruh yang menempati seluruh alam semesta, seperti di laut, udara, dan hutan belantara.

Sabulungan yaitu roh yang keluar dari tubuh terkadang dianggap keluar sebentar (misalnya ketika sedang terkejut). Ada juga roh yang tidak pergi jauh dari tempat tinggal manusia seperti di bumi, dalam air, udara pepohonan besar, di gunung, di hutan dan sebagainya. Bahkan didalam uma terdapat satu roh penjaga yang disebut kina.

Selain itu masyarakat juga meyakini bahwa roh jahat yang kerjanya menyebarkan penyakit dan mengganggu manusia, roh ini disebut sanitu. Sanitu berasal dari roh manusia yang matinya tidak wajar (gentayangan) seperti mati bunuh diri, dibunuh, kecelakaan (misalnya jatuh dari pohon) dan mati karena sakit yang tak kunjung sembuh.

Selain itu, masyarakat Mentawai meyakini bahwa jiwa manusia atau magere terletak di ubun-ubun kepala. Saat orang tersebut tidur maka jiwa tersebut akan sering berpetualang-mimpi.

Ketika jiwa tersebut keluar dan bertemu roh jahat maka tubuh orang tersebut akan sakit. Jika tubuh meminta pertolongan pada leluhur maka tubuh akan meninggal, jiwa tidak akan lagi masuk ke tubuh dan menjadi ketcat (roh). Saat jiwa sudah menjadi roh, tubuh tetap memiliki jiwa yaitu pitok.

Semua diperlakukan dengan rasa hormat. Maka orang Mentawai hidup harmonis dengan alam dan tidak mengambil kecuali yang dibutuhkan saja.

Keharmonisan ini digambarkan dengan bagus dalam Toys for the Soul, Life and Art on the Mentawai Islands oleh Reimar Schefold, profesor ilmu antropologi di Universitas Leiden. Terbit dalam bahasa Inggris oleh Primedia dengan 228 halaman dan berisi lebih dari 200 foto.

Buku ini bisa dibaca secara online di link ini sampai halaman ke 175.

Ini preview bukunya.

Film Animasi: Bilal, Sang Pahlawan Baru


Sebuah film animasi diproduksi oleh Barajoun Entertainment tentang kisah Sahabat Nabi Bilal bin Rabah yang dipilih oleh Nabi sebagai penyeru adzan pertama.

Bilal bin Rabah bercita cita menjadi seorang pahlawan, namun pada umur 7 tahun Bilal bersama saudara perempuannya diculik dan dijadikan budak, dibawa ke tempat yang jauh dari rumah, menghadapi dunia yang keras, ketidak keadilan, Korupsi dan siksaan mereka hadapi. Tidak kalah menarik dengan film terkenal seperti Moana dan Coco yang bercerita keberanian seorang anak.

Kisah Bilal adalah kisah menarik tentang sebuah perjuangan mempertahankan aqidah. Kisah yang tidak akan pernah membosankan walau diulang ulang sepanjang zaman.

Bilal lahir di As-Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah. Ayahnya bernama Rabah dan ibunya bernama Hamamah, seorang budak wanita berkulit hitam sehingga Bilal kadang dipanggil Ibnu Sauda’ (putra wanita hitam).

Bilal menjadi budak Umayyah bin Khalaf, tokoh Quraisy yang menjadi penentang risalah Muhammad bersama Abu Jahal. Ketika Bilal masuk Islam, Umayyah menjadi orang yang paling sadis menyiksa Bilal, mencambuk, menindih dada telanjang dengan batu besar yang panas dan mengikat leher Bilal dengan tali yang kasar dan menariknya di jalanan Makkah. Di tengah siksaan itu, Bilal terus mengumandangkan pernyataan agungnya “Ahad …Ahad …Ahad..” terus menerus tanpa merasa bosan dan lelah.

Lewat tekanan hidup yang dia hadapi, Bilal berusaha mencari kekuatan dalam dirinya untuk menjadi apa yang dia perjuangkan dan membuat perubahan. Bilal mengajarkan keberanian dan kesabaran, Bilal mengajarkan kebebasan sejati dan menjadi pahlawan sejati yang selalu diingat dalam sejarah dan waktu.

Ayman Jamal, penulis skenario ingin memberikan inspirasi anak anak dengan superhero yang nyata ada dan bisa menjadi suri tauladan, bukan Superman yang hanya ada dalan cerita dan buku.

Untuk menghasilkan film yang akurat. Ayman bekerjasama dengan 11 peneliti selama 8 tahun, hasilnya Berdasarkan penelitian bukan imajinasi mereka.

Bilal bin Rabah dialih suarakan oleh aktor asal Inggris, Adewale Akinnuoye-Agbaje, yang pernah berperan sebagai Killer Croc di film Suicide Squad. Adewale berperan mengisi suara karakter utama Bilal bin Rabah yang menggambarkan sosok sahabat Nabi Muhammad.

Sebelum diputar reguler, film ‘Bilal’ sempat mencuri perhatian saat diputar di Festival Film Cannes dan mendapat penghargaan sebagai Best Inspiring Movie dalam kategori Animasi.

Versi lengkap akan dirilis 2 Februari 2018 sebagaimana info akun @bilalmovie.

Sebelum itu, anda bisa menikmati beberapa trailer resmi Bilal. Trailer animasi Bilal pertama terbit 21 Desember 2017.

Dan trailer terbaru terbit 16 Januari kemarin.

Jacob Latimore sebagai Bilal Kecil

China Anne sebagai Ghufaira kecil

Adewale, bintang Game of Thrones sebagai Bilal Muda

Beberapa screen dari film Animasi Bilal

%d bloggers like this: