Karakteristik Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif


Quant+Qual+Cartoon+@MattPLavoie

Meme di atas bisa menggambarkan bagaimana perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Ketika memulai penelitian skripsi atau tesis terkadaang kita dipusingkan dengan design penelitian kita, kualitatif atau kuantitatif. Akan lebih mudah jika kita sudah bisa menentukan judul penelitian dalam tiga suku kata, misalnya, saya akan meneliti tentang: Cerai Gugat dalam Islam, Sejarah Ulama di Kuningan Abad IXX, Refleksi dalam Pendidikan Agama Islam. Kemudian dicarikan induk dari judul ini apakah filsafat, manajemen atau sejarah. Dari judul kita bisa mengetahui jenis penelitian yang digunakan apakah Kualitatif atau Kuantitatif.

Lebih jelas lagi bisa kita ketahui dari karakteristik penelitian kualitatif dan kuantitatif berikut ini:

Karakteristik penelitian Kualitatif

  1. Menjawab masalah khusus yang diangkat dari konteks penelitian.
  2. Masalah khusus dalam penelitian disebut fokus.
  3. Fokus yang diteliti lebih mengarah pada proses daripada hasil.
  4. Meneliti fokus yang sifatnya unik.
  5. Menggunakan latar penelitian yang alamiah.
  6. Manusia (peneliti) sebagai alat atau instrumen kunci dalam pengumpulan data.
  7. Rancangan penelitian bersifat sementara.
  8. Tidak mengajukan hipotesis sebelumnya.
  9. Tidak menggunakan konsep sampel.
  10. Pemberi informasi disebut informan.
  11. Pengamatan, wawancara, dan analisa dokumen sebagai teknik utama dalam pengumpulan data.
  12. Data bersifat kualitatif.
  13. Analisis data secara induktif.
  14. Kredibilitas, transferabilitas, auditabilitas, dan konfirmabilitas dalam melihat keabsahan data.
  15. Analisis data dan pelaporannya bersifat deskriptif
  16. Teori dari dasar (grounded theory).

scale

Karakteristik penelitian Kuantitatif

  1. Menggunakan pola pikir deduktif, yang berusaha memahami suatu fenomena dengan cara menggunakan konsep-konsep yang umum untuk menjelaskan fenomena yang bersifat khusus.
  2. Logika yang dipakai adalaha logika positivistik dan menghindari hal-hal yang berdifat subjektif.
  3. Proses penelitian mengikuti prosedur yang telah direncanakan.
  4. Tujuan dari penelitian kuantitatif adalah untuk menyusun ilmu nomotetik yaitu ilmu yang berupaya membuat hukum-hukum dari generalisasinya.
  5. Subjek yang diteliti, data yang dikumpulkan, dan sumber data yang dipakai sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya.
  6. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran dengan menggunakan alat yang objektif dan baku.
  7. Peneliti menempatkan diri secara terpisah dengan objek penelitian, dalam arti dirinya tidak terlibat secara emosional dengan subjek penelitian.
  8. Analisis data dilakukan setelah semua data terkumpul.
  9. Hasil penelitian berupa generalisasi dan prediksi, lepas dari konteks waktu dan situasi.

QualitativeVQuantitative

Selanjutnya, saya sarikan beberapa pandangan dari Prof. Abdul Mujib tentang penelitian humaniora keislaman yang saya dapatkan pada mata kuliah Quantitative Analysis.

Beliau menjelaskan bahwa penelitian humaniora keislaman sangat sedikit, mahasiswa pasca di UIN lebih banyak memilih metode kualitatif daripada kuantitatif. Padahal menurutnya, pemilihan kuantitatif dan kualitatif tergantung pada karakteristik penelitian, bukan semata-mata kecenderungan peneliti. Ironisnya, sebagian peneliti menghindari penelitian kuantitatif hanya karena tidak faham statistik.

Masing-masing metode baik itu kualitatif atau kuantitatif memiliki tempat sendiri yang penting ada kesesuaian dalam penelitian. Pola studi Islam saat ini meniscayakan pendekatan kuantitatif, maka kini saatnya mengembangkan mixed method.

Ada beberapa pendekatan interdisipliner dalam studi agama, yaitu:

  • Filologi
  • Sejarah
  • Fenomenologi
  • Antropologi/ Etnografis
  • Sosiologi
  • Psikologi

Buku yang cukup lengkap memberikan petunjuk bagi mahasiswa yang tertarik dengan studi keagamaan dengan tujun pendekatan studi agama yang paling banyak digunakan di atas adalah ‘Approaches to the Study of Religion‘ oleh Peter Connolly dkk. Masing-masing memiliki titik tekan dan membawa sejumlah asumsi yang berbeda-beda dalam melaksanakan penelitian karena masing-masing pendekatan ini mencakup berbagai perspektif.

Buku ini sudah saya resume dan bisa anda baca atau unduh langsung di akun ResearchGate saya di link ini.

Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, khususnya buat teman-teman yang akan menulis skripsi, tesis atau disertasi.

One Response

  1. 6

    Like

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: