Apakah Saya Baik Atau Cerdas?


Ibnu Umar radhiyallaahu ‘anhuma berkata, “Suatu hari aku duduk bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?’ Rasulullah menjawab,

Yang paling baik akhlaknya’

Kemudian ia bertanya lagi, ‘Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?’. Beliau menjawab,

Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas

(HR. Ibnu Majah, Thabrani)

Mari lihat akhlak kita. Bukan ilmu kita, jabatan kita, titel kita, harta kita atau fisik kita.

Mari kita bercermin diri

apakah selalu ingat dan mempersiapkan kematian?

Oleh: Islamic Character Development – ICD

Sehari Tanpa Matahari


Pernahkah anda merasakan satu hari tidak melihat matahari? Pernahkah anda merasakan suasana sekitar dipenuhi kabut dengan jarak pandang hanya beberapa meter? Pernahkah anda merasakan waktu seakan pagi terus?

Inilah pengalaman saya kemarin di desa saya, Prampelan, Adipuro yang terletak di lereng gunung Sumbing dan dikenal desa Atas Awan karena letaknya sangat tinggi. Dari pagi suasana desa penuh dengan kabut dan sama sekali tidak ada matahari sampai waktu saya menulis tulisan ini.

Penduduk desa Adipuro rata rata bekerja sebagai petani, melihat mereka pergi ke ladang setiap pagi hari dan kembali ke rumah di siang hari atau sore hari juga menjadi pemandangan yang indah.

Meskipun dingin dan kabut menyelimuti desa dan jarak pandang hanya beberapa meter saja, sama sekali tidak menyurutkan semangat warga tetap ke ladang atau kebun mereka, seperti bapak saya yang pagi kemarin tetap pergi ke ladang di daerah Ireng Kidol.

Masjid pun tetap ramai seperti biasanya meskipun penuh kabut. Dan menjadi pemandangan yang indah kala melihat warga berbondong-bondong pergi ke masjid atau mushala di dekat tempat tinggal mereka.

Semangat keberagamaan di Adipuro muncul secara organik, hasil usaha para kyai, ustadz dan guru mengaji yang membina agama masyarakat desa. Dan sekarang sudah ada dua Pesantren besar yang menjadi gawang desa membina akhlak warga yaitu pesantren Luqman Al-Hakim dan pesantren Istiqomah.

Sempat ada wacana menjadikan desa Adipuro sebagai Kampung Quran agar orang desa lebih mantap dalam belajar Al-Quran dan orang dari luar desa mengingat Adipuro bukan dinginnya tetapi islam, dakwah dan toleransi antar warga.

Wacana ini mendapat dukungan dari lurah saat ini yaitu Bapak Waluyo, dan sesuai dengan visi dan misinya dalam membangun desa yang berbasis dalam Pendidikan. Bahkan menurutnya, upaya seperti ini tidak bisa dengan mudah ditiru tempat lain karena desa ini membutuhkan waktu yang lama, hasil didikan para kyai dan ustadz yang bertahun-tahun.

Semoga wacana ini segera terealisasi dan menjadikan warga desa atas awan ini baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur, desa yang baik, berkah dan warganya diberikan ampunan Allah. Amiin.

Desa ini berada di kaki gunung Sumbing, berada di desa ini sesekali terlihat hamparan awan yang terlihat lebih rendah dari desa, seolah kita berada di negeri di atas awan. Gugusan awan putih yang dihiasi pancaran sinar matahari menimbulkan landskap alam yang sangat indah.

Seperti foto ini yang saya ambil kemarin lusa waktu mau turun gunung, terlihat di depan gunung Merapi dan Merbabu dan saya di Sumbing kemudia di bawah desa terlihat kumpulan awan tebal.

Foto kabut yang saya ambil dari samping rumah.

Lailatul Qadar diluar Ramadan


Video di atas adalah cuplikan kajian Dai Mesir bernama Khalid Aljundi yang ditayangkan di TV MDC. Khalid menyebutkan pendapat Abu Hanifah yang berbeda dengan pendapat imam mazhab lain yaitu Syafii, Malik dan Ahmad bahwa Lailatul Qadar bisa didapatkan sepanjang tahun, bukan hanya di bulan Ramadan.

Menurut Aljundi, kemuliaan dan berkah Ramadan yang datang untuk manusia akan terus dirasakan selama manusia meyakini dan terus mengikat diri kepada Allah. Bisa jadi seseorang menggunakan malamnya untuk mendekat pada Allah dengan berdoa, taat dan shalat lalu Allah menerima doanya dan merubah hidupnya menjadi lebih baik. Apa saja yang kita lakukan untuk mendekat kepada Allah menjadi Lailatul Qadar baginya.

Pendapat ini memahami bahwa lailatul qadar adalah setiap malam yang bisa mendekatkan diri kita kepada Allah. Malam pendekatan itu tentu tidak hanya terjadi pada bulan Ramadhan, tapi juga bisa terjadi pada bulan lain.

Dalam sebuah hadits disebutkan:

يَتَنَزَّلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ ، مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rahmat Allah turun tiap malam ke dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Kukabulkan; siapa yang meminta kepada-Ku, akan Kuberi; siapa yang mohon ampun kepada-Ku, akan Kuampuni,” (HR Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menunjukkan rahmat Allah SWT turun tiap hari, khususnya di pertengahan malam. Sebab itu, dianjurkan memperbanyak ibadah pada pertengahan malam.

Menurut Hamka, manusia bisa memperoleh suasana tentram dan damai, serta terkabulnya doa seperti yang ada pada malam Lailatul Qadar. Beliau mendalilkan ini dengan firman Allah berikut:

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ (٣٠

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.” (Qs. Fusshilat [42]: 30)

Hamka memberikan kesimpulan bahwa suasana Lailatul Qadar pun ada di luar Ramadan. Suasana itu adalah anugerah Ilahi kepada hamba-Nya.

Hamka berpendapat bahwa Amirul Mukminin, Umar bin Khattab mendapat Lailatul Qadr di luar Ramadhan. Pada suatu malam yang kata Hamka menentukan arah hidup manusia yang awalnya benci dan ingin membunuh Rasul berubah memeluk Islam. Umar peroleh usai membaca surah Thaha. Selain Umar, orang shaleh seperti Fudhail bin Iyyadl dan Syeikh Muhammad Jamil Jambek memperoleh anugerah yang nilainya lebih 1000 bulan.

Tentang kisah Fudhail bin Iyadh, Hamka menyebutkan pada malam Qadr itu malaikat hadir membisikkan kebaikan kepadanya, sehingga ia merasa tenang dan damai dalam “pelukan” Tuhan. Malam tersebut merupakan titik awal dari penetapan Allah bagi perjalanan hidupnya yang tadinya buruk menjadi baik.

Maka penulis mengajak untuk tidak berpisah dengan Ramadan, namun nikmatilah sepanjang tahun bersama dan setiap malam adalah Lailatul Qadar. Ramadan bukan sebuah bulan, akan tetapi pola hidup dan awal perubahan. Berikan kesempatan Ramadan untuk hidup bersama sepanjang tahun, sebagaimana firman Allah, “Dan sembahlah Rabb-mu sampai datang kematian kepadamu” (Qs. Al-Hijr: 99)

Sumber:

Hamka, Renungan Tasawuf, 2002, hal 73-76, dan 83.

YouTube

Fakta Tentang Muslim dan Piala Dunia


Momen hari raya idul fitri nyaris bertepatan dengan dimulainya hajatan akbar piala dunia di Rusia, terkait itu, berikut beberapa fakta muslim dan piala dunia yang layak anda tahu.

  1. Kali kedua piala dunia berdekatan dengan Ramadan yang sebelumnya di tahun 1986. Banyak pemain muslim merumput di lapangan dalam keadaan puasa dan merayakan Idulfitri di Rusia.
  2. Ada 7 negara muslim yang ikut serta yaitu Nigeria, Mesir, Maroko, Tunisia, Senegal, Iran, Saudi Arabia.
  3. 15 negara muslim pernah ikut serta dalam 15 piala dunia dari 21 piala dunia antara lain: Mesir, Indonesia (Hindia Belanda), Turki, Maroko, Tunisia, Iran, Aljazair, Kuwait, Iraq, UEA, Saudi Arabia, Senegal, Nigeria, Bosnia, Herzegovina.
  4. Mesir menjadi negara pertama yang ikut serta piala dunia yang masuk pada tahun 1934 M. Mesir menghadapi Hongaria dan kalah 4-2.
  5. Indonesia pernah ikut serta di piala dunia tahun 1938 M di Perancis dengan membawa nama Hindia Belanda, menghadapi Hongaria dan kalah 6-0.
  6. Goal pertama oleh muslim di piala dunia berasal dari pemain Mesir, Abdulrahman Fawzi waktu melawan Hongaria tahun 1934 M.
  7. Negara muslim yang pertama kali menang piala dunia adalah Turki ketika menghadapi Korea Selatan dengan skor 7-0 tahun 1954 di Switzerland.
  8. Goal terbaik dibuat oleh Saeed al-Owairan dari Saudi Arabia ketika menghadapi Belgia dengan skor 1-0. NYT menyebut goalnya mirip Pele.
  9. Zinedine Yazid Zidane dari Prancis disebut sebagai pemain terbaik dari FIFA pada piala dunia 2006 di Jerman dan Paul Pogba dari Perancis disebut pemain muda terbaik.

Fakta menarik di atas jangan membuat terlena, karena ada fakta buruk piala dunia yang berhubungan dengan Islam yaitu:

1. Serangan Globalisasi

Hajatan akbar ini tidak semata-mata urusan pertandingan antar finalis World Cup 2018. Dalam buku Sepak Bola, Pesona Sihir Permainan Global, Richard Giulianatti menyebut sepak bola telah menjadi mesin-mesin kebudayaan massa dan bagian dari budaya pop global.

Amerika yang dahulu membenci bola tidal bisa mengelak globalisasi piala dunia bahkan ikut serta di dalamnya. Umat Islam pun sedikit demi sedikit ikut dalam arus ini dan membuat perilaku mereka tidak terkontrol seperti tulisan saya tentang Deman Sepak Bola.

2. Pembantaian Bosnia

Pembantaian di Bosnia oleh Arkan, pemilik klub sepak bola Obilic. Melalui milisinya, Tigers, yang diantaranya terdiri dari suporter sepak bola, tangan Arkan berlumuran darah orang-orang Islam.

Pembunuh bayaran Presiden Slobodan Milosevic ini berkontribusi signifikan pada perkembangan sepak bola di Serbia. Di bawah Arkan, klub Obilic mudah menjadi juara karena pemain lawan di bawah bayang-bayang ancaman jika menyarangkan bola ke gawang Obilic.

3. Sepak Bola Perempuan di Iran

Di negeri para mullah, sepak bola awalnya menjadi olah raga ‘haram’ bagi perempuan. Namun lolosnya Iran ke Piala Dunia 1998 menjadi momentum “revolusi bola”. Rezim yang berkuasa tak kuasa melarang kaum perempuan merayakannya di stadion Azadi. Selanjutnya, efek sepak bola tak terbendung dalam kehidupan rakyat Iran.

Mufti Menk dan Piala Dunia

Video di atas sangat saya sarankan untuk disimak oleh para pecinta bola. Mufti Menk mengilustrasikan piala dunia dengan kehidupan. Jika piala dunia tujuannya adalah gol dan menciptakan gol gol yang lain. Maka goal kehidupan adalah kematian yang baik atau husnul khatimah dengan mengumpulkan goal goal. Dan real cup adalah cup for jannah.

Sumber:

Memahami Dunia Lewat Sepak Bola oleh Franklin Foer

Website: aboutislam

Mudik Gratis


Lebaran selalu dinanti setiap kaum muslimin. Terlebih lagi di Indonesia yang terkenal dengan mudiknya. Mudik adalah tradisi paling Indonesia, dimana hampir semua orang berbondong-bondong menuju suatu titik, tumpah darah dan tempat asal masing-masing. Merayakan lebaran bersama orang tua atau yang dituakan semakin berasa dengan mudik lebaran.

Mudik saya tahun ini tidak sendiri lagi, saya mudik bersama istri tercinta dan tersayang dan kebetulan satu desa sehingga bisa satu kota tujuan yaitu Magelang. Seperti tahun sebelumnya, mudik saya selalu di akhir Ramadan, jika tahun lalu saya mudik terakhir karena mempersiapkan event Lebarun Peduli Mentawai, tahun ini karena ada 2 gelombang Pesantren Kilat (Sanlat) yang diadakan ICD bersama guru Agama Sekolah HighScope Cilandak.

Biasanya saya mudik berlangganan bus Sinar Jaya, namun tahun ini saya mencoba ikut program mudik gratis bersama BUMN dari BRI. Awalnya istri dapat tawaran dari teman yang suaminya kerja di Sudirman untuk menggantikan tiket mudiknya karena dia rencana mudik setelah lebaran.

Sempat ragu-ragu, khawatir antri, desak-desakan dan sebagainya. Tahu sendiri kan, namanya sesuatu yang gratis di negeri ini pasti bakalan jadi rebutan. Ternyata, tidak seperti yang saya bayangkan. Di tempat berkumpul di Polda Metro Jaya tidak sampai antri berjubel. Syaratnya pun sangat mudah, hanya fotocopy KTP sebanyak tiket yang dipesan.

Hari Kamis saya di telpon pihak BRI bahwa data saya sudah masuk, namun tahun ini bus ke arah Jawa Tengah sudah penuh maka disarankan kalau saya masih mau ikut agar ikut jurusan Jawa Timur dan nanti turun di Bawen. Alhamdulillah kami menyetujuinya.

Saat saya kabari istri kalau kita dapat tiket mudik gratis, dia senang sekali . Sebagai ibu rumah tangga jelas dia sangat diuntungkan, kepalanya langsung berputar-putar menghitung berapa biaya yang bisa kami hemat. Alhamdulillah, sesungguhnya setelah kesusahan selalu ada kemudahan.

Hari Ahad malam, saya dan teman-teman guru Agama HighScope baru selesai dengan Sanlat gelombang 2 dan berjalan dengan lancar, langsung saya pulang ke Ciganjur dan persiapan mudik karena permintaan dari BRI agar jam setengah lima saya dan istri sudah tiba di Polda Jaya tempat pemberangkatan bus mudik.

Sampai di Polda sekitar jam empat dan sudah ada dua bus yang menunggu, saya mengisi daftar hadir kemudian diberi kaos dan uang saku untuk jajan. Tak lupa saya sampaikan kalau nanti ikut bus Jawa timur tapi turun di terminal Bawen.

Alhamdulillah, perjalanan berjalan lancar dan bisa menikmati suasana perjalanan pagi karena biasanya dengan bus Sinar Jaya dalam perjalanan malam.

Teman teman blog yang sedang mudik atau akan mudik semoga sampai tujuan dengan selamat. Tak lupa Saya sampaikan terima kasih kepada pembaca blog sederhana ini serta mohon maaf jika ada kesalahan selama mengelola blog.

Satu Kalimat Kesimpulan


Kesimpulan adalah suatu proposisi (kalimat yang disampaikan) yang diambil dari beberapa premis (ide pemikiran) dengan aturan-aturan inferensio (yang berlaku).

Kesimpulan merupakan sebuah gagasan yang tercapai pada akhir pembicaraan. Dengan kata lain, kesimpulan adalah hasil dari suatu pembicaraan.

Kesimpulan yang merupakan inti dari penjabaran sebelumnya membuat kesimpulan memang sangat intim dengan wacana itu sendiri. Inilah yang menjadikan kesimpulan terkadang dijadikan gagasan utama dalam sebuah sebuah jawaban dari suatu penelitian.

Kesimpulan sifatnya mengeneralkan penjabaran sebelumnya dan bersifat lebih umum hingga terkesan tidak berpihak pada satu fakta tertentu, namun bersifat teoritis, kaidah atau dalil.

Secara ringkas, kesimpulan dalam sebuah penelitian dicirikan sebagai berikut:

Dalam bahasa Inggris, membuat satu kalimat kesimpulan dikenal dengan istilah one sentence summary.

Ketika membuat kesimpulan, terlebih dahulu membuat atau menerka indikator atau pertanyaan penelitian yang dalam tesis/disertasi disebut rumusan masalah. Pertanyaan ini dibuat untuk mendapatkan kesimpulan besar. Langkahnya sebagai berikut:

  1. Buatlah pertanyaan masalah tetapi arahkan pada satu jawaban yang berupa teori.
  2. Jawaban terhadap pertanyaan masalah tersebut merupakan temuan hasil penelitian.
  3. Temuan hasil penelitian tersebut kemudian dirangkum menjadi satu kesimpulan.

Secara sederhana, proses membuat kesimpulan makalah/tesis/disertasi dapat dilihat pada skema berikut:

pertanyaan penelitian

Tulisan yang layak dibaca secara akademis, merupakan tulisan yang secara akademik diperdebatkan, maka jurnal internasional dalam bahasa Arab atau Inggris menjadi wajib sebagai rujukan, bukan hanya itu, cara penulisan, pembagian bab dan hal-hal detil lainnya wajib diikuti.

Beberapa contoh kesimpulan:

  1. Jika sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda tersebut akan mendapat gaya yang disebut gaya apung (gaya ke atas) sebesar be rat zat cair yang dipindahkannya (Hukum Archimides)
  2. Jika resultan/hasil pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap (Hukum Newton 1)
  3. Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama dengan arah gaya total yang bekerja padanya (Hukum Newton 2)
  4. Setiap aksi akan menimbulkan reaksi, jika suatu benda memberikan gaya pada benda yang lain maka benda yang terkena gaya akan memberikan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang diterima dari benda pertama, tetapi arahnya berlawanan (Hukum Newton 3)
  5. Stimulasi eksternal lebih berpengaruh dibanding pembawaan (Empirisme, John Locke 1704-1932).
  6. Stimulasi internal lebih berpengaruh dibanding stimulasi eksternal (Nativisme, Schopenhauer 1788-1860)
  7. Pembawaan anak adalah baik. Pembawaan baik dapat rusak oleh faktor lingkungan (JJ. Rousseau 1712-1778)
  8. Faktor pembawaan maupun faktor lingkungan sama-sama memiliki peran dalam mempengaruhi perkembangan anak/manusia (William Stern 1871-1939)

Dalam membuat kesimpulan penelitian. Buatlah banyak pertanyaan masalah tetapi arahkan pada satu jawaban yang berupa teori. Jawaban terhadap pertanyaan masalah tersebut merupakan temuan hasil penelitian. Dan temuan hasil penelitian tersebut kemudian dirangkum menjadi satu kesimpulan

Contoh kesimpulan lain:

  1. Tinggi Rasionalitas, Tinggi Perilaku
  2. Mungkin Segalanya Mungkin
  3. Banyak Perbedaan, Kokoh Persatuan
  4. Semakin Otonom, Semakin Kreatif
  5. Keragaman konteks menyebabkan keragaman istilah
  6. Banyak peraturan miskin kreatifitas
  7. Kokoh perempuan kokoh laki laki
  8. Beda tempat beda budaya
  9. Pendidikan karakter yang mengakar menghasilkan lulusan yang bermutu.

Di akhir kesimpulan tuliskan seperti ini:

  • Berdasarkan penelitian ini dapat dipahami bahwa …
  • Penelitian ini berkesimpulan bahwa …

Kesimpulan artikel ini, semakin diasah semakin bisa.

Semoga bermanfaat.

Rasakanlah, Bukan Ketahuilah


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

Rasakanlah (bukan ketahuilah) Allah selalu bersama kita, kejar cintaNya jauhi murkaNya, maka RASA itulah TAQWA

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

Bila seseorang sudah ada RASA ❤ tersebut:

Ia akan selalu berzikir baik dalam keadaan berdiri, duduk atau berbaring.

Ia akan selalu dekat dengan alQuran membaca setiap saat.

Ia akan mengejar berkorban apapun untuk menggapai CINTA ALLAH

Demikian maksiat, ia jauhi karena akan ada RASA TAKUT datangnya KEMURKAAN ALLAH.

* Motivasi Islami oleh Ust Arifin Jayadiningrat | Direktur Islamic Character Development.

Broadcast Instagram:

%d bloggers like this: