Pertengahan Mei lalu, blog sederhana ini telah mencapai umur ke-10. Sepuluh tahun menjadi blogger bukan waktu yang singkat, juga bukan waktu yang cukup panjang. Masih banyak yang harus dibenahi dan dipelajari.

Yang Mengenalkan Blog

Orang yang mempengaruhi saya untuk menulis di blog adalah guru dan ustadz saya, Dr. Ahmad Zain An-Najah semasa saya masih belajar dan menghafal Al-Quran di Pesantren Tinggi Al-Islam, Bekasi. Saat itu beliau baru didaulat menjadi Direktur Al-Islam menggantikan Ust. Farid Ahmad Okbah yang sudah bertahun-tahun menjabat sebagai Direktur. Tidak salah beliau menggantikan Ust. Farid karena beliau baru selesai program doktor di Al-Azhar dengan predikat summa cumlaude.

Beberapa program baru dibuat Ust. Zain untuk mempersiapkan calon dai dari Al-Islam. Di antaranya program tahfidz dan menghafal matan. Waktu itu program tahfidz menjadi wajib bagi semua mahasiswa Al-Islam, jika enggan dipersilahlan keluar program. Dari 25 mahasiswa tersisa 16 orang. Program menghafal matan belum terlalu ditekankan saat masa saya, namun di generasi selanjutnya sudah menjadi program wajib selain Al-Qura’n.

Ust. Farid Ahmad Okbah menerapkan metode belajar ilmu agama yang beliau tetapkan yaitu setiap mahasiswa harus merangkum dan meresume kitab-kitab wajib dan kitab-kitab yang menjadi konsentrasi jurusan. Maka kerjaan kami tiap hari adalah bersama kitab dan komputer, menerjemahkan kemudian meresumenya dan ketika tiba giliran, mempresentasikan di depan dosen dan teman.

Nah, improvisasi dilakukan Ust Zain An-Najah dengan menganjurkan mahasiswa memiliki akun blog untuk menyimpan atau menyebarkan tulisan dan resumenya. Beberapa teman termasuk saya kemudian membuat akun blog dan saya lebih memilih wordpres dari blogspot. Dari sekian teman yang membuat blog, hanya saya yang masih bertahan sampai sekarang.

Orang lain yang memotivasi Saya membuat blog adalah bapak Romi Satrio Wahono ketika beliau menulis buku ‘Dapat apa sih dari Universitas?’. Buku itu tidak membahas komputer yang menjadi keahliannya, malah banyak membahas cara dan tips mengelola ilmu pengetahuan.

Menurut Pak Romi, ilmu pengetahuan itu harus di kelola dan cara terbaik saat ini untuk mengelola ilmu pengetahuan adalah membuat blog.

Dorongan setiap orang membuat blog tentu berbeda-beda. Disini saya mendapuk Ust. Zain An-Najah dan bapak Romi Satrio Wahono sebagai tokoh yang karena mereka saya akhirnya terpikir membuat blog. Saat itu tujuan utama membuat blog untuk mengelola ilmu pengetahuan (knowledge management).

Perjalanan blog selanjutnya banyak saya isi dengan makalah-makalah kuliah di Al-Islam dan tips-tips menghafal Al-Qur’an. Kemudian makalah Pendidikan dan Tarbiyah ketika saya kuliah di Insida selain diary dan kegiatan yang saya dokumentasikan di blog.

Selesai kuliah Saya bergabung dengan Ust. Arifin Jayadiningrat sebagai asiaten beliau dan mendirikan yayasan Aksi Peduli Bangsa yang konsen di pembangunan sosial pendidikan Pedalaman Mentawai dan mendirikan Islamic Character Development yang berfokus pada pengembangan kurikulum dan karakter di sekolah dan pesantren. Kegiatan dan acara APB dan ICD juga mengisi blog ini. Ketika masuk program pasca di SPs UIN, tulisan dan makalah jurnal saya masukkan di kategori ‘Tesis’.

Statistik Blog

Selama sepuluh tahun ini (2010-2020) jumlah kunjungan di blog ini mencapapi 5,187,785 pengunjung. Rata-rata kunjungan perhari selama 2019-2020 mencapai 3000-4000 kunjungan, namun tiga bulan terakhir menurun drastis ke 1000 lebih kunjungan karena sedang fokus di tugas akhir penelitian Tesis.

Jumlah pengikut blog ini juga lumayan banyak. Pengikut blog sebanyak 183 blogger dengan total 1.620 dari blog dan email.

Jumlah artikel di blog ini sudah mencapai 1.441 makalah yang terdiri dari 22 kategori dan 6.931 tag.

Sepinya Dunia Blog Kini

Sepinya dunia blog kini, bahkan di blog orang-orang terkenal pun sulit dijumpai feedback (berupa komen, atau sekadar likes). Mungkin semua orang benar-benar telah bermigrasi ke sosmed mainstream dan semakin kuat gravitasi sosmed mainstream yang amat padat lagi sibuk itu, semakin kuat keinginanku untuk selalu pulang ke rumah blog ini.

Statistik di atas adalah yang saya dapatkan setelah 10 tahun, munkin ke depan saya akan lebih fokus kepada kualitas daripada kuantitas saya berusaha lebih baik lagi dalam menulis, terlebih setelah selesai program Magister, saya merasa dituntut untuk menulis berdasarkan dalil, fakta dan data, bukan syak wasangka apalagi hoaks.

Saya akan lebih berfokus pada kualitas menulis daripada kuantitas tulisan. Jika dalam sebulan dulu bisa sampai 20-an artikel, ke depan mungkin seminggu satu atau dua makalah saya posting. Saya pun juga akan mengedit tulisan-tulisan dahulu yang belum rapi atau belum diberikan gambar yang bagus dan tentu menambahkan keterangan tambahan agar lebih baik.

Saya mengucapkan terima kasih kepada para pembaca yang telah mengunjungi blog sederhana dan tercatat sudah lima juta seratusan pengunjung sampai sekarang. Mohon maaf jika ada salah menulis dan komentar.🙏 [ ]