Doa Agar Disegerakan Haji dan Umroh


Siapa yang gak ingin bisa beribadah di tempat yang suci dan penuh berkah di kota Makkah dan Madinah. Apalagi jika bisa menyempurnakan rukun Islam yang kelima, rasanya ibadah jadi lebih sempurna. 

Senin lalu, sewaktu kajian di Masjid Pondok Indah yang diisi oleh Ust Ibrahim, membahas tentang Dahsyatnya Shalawat. Beliau membahas banyak keutamaan shalawat. 

Beliau juga bercerita pengalamannya ketika dulu sebelum menjadi pembimbing haji dan umrah, beliau bertanya kepada seorang kiyai tips agar bisa haji dan umrah. 

Lalu kiyai tersebut memberikan nasehat agar membaca potongan shalawat yang ada di shalawat barzanji yang bunyinya seperti ini. 


ﻳﺎ ﺭﺏ ﻳﺎ ﺳﺎﻣـﻊ ﺩﻋــﺎﻧﺎ 

ﻳﺎ ﺭﺏ ﺑﻠـﻐـﻨﺎ ﻧﺰﻭﺭﻩ
Ya robbi yaa saami’ du’aanaa
Ya robbi ballighnaa nazuuruh

Ya Allah, wahai dzat yang maha Mendengar doa kami
Ya Allah, sampaikan kami ziarah ke makamnya

Dibaca sesering mungkin. Alhamdulillah dengan mengamalkan bacaan di atas, beliau sekarang menjadi pembimbing haji dan umroh. 

Mari amalkan doa ini, agar kita bisa berkunjung ke makam kabah dan makam Nabi Muhammad saw. 

Qunut Nazilah Untuk Rohingnya Dan Aleppo


Pagi ini timeline di twitter dan kiriman group di WA banyak mengirimkan foto kekejian tentara Nasional Bashar Ashad la’natullah ‘alaih yang dibantu tentara Iran, Rusia dan kelompok Syiah lainnya. 

Alhamdulillah kita di Indonesia tidak mengalami kekejian yang menimpa Aleppo, Rohingnya dimana kaum muslimin mendapatkan derita yang sangat luar biasa. 

Dr. Abdullah Muhaisini yang sedang bersama mujahid Suriah menyerukan kepada seluruh pemimpin umat Islam dan para ulama untuk memberikan doa Qunut Nazilah kepada mereka atas apa yang mereka alami. 

Rasulullah saw pernah melaksanakan Qunut Nazilah selana satu bulan penuh ketika banyak Sahabat yang terbunuh ketika berdakwah ke kota Dzakwan. 

Dai terkenal dari Saudi, Syaikh Muhammad Uraifi melalui akun twitternya juga menyerukan kepada para khatib seluruh dunia untuk menjadikan tema Aleppo dalam ceramah jumat mereka, tak lupa beliau menyerukan doa qunut untuk Aleppo dan Rohingnya. 

Ust. Farid Ahmad Okbah, dai Indonesia yang dikenal tegas melawan aliran sesat terutama aliran Syiah juga menyerukan doa Qunut untuk kaum muslimin yang tertindas. 

Berikut ini, bacaan doa Qunut yang bisa dibaca di rakaat terakhir setelah i’tidal sebelum sujud. 

DOA QUNUT NAZILAH
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ، فَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ.
“Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin laki-laki dan perempuan, mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, dekat dan mengabulkan doa-doa, wahai Dzat yang memenuhi segala kebutuhan.”
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
“Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami karena kelupaan dan kesalahan kami. Rabb kami, Rabb kami janganlah Engkau beri kami beban sebagaimana beban yang Engkau beri kepada para pendahulu kami. Rabb kami, janganlah engkau pikulkan kepada kami apa-apa yang tidak kami sanggupi. Maafkanlah kami, ampunilah kami, sayangilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.”

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِبَشَّارِ الْأَسَدِ وَأَعْوَانِهِ الْمُعْتَدِيْنَ، الَّذِيْنَ قَتَلُوْا إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ حَلَبٍ خَاصَّةً، وَفِيْ سُوْرِيَا عَامَّةً.
“Ya Allah turunkanlah hukuman-Mu pada Bashar Asad dan para penolongnya yang telah melakukan kezhaliman dengan membunuh saudara-saudara kami kaum muslimin di Aleppo khususnya, dan di Suriah umumnya.”

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِهِمْ فَإِنَّهُمْ لاَ يُعْجِزُونَكَ، اللَّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ، وَفَرِّقْ جَمْعَهُمْ، وَاجْعَلِ الدَّائِرَةَ عَلَيْهِمْ.
“Ya Allah hukumlah mereka, sesungguhnya mereka tak mampu melemahkan-Mu. Ya Allah cerai beraikan mereka, porak porandakan kesatuan mereka, dan turunkanlah balasan-Mu atas mereka.”

اللَّهُمَّ أَحْصِهِمْ عَدَداً، وَاقْتُلْهُمْ بَدَداً، وَلاَ تُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَداً.
“Ya Allah kumpulkanlah dan binasakanlah mereka dan jangalah Engkau sisakan seorang pun dari mereka.”

اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْهِمْ وَعَلىَ مَنْ عَاوَنَهُمْ بَأْسَكَ الَّذِي لاَ يُرَدُّ عَنِ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ.
“Ya Allah turunkanlah atas mereka dan semua pihak yang membantu mereka balasan-Mu yang tidak dapat ditolak oleh kaum yang berbuat kezhaliman.”

اَللَّهُمَّ أَنْجِ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ الْمُسْتَضْعَفِيْنَ فِيْ سُوْرِيَا، اَللَّهُمَّ الْطُفْ بِهِمْ وَارْحَمْهُمْ وَأَخْرِجْهُمْ مِنَ الضِّيْقِ وَالْحِصَارِ.
“Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami kaum muslimin yang lemah di Suriah. Ya Allah sayangi dan kasihilah mereka dan keluarkanlah mereka dari pengepungan dan keadaan sempit yang mereka alami saat ini.”

اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْهُمُ الشُّهَدَاءَ وَاشْفِ مِنْهُمُ الْمَرْضَى وَالْجَرْحَى، اللَّهُمَّ كُنْ لَهُمْ وَلاَ تَكُنْ عَلَيْهِمْ، فَإِنَّهُ لاَ حَوْلَ لَهُمْ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِكَ
“Ya Allah terimalah syuhada mereka dan sembuhkanlah yang sakit dan terluka dari kalangan mereka. Ya Allah karuniakanlah kebaikan pada mereka dan janganlah Engkau timpakan keburukan pada mereka karena tiada daya dan kekuatan bagi mereka kecuali dengan pertolongan-Mu.”



اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ سُوْرِيَا، اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ فِلِسْطِيْنَ، اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ الْيَمَنِ، اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ أَفْرِيْقِيَا، اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ أَفْغَانِسْتَانَ، اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ كُلِّ بِقَاعِ الأَرْضِ.

“Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Suriah. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Palestina. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Yaman. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Afrika. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di Afghanistan. Ya Allah turunkanlah pertolongan-Mu pada mujahidin di seluruh permukaan bumi.”
=======================

Doa Nabi Muhammad SAW Ketika Masuk Masjid


masjidAllah swt berfirman:

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku”. (Qs. Ibrahim [14]: 40)

Rasulullah Saw menghidupkan sejarah hidup beliau dengan doa Nabi Ibrahim as di dalam Al-Quran di atas.

Rasulullah saw senantiasa memiliki keterkaitan dengan masjid. Beliau menjadikan keterkaitan hatinya dengan masjid sebagai suatu harapan dan kenikmatan. Bagi beliau, hidup ini tak lain hanyalah penantian menanti waktu shalat.

Continue reading

Doa Nabi Muhammad SAW ketika Keluar dari WC/ Kamar Kecil


wcAllah swt berfirman: “Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. (Qs. Al-Ahzab [33]: 21)

Dalam berbagai aktifitas dan pola hidup Nabi Muhammad saw memang sucah dirancang oleh Allah swt sebagai contoh dan teladan yang baik bagi manusia. Teladan ini mencakup berbagai macam aspek sampai pada adab buang air besar dan buag air kecil.

Continue reading

Doa Nabi Muhammad SAW ketika Bangun dari Tidur


bangunRasulullah saw bangun dari tidurnya sebelum fajar dengan penuh keyakinan. Saat malam masih menyelimuti segala sesuatu. Beliau bergerak bersama terbitnya Subuh yang akan segera datang sambil berdoa:

الحْمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ رُدَّ عَلَيَّ رُوْحِيْ
ALHAMDULILLAHIL LADZII RUDDA ‘ALAYYA RUUHII
وَعَافَانِيْ فِيْ جَسَدِيْ، وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ.
WA ‘AAFAANII FII JASADII WA A-DZINA LII BI ZIKRIHI

“Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan ruhku, menganugerahkan kesehatan pada tubuhku, dan telah mengizinkanku untuk mengingat nama-Nya”. (HR. Nasa’i)

Continue reading

Doa Nabi Muhammad SAW ketika Makan


makanNabi Muhammad saw adalah manusia biasa, bukan Malaikat. Beliau seorang manusia yang mengalami berbagai penderitaan sebagaimana yang kita alami, lapar sebagaimana kita juga merasakan lapar, haus sebagaimana kita juga merasakan haus, tidur sebagaimana kita juga tidur, menikahi wanita, marah dan ridha.

Beliau adalah manusia, dan seperti itulah yang layak kita ikuti, dan kita pun mampu mengikuti beliau. Sendainya Nabi Muhammad saw adalah malaikat di antara para malaikat yang ada, niscaya kita tidak akan mampu mengukuti beliau, kita tidak akan mampu meniti jalan petunjuk beliau, dan kita juga tidak mampu mengikuti jejak perjalanan beliau.

Continue reading

Doa Nabi Muhammad SAW ketika Akan Tidur


tidurAllah Swt berfirman:

للهُ يَتَوَفَّى الْأَنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا , وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا , فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ , وَيُرْسِلُ الْأُخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى , إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُون

“Allah memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa (seseorang) yang belum mati ketika dia tidur, maka Dia tahan nyawa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran) Allah bagi kaum yang berfikir”. (Qs. Az-Zumar [39]: 42)

Continue reading

%d bloggers like this: