Menulis dengan Unity dan Coherence


Tidak ada yang instan, semua butuh proses. Menulis bukan sekedar menebar tinta di atas lembar kertas bersih atau mengetik keyboard di layar kosong. Menulis lebih dari itu, menulis membutuhkan skill, menulis membutuhkan struktur, menulis membutuhkan wawasan dan menulis wajib menciptakan titik epicentrum untuk membuat pembaca tergugah.

Membuat main idea dalam sebuah paragraf masih susah bagi saya, dan baru saya tahu ketika mendapatkan perkuliahan bersama Dr. Usep Abdul Matin bahwa kekurangan penulisan ilmiah untuk tesis dan disertari kebanyakan mahasiswa di Indonesia adalah tidak adanya Coherence dan Unity dalam paragraf.

Coherence artinya penyusunan kalimat dalam paragraf secara teratur agar pembaca mudah memahami teks bacaan. Dalam paragraf yang baik tiap-tiap kalimat selalu mengembangkan kalimat utama (topic sentence). Jika perlu, dilakukan penulisan ulang (rewriting) agar diperoleh paragraf yang utuh.

Unity artinya semua teks berhubungan dengan topic tersebut atau dapat dikatakan dalam satu kesatuan topic. Unity akan membuat sebuah tulisan fantastis dan pembaca tidak akan kesulitan dan bosan untuk membaca sebuah teks.

Kemarin saya mencari referensi atau panduan menulis paragraf yang unity dan coherence dan saya mendapatkan link ebook bagus sekali, di luar harapan buku ini bahkan menjadi panduan menulis tesis dan disertasi. Ditulis oleh Ibu Emi Emilia, Dosen Pascasarjana jurusan Bahasa Inggris di UPI Bandung. Dia menulisk buku ini berdasarkan pengalaman pribadi, pengalaman memberikan bimbingan dan kajian literatur. Link Buku Menulis Tesis dan Disertasi bisa diunduh di link ini

Bagaimana? ingin belajar menulis paragraf yang baik? saya mendapatkan artikel menarik dalam bahasa Inggris tentang menulis paragraf yang baik beserta contohnya. Sila unduh di link ini juga.

Semuanya butuh proses, belajar pun butuh proses, semakin banyak mengulang, kualitas tulisan semakin meningkat. Terima kasih.

Info Penerimaan Siswi Baru 2018 – 2019 Khadija School (KHAS) For Girl Bogor Indonesia


—————————————-
ADMISSION: MAY 2018
COMMENCEMENT: AUGUST 2018
—————————————-
Kuota Terbatas: 20 Siswa

Assalaamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

Kelemahan bangsa Indonesia saat ini harus diselesaikan dengan mempertajam kekuatan yang dimilikinya.

Kekuatan bangsa Indonesia sebagai Bangsa Tercerdas di Dunia, sebagai Negara Terkaya di dunia dan sebagai Bangsa Superpower sejak 11.000 tahun silam harus bisa merubah paradigma bangsa yang selama ini ditanamkan sebagai bangsa yang bodoh, bangsa yang miskin dan bangsa yang terjajah selama 350 tahun.

Insya Allah KHADIJA SCHOOL (KHAS) mewujudkan mimpi anda mencetak generasi ummahatus sholihah dimasa depan dengan bekal hafalan dan kefahaman terhadap Al Quran dan Sunnah, berfikir kritis dan analitis, berjiwa entrepreneurship dan terampil dalam mengolah teknologi digital di era Millenial.

🎯 VISI
Menjadi pusat pembentukan Ummahatus Shaalihah pewaris Ummahatul Mukminin di era millennial

🏹 MISI
Mengembangkan pengetahuan, ketrampilan dan karakter anak didik menjadi:
🌐 ‌Generasi Shalihah dan Hafidzah
🌐‌ Muslimah Entrepreneur
🌐‌ Periset Muslimah inovatif
🌐‌ Cerdas digital.

🌅 TINGKAT PENDIDIKAN
SMP kelas 7, 8 dan 9

🌠 KURIKULUM
Nasional dan Internasional

🎇 BAHASA PENGANTAR
‌Bahasa Inggris
‌Bahasa Arab

🎆 PROGRAM UNGGULAN
💠‌Tahfidz Al-Quran (15 – 30 Juz)
💠‌Pendidikan berbasis Riset
💠‌Digital Smart dan Entrepreneurship

🌌 FASILITAS
🔰 Rekam Perkembangan Individu Harian (24 Jam)
🔰 Atmosfir Alam dan Tempat Tinggal yang nyaman
🔰 Galeri Science

📚 METODE BELAJAR
Holistik dan terintegrasi melalui pendekatan berbasis riset

🎓 KUALIFIKASI PENGAJAR
Lulusan dalam dan luar negeri (Indonesia, Malaysia, Amerika dll)

Terima kasih.
Wassalaamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

👤 Pendiri dan Pembina:
✳ Drs. Mustafa Yamin, M. Ed.
(Alumni The Pennsylvania State University, International Education Senior Consultant)
✳ Riana Survianti, Ssi, M Komp (Information System National Consultant)

Narahubung Dan Informasi
WA (Hetty)
0852 1349 7243
0878 8099 2457

🏫 Alamat
Kebun Pak Mandor, Jl. Billabong, Desa Cimanggis, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Indonesia.

Brosur Khadija School (KHAS)

Keterangan lebih lengkap KHAS bisa anda lihat di brosur di bawah ini atau unduh file PDF-nya di link ini.

Tolong bantu share informasi ini …🙏🙏🙏

Hal 1

Hal 2

Self Regulated Leader


Allah telah memberikan manusia untuk berkembang dan maju, menjadi makhluk Allah yang paling baik dan menjadi Khalifah Allah di muka bumi untuk memakmurkan dunia.

Allah menundukkan bumi, langit dan semua yang di alam untuk kepentingan manusia. Sebagaiana firman Allah “..” Qs. Alhijr: 29. Akan tetapi, manusia sering lupa dari tugasnya dan lalai dengan kemampuan sehingga menjadi makhluk yang rendah (asfala saafiliin).

Dunia cepat sekali berubah. Dan mempersiapkan masa depan berarti secara aktif menciptakannya: masa depan bukanlah hal yang tak terelakkan atau sesuatu yang kita hadapi.

Ada hubungan timbal balik antara masa depan dan apa yang kita inginkan, dan kita harus secara sengaja memilih untuk membangun realitas yang ingin kita alami.

Kita melihat tren global dan pengaruhnya mampu menciptakan masa depan, namun sebenarnya terserah kita untuk memilihnya tanpa harus mengikuti tren dan orang lain.

Manusia menjadi khalifah /self regulated untuk dirinya sendiri. Dia mampu mengindentifikasi kelebihan dan memperbaiki kekurangan. Jika dia tidak tahu sesuatu hal, dia paham harus berbuat apa, pergi kemana dan bertanya kepada siapa.

Allah berfirman dalam Al-Quran surat Al-Hasyr ayat 18 yang menjelaskan tentang self regulated, sebagaimana berikut:

Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Sesuai firman Allah dalam Q.S. Al-Hasyr ayat 18 tersebut menekankan adanya perencanaan yang baik dalam diri manusia atas segala tindakan selama di dunia, sehingga ia akan mendapatkan keselamatan di akhirat nanti. Guna membuat perencanaan yang baik hendaknya memenuhi hal hal berikut:

  1. Perencanaan melibatkan proses penetapan keadaan masa depan yang diinginkan.
  2. Keadaan masa depan yang diinginkan dibandingkan dengan kenyataan sekarang, sehingga dapat dilihat kesenjangannya.
  3. Menutup kesenjangan perlu dilakukan usaha-usaha.
  4. Usaha untuk menutup kesenjangan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai ikhtiar dan alternatif.
  5. Perlu pemilihan alternatif yang baik, dalam hal ini mencakup efektivitas dan efisiensi.
  6. Alternatif yang sudah dipilih hendaknya diperinci sehingga dapat menjadi petunjuk dan pedoman dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan.

Menutup tulisan ini saya mengutip perkataan Aldous Huxley berikut;

“There’s only one corner of universe you can be certain of improving, and that’s your own self. So you have to begin there, not outside, not on other people. That comes afterward, when you’ve worked on your own corner”

Shalat Berjamaah


Kalau kita selama ini tidak pernah mampu melalui cobaan-cobaan dunia baik berupa kefakiran hati maupun harta, mengapa kita meninggalkan jamaah shalat? Mengapa masa depan kita tidak kita usahakan dan pastikan dengan selalu berjamaah?

Melihat jaminan Allah yang begitu hebat bagi kehidupan dunia dan akhirat, para kyai sepuh bahkan dalam menganjurkan berjamaah sampai berkata, “Kalau perlu membayar orang untuk membantu shalat kita agar terhitung jamaah!”. Berapapun harta yang kita keluarkan tidak akan sebanding dengan jaminan Allah yang begitu besar dan bernilai.

Dengan berjamaah, kita tidak saja mendapatkan jaminan kehidupan dari Pencipta, kitapun mampu membangun hubungan ruh dengan pasangan, sehingga pernikahan kita tidak terbatas oleh jasad saja tetapi juga diwarnai oleh kecintaan ruhani. Mencintai pasangan karena Allah akan menumbuhkan ketenangan dan ketentraman hati.

Dengan shalat berjamaah kita melakukan pendekatan diri kepada Allah. Dengan berbekal kedekatan kita kepada Allah, segala kebutuhan kita Insya Allah akan dicukupinya.

Berumah tangga ibarat naik kapal layar berdua, lautan tidak selalu tenang, lebih sering ombak dan badai menyapa. Dalam berumah tangga permasalah selalu ada, dan harus dihadapi bukan ditinggalkan.

Sahabat Ali ra dan Fatimah ra pun pernah mengalami masalah dalam rumah tangga mereka, diceritakan oleh Sahl bin Saad, bahwasanya Rasulullah SAW pernah datang ke rumah Fathimah. Namun, beliau tidak mendapati Ali. Beliau pun bersabda, “Di mana putra pamanmu?” Fathimah menjawab, “Telah terjadi sesuatu antara aku dan dia. Ia marah, lalu keluar dan tidak qoilulah (tidur siang) di sisiku.”

Kemudian Nabi SAW berkata kepada seseorang, “Coba cari, di mana dia?” orang tersebut datang seraya berkata, “Wahai Rasulullah, ia sedang tidur di masjid.” Nabi pun datang, dan saat itu Ali sedang berbaring. Sementara kainnya telah terjatuh dari sisinya dan debu telah mengenai dirinya. Nabi SAW membersihkan debu tersebut dan bersabda, “Bangunlah wahai Abu Turab, bangunlah wahai Abu Turab,” (Muttafaq alaih).

Pelajaran menarik dari Hadits ini adalah ketika mendapati masalah segera datang ke tempat yang baik, bukan diskotik atau tempat kongkow tapi masjid yang disana tempat bersujud dan diberkahi.

Setiap orang punya masalah yang dihadapi. Suasana yang sedang runyam seperti ini, alangkah indah jika ditundukkan dengan Shalat.

Jika kita ingin Allah membantu di dalam situasi sulit. Solusi untuk melarikan diri dari kesulitan itu jelas: berpegang pada Shalat Wajib, khususnya peliharalah solat subuh dengan berjamaah. Dan tambah dengan ibadah solat di sepertiga malam, jika kita ingin berakhir di posisi yang dimuliakan.

Ketika kita lakukan ini, jangan berpikir Allah seketika melepaska dari masalah. Dia akan membawa kita keluar dari masalah dan memasukan kedalam hal yang hebat. [ ]

Twitter: @JumalAhmad

Usia Khadijah ketika Menikah dengan Muhammad SAW


Terdapat dua pendapat masyhur usia Khadijah ketika menikah yaitu 40 tahun menurut riwayat Al-Waqidi dan 28 tahun menurut riwayat Ibnu Ishaq. Makalah ini memaparkan riwayat dan pendapat tentang periwayatan hadits di atas dan menyimpulkan riwayat Al-Waqidi lebih bagus. Produktifitas wanita dalam melahirkan tidak menjadi alasan dengan kelebihan wanita Arab khususnya Quraisy dalam melahirkan.

PDF Lengkap di Researchgate

Analisa Kebijakan Pendidikan Agama Islam pada Masa Belanda, Jepang dan Orde Lama


Abstrak

Makalah ini dilatarbelakangi ketertarikan penulis terhadap kajian kebijakan pendidikan Islam pada zaman Belanda, Jepang dan Orde Lama. Kesimpulan makalah ini bahwa keberadaan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum mengalami perjalanan panjang dan rumit seiring dengan kondisi sosial politik yang menyertai.

Di masa Belanda pendidikan agama tidak mendapatkan peluang diajarkan di sekolah pemerintah dengan alasan pemerintah bersikap netral dan diskriminatif dengan munculnya ordonansi guru dan ordonansi sekolah liar. Kebijakan Jepang lebih lunak dengan mengizinkan pendidikan agama diajarkan di sekolah. Setelah Indonesia merdeka, secara perlahan posisi PAI di sekolah umum menguat, dari sebelumnya sebagai mata pelajaran pelengkap, tidak wajib, dan tidak menentukan kenaikan kelas, menjadi mata pelajaran inti di setiap jenjang pendidikan.

 

Kata Kunci: pendidikan Islam, sejarah, politik

Full Text PDF di ResearchGate

Merubah Settingan Penulisan dari Kanan ke Kiri di WordPress


WordPress sudah melakukan update terbaru di sistemnya dengan menambahkan settingan penulisan dari Kanan ke Kiri seperti penulisan Arab dan Hebrew.

Tentunya ini mempermudah saudara kita daerah Timur Tengah untuk menulis dengan style mereka.

WordPress secara otomatis akan mendeteksi bahasa yang digunakan dan merubah tampilan bahasanya. Jika anda yang merubah sendiri juga bisa yaitu membuka opsi berikut: Me → App Settings → Interface Language.

Halaman di dashboard tidak akan berubah menjadi settingan Kanan ke Kiri, tapi ketika melihat hasil tampilan blog, nampak seperti di bawah ini.

Settingan Bahasa dari Kanan ke kiri: Bahasa Arab. Terlihat jelas beberapa settingan Twitter, category dan lainnya menjadi bahasa Arab.

Semoga informasi sederhana ini bermanfaat untuk teman WP dimanapun berada.

%d bloggers like this: