Juri Sayembara Ilmiah Bangkit Mentawai


Menurut KBBI, Sayembara adalah perlombaan karang mengarang dan sebagainya dengan memperebutkan hadiah. Sayembara biasanya memerlukan keterlibatan penyelenggara dalam menentukan pemenang melalui serangkaian pengujian dan kriteria yang harus dipenuhi oleh peserta sayembara.

Dalam Sayembara Karya Ilmiah Bangkit Mentawai ini ditujukan khusus kepada mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari Mentawai dan sedang belajar/kuliah. Mereka membentuk 1 kelompok yang terdiri dari 5 orang dan membuat karya ilmiah yang dapat menjawab pertanyaan ini.

  1. Apa faktor penyebab keterbelakangan Mentawai dibanding daerah lain di Indonesia?
  2. Sebutkan kelebihan yang dimiliki daerah Mentawai dibandingkan daerah lain dan bagaimana anda mengembangkan kelebihan tersebut? Jelaskan program anda secara detail.
  3. Bagaimana peran serta anda sebagai generasi muda penerus Mentawai? Bentuk pengabdian seperti apa yang anda sumbangkan ke Mentawai?

Meskipun jumlah pendaftar sayembara dan yang ikut ujian belum sesuai namun mereka yang ikut adalah pemuda terbaik Mentawai karena mau membawa perubahan untuk daerahnya sendiri.

Pendidikan di Indonesia merupakan permasalahan yang serius hal ini dikarenakan banyaknya daerah-daerah dan pulau-pulau yang kurang terpantau oleh pemerintah, sehingga terjadi ketidakseimbangan dari pendidikan yang berada di kota dan daerah yang kurang terpantau atau yang lebih sering dikatakan sebagai daerah tertinggal.

Penetapan daerah tertinggal dilakukan berdasarkan usulan menteri dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah. Sebanyak 122 daerah ditetapkan oleh pemeriintah sebagai daerah tertinggal dan salah satunya adalah daerah kepulauan Mentawai.

Penetapan ini terdapat dalam Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019. Menurut perpres ini, pemerintah menetapkan daerah tertinggal setiap lima tahun sekali secara nasional berdasarkan kriteria, indikator, dan sub-indikator ketertinggalan daerah.

Guna mengatasi permasalahan karena tidak meratanya pendidikan di Indonesia maka perlu perhatian khusus dan perbaikan pendidikan di daerah terbelakang, terdepan dan tertinggal. Selain itu juga diperlukan motivasi jiwa bagi masyarakat di Pedalaman agar mereka mau bangkit dari keterpurukan mereka. Sesuai lagu Indonesia raya “Bangunlan Jiwanya Bangunlah Badannya” bahwa pembangunan mental lebih diutamakan dari pembangunan fisik.

Maka Aksi Peduli Bangsa mengadakan Seminar Nasional tentang membentuk karakter leadership dan Entrepreneurship untuk mahasiswa Mentawai secara khusus dan seluruh mahasiswa Indonesia secara umum di STKIP Sumbar bertepatan dengan 28 oktober, hari sumpah pemuda.

Narasumber seminar adalah leader dan entrepreneur handal di bidangnya yaitu:

  1. Bapak Hilmi Panigoro, CEO dari Medco Group, perusahaan minyak terbesar di Indonesia.
  2. Brigjen TNI Mirza Agus, Danrem di Kota Padang.
  3. Tito Dipokusumo, narasumber dari Indosat
  4. Arifin Jayadiningrat, motivator dan ketua Aksi Peduli Bangsa.

Foto kegiatan penjurian kami di Gedung Mandiri Padang.

2 Responses

  1. […] ini bertepatan dengan persiapan saya sebagai panitia seminar leadership dan entrepreneurship di Padang oleh Yayasan Aksi Peduli Bangsa. Semoga acaranya berjalan lancar dan banyak memberikan […]

    Like

  2. […] malam adalah penerbangan saya dari Padang – Jakarta setelah menjadi panitia seminar Kebangkitan Pemuda di SCC STKIP Padang. Acara berjalan lancar dengan dihadiri 1500 mahasiwa Mentawai dan Sumatera […]

    Like

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: