Sanlat Ramadhan Camp 2018


Anak didik adalah sumber daya insani potensial pembangunan sebuah bangsa. Maka harus terus menerus dikembangkan dan diberdayakan potensinya dengan meningkatkan pembangunan akhlak mulia, keimanan dan ketaqwaan peserta didik kepada Allah SWT di lembaga sekolah.

Merujuk kurikulum yang berlakui saat ini, jumlah jam mata pelajaran agama sangat kurang, jika melihat tujuan yang ingin dicapai dan semakin nampaknya penurunan akhlak dalam kehidupan sehari hari.

Maka untuk melengkapi kekurangan tersebut, perlu dibuat kegiatan ekstrakurikuler yang mengarah pada peningkatan akhlak mulia, keimanan dan ketaqwaan. Kegiatan tersebut antara lain adalah Pesantren Kilat yang dewasa ini semakin banyak diselenggarakan oleh sekolah Dan lembaga kemasyarakatan dengan memanfaatkan bulan Ramadhan.

Pertengahan Ramadhan ini saya ikut serta kepanitiaan Ramadhan Camp bersama teman-teman guru dari Sekolah HighScope Indonesia Cilandak. Kegiatan dibuat dalam konsep back to nature agar membuat peserta semakin khusyu dan khidmat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Camp Hulu Cai terletak di kaki gunung Pangrango , Ciawi, Bogor dengan jarak tempuh 2 jam perjalanan dari Jakarta.

Ramadhan Camp yang difokuskan pada anak-anak ini semoga akan menjadi bibit-bibit baru yang membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan bermartabat.

Berikut foto kegiatan dengan konsep alam yang sempat saya dapatkan, diluar kegiatan keagamaan Sanlat.

Seminar Islamic Sex Education di Universitas Nasional (UNAS)


Masalah seksualitas begitu banyak di zaman sekarang. Dari pelecehan seks, pelanggaran seks, pergaulan bebas, pornografi dan lain sebagainya.

Di zaman now anak anak kita di bombardir berbagai macam informasi, dan kita sebagai orang tua tidak bisa selalu mengawasi dalam waktu 24 jam.

Bagaimana kalau anak kita yang masih balita tapi di gadgetnya sudah ada video porno yang tidak sengaja di klik via you tube. Bagaimana bila anak kita diajak oleh cyber seks oleh orang yang tidak dikenal ?.

Mari kita sebagai orang tua zaman now menuntut ilmu dan didasari agama islam. Seminar ini akan membahas berdasarkan studi kasus disertai solusi dalam konteks pendidikan Islam.

Hari Minggu 15 April 2018
Pukul 08.00 sd 16.00
( Fullday ).

Tempat
Universitas Nasional
Jalan Sawo Manila, Pejaten Barat, Pasar Minggu, RT.14/RW.3, RT.14/RW.3, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, 12520, Indonesia

https://g.co/kgs/KiEJDq

Tema Seminar :

Pendidikan Seks dalam Islam : Mengupas Tuntas : Solusi Problematika Seksualitas dalam perspektif Islam dan pendekatan Psikologis.

Harga Tiket Seminar
Rp 150.000/orang
Rp 250.000/2 orang

100% hasil seminar akan dipergunakan untuk kegiatan Pembangunan dan Pendidikan Masyarakat Pedalaman Mentawai.

Lakukan pemesanan segera – KUOTA TERBATAS
(kursi terbatas)

Pembicara : para pakar pendidikan Islam dan Psikolog
1. Bapak Arifin Jayadiningrat
2. Bapak Mustafa Yamin
3. Ibu Ita D Azly

Pembayaran dapat di transfer ke Rek Bank Mandiri no 101 000 9719582 an Aksi Peduli Bangsa

Pendaftaran WA ke
1. Hafidzah
+6285229347421
2. Jumal Ahmad
+62 857-1964-7457
3. Obi Rifai
+6281311011822

Berikut e-flyer yang bisa dishare.

Update.

Seminar kemarin berjalan lancar dan berikut ini beberapa foto seminar yang bisa saya share.

Pantau terus blog ini untuk mendapatkan update info seminar dan kegiatan lain dari Aksi Peduli Bangsa (APB) dan Islamic Character Development (ICD)

Ust Arifin Jayadiningrat di atas podium, memberikan sambutan mewakili Dewan Pembina APB

Foto bersama selesai acara

Peserta Seminar Islamic Sex Education kemarin bisa unduh seritifkat di link ini:
http://www.imroadrunner.com/situs/islamic-sex-education/

Hukum Memberikan Donasi Pakaian Bekas/ Layak Pakai


Sumbangan atau donasi (dalam bahasa Inggris doation) merupakan pemberian umumnya berifat fisik dari perorangan atau badan hukum. Pemberian bersifat sukarela dengan tanpa imbalan bersifat keuntungan.

Hari Senin besok truk yang membawa bantuan donasi ke Mentawai akan diberangkatkan dari Jakarta. Pakaian ini dikirim untuk warga pedalaman yang susah mendapatkan pakaian, jarak ke pasar di kecamatan yang hanya dilewati dengan Kapal pompong dan harga di pasar yang mahal karena banyak barang di Mentawai diambil dari Padang. Pakaian diberikan ke semua orang di Pedalaman Mentawai, tidak melihat agama apakah Islam atau tidak, semuanya dapat pakaian.

Agar pakaian, buku dan lainnya tidak sia sia, bisa memanfaatkannya dengan memberikan pada orang lain. Bekas bagi kita, memang, tetapi Insya Allah bermanfaat bagi mereka. Pakaian dan buku akan menjadi teman baru bagi mereka. Selain itu, dengan menyumbang seperti ini berarti kita telah berinvestasi pada proyek akhirat sebagai bekal hidup kita di akhirat nanti.

Saya pribadi ingin menyampaikan terima kasih kepada Jamaah Ustadz Arifin Jayadiningrat khususnya dan donatur pada umumnya yang sudah bersedia memberikan donasi Pakaian untuk Mentawai, semoga mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.

Profil dusun di pedalaman Mentawai bisa anda simak di video berikut:

Secara umum, memberikan Pakaian layak pakai tidak hanya boleh, bahkan yang memberikan pakaian bekas -yang masih layak pakai- kepada orang yang membutuhkannya adalah termasuk amalan kebaikan dan dia termasuk dari sebab meraih keberuntungan bagi pelakunya, Alloh Ta’ala berkata:

(وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ۩)

“Dan berbuatlah oleh kalian suatu kebaikan, semoga kalian beruntung”.

Adapun dalil menunjukan kebolehan memberikan pakaian bekas -yang masih layak pakai- maka dia adalah hadits Ali bin Abi Tholib yang diriwayatkan oleh Muslim.

أُهْدِيَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُلَّةُ سِيَرَاءَ ، فَبَعَثَ بِهَا إِلَيَّ فَلَبِسْتُهَا

“Dihadiahkan kepada Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam pakaian sutra, lalu beliau kirimkan kepadaku, maka akupun memakainya”.

Dari ucapan Ali ini telah nampak bagi kita bahwa beliau telah mengenakan pakaian tersebut, setelah beliau kenakan maka Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam mengetahui, Ali berkata:

فَعَرَفْتُ الْغَضَبَ فِي وَجْهِه ِ

“Maka aku mengetahui kemarahan wajahnya”.

Setelah itu Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berkata:

إِنِّي لَمْ أَبْعَثْ بِهَا إِلَيْكَ لِتَلْبَسَهَا ، إِنَّمَا بَعَثْتُ بِهَا إِلَيْكَ لِتُشَقِّقَهَا خُمُرًا بَيْنَ النِّسَاءِ

“Sesungguhnya aku tidak mengirim kepadamu supaya kamu memakainya, hanya saja aku kirimkan kepadamu sebagai pakaian dalam di antara para wanita”.

Hadits di atas juga mengajak kita untuk tidak berlebih lebihan dalam berpakaian seperti dengan memakai kain sutra. Bukan berarti Islam mengajak kepada kemiskinan, Islam menyuruh umatnya untuk bekerja, berusaha, berjihad yang semuanya menjauhkan diri dari bernikmat nikmat. Semoga amalan kita berupa donasi pakaian yang diberikan kepada saudara yang lebih membutuhkan diterima Allah SWT dan menjadi cadangan pahala di akhirat nanti.

Foto merapikan donasi.

Foto keberangkatan truk donasi.

Donasi Pakaian, Buku Dll untuk Pedalaman Mentawai (Periode sampai 5 Februari 2018)


Buka lemari Anda dan lihat betapa banyaknya pakaian layak pakai ataupun buku kita, namun tak terpakai.

Dan itu bisa dimanfaafkan orang lain terutama saudara kita di pedalaman yang masih jauh dari akses mendapatkan pakaian yang layak.

Mari berdayakan pakaian bekas, buku anda agar bermanfaat bagi orang lain yang lebih membutuhkan. Jadikan apa yang kita miliki sebagai sarana ibadah, semoga menjadi amal yang dapat membawa kita ke surga.

Kami harapkan sumbangan sudah disortir berdasarkan jenis kelamin dan usia ( pria/wanita dewasa dan anak-anak) dan sudah dikemas rapi di dalam kardus.

Jenis Pakaian/ Bantuan yang dibutuhkan:

  1. Pakaian anak-anak (LK/PR)
  2. Pembalut dan pakaian dalam baru untuk Wanita
  3. Pakaian Dalam Baru Dewasa (LK/PR)
  4. Perlengkapan Mandi.
  5. Peralatan Sekolah (Buku tulis, buku gambar, pencil, penghapus, penggaris dll)
  6. Pakaian Layak pakai.

Alamat Pengiriman:

Kediaman Ust Arifin Jayadiningrat

Jl. Moch Kahfi II gang Rawa Cupang no. 30 RT 01 RW 04 Ciganjur Jakarta Selatan 12630

Bisa dikirimkan melalui semua ekspedisi (JNE, J&T, POS, TIKI, KARGO, dll).

Alamat di Google Map: https://goo.gl/maps/XzNkoLLNMTA2

Khusus untuk daerah Bintaro dan sekitarnya bisa dikirim ke “Rumah Cinta Qur’an

Ruko Emerald Avenue 1, Blok EA / A21 Jl. Boulevard Bintaro – Bintaro Jaya sektor 9

Konfirmasi donasi pakaian layak pakai silahkan menghubungi :

1. Raisya (0812 2141 2250) WA

2. Jumal Ahmad (0857 1964 7457) WA

Batas waktu pengiriman : “5 Februari 2018”

Donasi Pengiriman Pakaian No Rek 101-000-701-4598 a.n Yayasan Aksi Peduli Bangsa

MOHON BANTU DISEBAR, PAHALA JUGA UNTUK ANDA!

Info bantuan sosial Mentawai sebelumnya bisa di cek di link ini.

Tips Menyumbangkan Buku Bacaan yang Baik


Dua bulan ini saya menjadi penanggung jawab bantuan Pakaian layak pakai dan buku untuk pedalaman Mentawai. Program ini sudah terlaksana tiap tahun oleh Aksi Peduli Bangsa, bahkan tahun ini kami dua kali mengirimkan Pakaian ke pedalaman Mentawai yaitu bulan Maret dan awal Desember ini.

Alhamdulillah banyak masyarakat baik perorangan, yayasan atau jamaah masjid yang ikut serta memberikan donasinya.

Kaidah memberi dalam Islam adalah memberikan yang terbaik sebagaimana firman Allah SWT: “Kamu sekali-kali tidak sam­pai kepada kebajikan, sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS.Ali Imran [3] :92)

Ayat ini bisa menjadi panduan kita dalam memberikan donasi atau sumbangan bahwa yang kita donasikan adalah harta yang terbaik atau barang-barang/harta yang paling dicintai oleh kita bersama. Bukan memberikan sesuatu yang kita sendiri sudah tidak kita pakai dan sudah tidak kita sukai karena barang tersebut sudah lama, rusak dan sudah tak berharga lagi bila dijual.

Ketika kami mensortir Pakaian, masih banyak yang memberikan Pakaian tak layak pakai seperti sobek, bau bahkan dalaman pun juga dikasih, meskipun demikian banyak sekali yang memberikan bantuan Pakaian yang sudah dilaudry dan disetrika.

Adapun buku yang diharapkan pada donasi buku ini adalah buku baru atau buku bekas dengan kondisi minimal 90% (masih pantas untuk dihadiahkan). Jenis buku bisa berupa buku bacaan Islami untuk anak-anak SD, buku-buku agama Islam, Al Qur’an, Iqro’, buku pelajaran dan buku tentang kisah-kisah inspiratif.

Selanjutnya, berikut ini tips berdonasi buku yang bisa menjadi acuan sederhana.

Jangan Memberikan Buku yang Rusak

Memberikan yang terbaik itu anjuran agama seperti yang kami sampaikan sebelumnya, maka jika kita memberikan buku dalam keadaan rusak, itu hanya akan menyusahkan panitia dan yang menerima pun akan kecewa.

Jangan Merepotkan Panitia

Jika anda memberikan donasi buku yang rusak fisiknya, hanya akan merepotkan panitia donasi buku yang semestinya bisa digunakan untuk hal lain.

Sortir Buku

Lebih baik lagi anda sortir Buku yang akan didonasikan, pilih lah yang terbaik dan layak dari buku buku anda, dan itu sangat membantu panitia agar tidak repot repot lagi mensortir buku.

Konfirmasi

Terakhir, anda konfirmasi kepada panitia buku apa saja yang bisa didonasikan, alamatnya mana dan dengan apa bisa dikirimkan.

Semoga tips sederhana ini bermanfaat. Terima kasih. Kami tunggu donasi anda.

Kirimkan ke alamat di flyer ini.

Donasi Buku Bacaan SD Berbahasa Indonesia untuk Pedalaman Mentawai


Sudah Lima tahun lebih Aksi Peduli Bangsa, Yayasan non profit membangun daerah pedalaman di Indonesia khususnya di Pedalaman Mentawai, Sumatera Barat yang banyak daerahnya belum tersentuh oleh pemerintah.

Salah satu program yang rutin dilakukan adalah pengumpulan baju Layak pakai dan buku bacaan berbahasa Indonesia dari Jakarta dan sekitarnya yang dikirmkan ke Siberut Selatan, posko Aksi Peduli Bangsa. Dari tempat ini kemudian bantuan baju dan buku disebar ke pedalaman Mentawai.

Silahkan bagi Bapak, ibu, saudara dan saudari yang tergerak membantu saudara kita di Mentawai untuk menyampaikan bantuannya ke alamat berikut:

Kediaman Ust Arifin Jayadiningrat

Jl. Moch Kahfi II gang Rawa Cupang no. 30 RT 01 RW 04 Ciganjur Jakarta Selatan 12630

Bisa dikirimkan melalui semua ekspedisi (JNE, J&T, POS, TIKI, KARGO, dll).

Alamat di Google Map: https://goo.gl/maps/XzNkoLLNMTA2

Konfirmasi donasi pakaian layak pakai silahkan menghubungi :
1. Raisya (0812 2141 2250)
2. Jumal Ahmad (0857 1964 7457)

Batas waktu pengiriman : 25 November 2017

Terima kasih.

Silahkan share BC ini.

Allah bersama Orang yang Susah


Allah SWT mewajibkan kepada kaum muslimin untuk saling kasih mengasihi Dan sayang menyayangi. Dan menjadikan kasih sayang in sebagai tuntutan Iman dan salah satu jalan yang menyebabkan pelakunya masuk ke dalam Surga Allah SWT ketika Dia menganugerahkan mereka dengan catatan amal baik dengan tangan sebelah kanan.

Allah SWT berfirman, “Dan dia (tidak pula) termasuk orang orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.” (Qs. Al-Balad: 17-18)

Di antara bentuk Rahmat adalah membantu orang yang kesusahan. Membantu meringankan kesusahan dari mereka yang mengalami kesusahan adalah hal yang diperintahkan oleh Islam. Hal itu adalah gambaran kasih sayang dan gambaran adanya Rahmat yang sangat terpuji bagi orang yang melakukannya.

Allah akan mengganjar orang yang memiliki Rahmat seperti itu dengan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat. Orang yang berbelas kasih akan dikasihi dan orang yang memiliki rasa Rahmat akan dirahmati oleh Allah.

Mari menyimak dan menghayati Hadits qudsi berikut ini yang menunjukkan bahwa Allah Bersama orang yang susah.

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, Allah Ta’ala berfirman di hari Kiamat:

« يَا ابْنَ آدَمَ مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِي . قَالَ : يَارَبِّ ،كَيْفَ أَعُودُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ ، وَلَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِي عِنْدَهُ ؟ وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ ، اسْتَطْعَمْتُكَ فَلَمْ تُطْعِمْنِي . فَيَقُولُ : كَيْفَ أُطْعِمُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَطْعَمَكَ فَلَمْ تُطْعِمْهُ ، أَمَاعَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ أَطْعَمْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟ وَيَقُولُ : يَا ابْنَ آدَمَ اسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تَسْقِنِي . فَيَقُولُ : أَيْ رَبِّ ، وَكَيْفَ أَسْقِيكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعِزَّةِ ؟ فَيَقُولُ : أَمَاعَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِي فُلانًا اسْتَسْقَاكَ فَلَمْ تَسْقِهِ ، وَلَوْ سَقَيْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِي ؟ » .

Hai anak Adam, Aku telah sakit, tetapi engkau tidak menjenguk-Ku. Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana cara saya menjenguk-Mu, sedangkan Engkau Tuhan penguasa alam semesta? Allah menjawab: Apakah engkau tidak mengetahui bahwa seorang hamba-Ku bernama Fulan sedang sakit tetapi engkau tidak mau menjenguknya. Sekiranya engkau mau menjenguknya, pasti engkau dapati Aku di sisinya.

Wahai anak Adam, Aku minta makan kepadamu, tetapi engkau tidak mau memberikan makan kepada-Ku. Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana caranya saya memberi makan kepada-Mu, sedang Engkau Tuhan penguasa alam semesta? Allah berfirman: Ketahuilah, apakah engkau tidak peduli adanya seorang hamba-Ku, si Fulan, telah datang meminta makan kepadamu, tetapi engkau tidak memberinya makan. Ketahuilah, sekiranya engkau mau memberinya makan, pasti engkau akan menemukan balasannya di sisi-Ku.

Wahai anak Adam, Aku minta minum kepadamu, tetapi engkau tidak mau memberi-Ku minum. Orang itu bertanya: Wahai Tuhan, bagaimana caranya aku memberi-Mu minum, padahal Engkau Tuhan penguasa semesta alam? Allah berfirman: hamba-Ku, si Fulan, minta minum kepadamu tetapi engkau tidak mau memberinya minum. Ketahuilah, sekiranya engkau memberinya minum, pasti engkau akan menemui balasannya di sisi-Ku. [HR. Muslim]

Hadits ini mengungkapkan dialog antara Allah dengan hamba-Nya menggunakan kata-kata kiasan. Sebab Allah Maha Suci dari kekurangan dan kelemahan yang biasa menjadi sifat yang melekat pada makhluk.

Lapar, haus dan sakit adalah kelemahan yang melekat pada makhluk dan hal-hal tersebut sama sekali jauh dari sifat-sifat Allah Swt. Maksud dari kata kiasan yang digunakan oleh Rasulullah Saw dalam hadits ini, dalam ilmu balaghah disebut dengan tasybih baligh. Artinya, ungkapan yang sangat mendalam untuk menggambarkan suatu kondisi sehingga pendengarnya ikut larut dalam kesedihan atau kegembiraan, simpati atau antipati terhadap keadaan yang digambarkan oleh pembicara.

Menggunakan ungkapan dengan bahasa kiasan seperti yang diutarakan oleh Rasulullah Saw pada hadits di atas, dimaksudkan untuk mengetuk hati manusia yang paling halus, paling sensitif agar bersungguh-sungguh memperhatikan nasib orang lain yang sedang mengalami penderitaan dan berjuang sepenuh hati untuk menyelamatkan si penderita.

Keselamatan orang lain dikaitkan dengan bantuan yang kita berikan kepadanya membuktikan, bahwa Allah memerintahkan kepada manusia untuk menyelamatkan orang lain dari ancaman kemusnahan atau penderitaan. Sehingga manusia selamat dan hidup sejahtera, aman dan tenteram di dunia ini.

Oleh karena itu, untuk mendorong hati manusia menaruh rasa belas kasih kepada sesamanya, peduli terhadap sesama, Allah gambarkan orang-orang yang sedang sakit atau menderita kehausan dan kelaparan sebagai kondisi yang dialami oleh Allah sendiri.

Dengan demikian orang-orang yang beriman dimotivasi, ditumbuhkan semangatnya agar peduli dan bermurah hati membantu orang yang lapar atau kehausan atau orang yang sedang sakit dengan menjenguknya. Orang-orang yang berbuat kebaikan semacam ini Allah janjikan keselamatan dan pahala di akhirat dengan balasan tidak terhingga.

***

Buka lemari Anda dan lihat betapa banyaknya pakaian layak pakai kita, namun tak terpakai.

Dan itu bisa dimanfaafkan orang lain terutama saudara kita di pedalaman yang masih jauh dari akses mendapatkan pakaian yang layak.

Dalam rangka kegiatan dakwah di pedalaman Mentawai, kami menerima sumbangan pakaian bekas layak pakai untuk disalurkan kepada masyarakat di sana.

Mari berdayakan pakaian bekas anda agar bermanfaat bagi orang lain yang lebih membutuhkan.

Jadikan apa yang kita miliki sebagai sarana ibadah, semoga menjadi amal yang dapat membawa kita ke surga.

Kami harapkan sumbangan sudah disortir berdasarkan jenis kelamin dan usia ( pria/wanita dewasa dan anak2 ) dan sudah dikemas rapi di dalam kardus.

Allah bersama orang yang susah, mereka adalah Ujian bagi kita, apakah kita mau menolong mereka atau malah acuh tak acuh. Simak video berikut.

Pengiriman langsung ke:

Kediaman Ustadz Arifin Jayadiningrat

Jl. Moch Kahfi II gang Rawa Cupang no. 30 RT 01 RW 04 Ciganjur Jakarta Selatan 12630

Bisa dikirimkan melalui semua ekspedisi (JNE, J&T, POS, TIKI, KARGO, dll).

Alamat di Google Map: https://goo.gl/maps/XzNkoLLNMTA2

Konfirmasi donasi pakaian layak pakai silahkan menghubungi :

  • Tomy S : +62812 8315 4996
  • Jumal A : +6285719647457

Batas waktu pengiriman : Awal November 2017

MOHON BANTU DISEBAR, PAHALA JUGA UNTUK ANDA!

“Barangsiapa yg menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yg menunjukkannya) akan mendapat Pahala seperti orang yg melakukannya.” (HR. Muslim 3509)

Foto kegiatan pengiriman Pakaian bulan Mei 2017.

%d bloggers like this: