Hukum Melihat Video Mesum dan Porno


Pagi ini membaca tweet dari bapak @ndorokakung yang memperhatikan gejala anak muda sekarang cenderung menyukai konten tidak baik seperti video mesum, dia buktikan dengan menulis nama seseorang yang sedang viral dua hari ini, baru menulis dua huruf awal dari namanya langsung keluar rekomendasi nama yang sedang viral itu.

Oke Zone juga menyebutkan lebih dari 10.000 penelusuran merujuk pada kata kunci “Mahasiswi UI”. Lebih rinci lagi, puncak pencarian kata kunci tersebut terjadi pada pukul 01.00 WIB, pagi tadi. Sementara pencarian tertinggi terjadi pada kata kunci “Video Hana Anisa” yang menampilkan lebih dari 100.000 penelusuran di Google. Pencarian kata kunci ini populer di jam yang sama, yakni pukul 01.00, pagi tadi. Dan pukul 05.00 pagi ini, dengan kata kunci Hana Anisa saya mendapatkan hasil 555.000 dalam waktu 0,33 detik.

Maka dari itu, saya tergerak untuk mengumpulkan beberapa pandangan Agama Islam terkait hal ini untuk mengingatkan bahaya Zina Mata yang bisa menjerumuskan kepada Zina yang lebih parah, bahkan lebih lanjut akan kita temukan keterangan bahwa yang melihat porno tidak akan diterima shalatnya selama 40 hari.

Tulisan pertama adalah tentang Larangan Melihat Aurat dan Zina Mata bersumber dari penjelasan Ustadz Ma’ruf Khozin yang merupakan Wakil Katib Syuriah PCNU Surabaya.

Larangan Melihat Aurat

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَإِذَا زَوَّجَ أَحَدُكُمْ عَبْدَهُ أَمَتَهُ أَوْ أَجِيْرَهُ فَلَا يَنْظُرُ إِلَى مَا دُوْنَ السُّرَّةِ وَفَوْقَ الرُّكْبَةِ فَإِنَّ مَا تَحْتَ السُّرَّةِ إِلَى الرُّكْبَةِ مِنَ الْعَوْرَةِ (سنن الدارقطني – ج 1 / ص 230)

Nabi Saw bersabda: “Jika kalian menikahkan budak laki-laki dengan budak perempuan, atau buruh kerja, maka janganlah melihat ke anggota tubuh di bawah pusar dan diatas lutut. Sebab hal itu adalah aurat” (HR ad-Daruquthni, 1/230. Hadis yang sama diriwayatkan juga oleh Abu Dawud, sanadnya hasan).

Al-Hafidz Ibnu Hajar mengutip dari ulama Syafiiyah:

وَقَالَ النَّوَوِيُّ : أَمَّا النَّظَرُ بِشَهْوَةٍ وَعِنْدَ خَشْيَةِ الْفِتْنَةِ فَحَرَامٌ اِتِّفَاقًا ، وَأَمَّا بِغَيْرِ شَهْوَةٍ فَالْأَصَحُّ أَنَّهُ مُحَرَّمٌ (فتح الباري لابن حجر – ج 3 / ص 371)

“An-Nawawi berkata: Adapun melihat dengan syahwat dan ketika dikhawatirkan adanya fitnah, maka haram berdasarkan kesepakatan ulama. Sedangkan melihat aurat tanpa syahwat, maka pendapat yang kuat adalah haram” (Fath al-Bari, Syarah Sahih al-Bukhari, 3/371).

Diperkuat oleh Syaikh Khatib asy-Syirbini dari kalangan Syafiiyah:

أَمَّا النَّظَرُ بِشَهْوَةٍ فَحَرَامٌ قَطْعًا لِكُلِّ مَنْظُورٍ إلَيْهِ مِنْ مَحْرَمٍ وَغَيْرِهِ غَيْرَ زَوْجَتِهِ وَأَمَتِهِ (مغني المحتاج إلى معرفة ألفاظ المنهاج – ج 12 / ص 40)

“Melihat dengan syahwat sudah pasti haram bagi setiap objek yang dilihat, baik keluarga (mahram) atau lainnya, kecuali istri dan budak perempuan” (Mughni al-Muhtaj 12/40).

Zina Mata

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “الْعَيْنَانِ تَزْنِيَانِ وَالرِّجْلَانِ تَزْنِيَانِ وَالْفَرْجُ يَزْنِي”. رواه أحمد وأبو يعلى وزاد: “واليدان تزنيان”. والبزار والطبراني وإسنادهما جيد (مجمع الزوائد ومنبع الفوائد . محقق – ج 6 / ص 276)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Masud bahwa Nabi Saw bersabda: “Kedua mata berzina, kedua kaki berzina dan farji (alat kelamin) juga berzina” (HR Ahmad, Abu Ya’la, al-Bazzar dan ath-Thabrani, sanad keduanya bagus)

Rasulullah Saw melarang mata melihat hal-hal yang menimbulkan nafsu, termasuk gambar porno, agar tidak menjurus pada zina yang sebenarnya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ان رسول الله صلى الله عليه و سلم قَالَ لِكُلِّ بَنِى آدَمَ حَظٌّ مِنَ الزِّنَا فَالْعَيْنَانِ تَزْنِيَانِ وَزِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالْيَدَانِ تَزْنِيَانِ وَزِنَاهُمَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلاَنِ يَزْنِيَانِ وَزِنَاهُمَا الْمَشْىُ وَالْفَمُ يَزْنِى وَزِنَاهُ الْقُبَلُ وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَالْفَرْجُ يُصَدِّقُ ذَلِكَ أَوْ يُكَذِّبُهُ (مسند أحمد بن حنبل – (ج 2 / ص 343)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw bersabda: Setiap manusia memiliki bagian dari zina. Kedua mata berzina, bentuk zinanya adalah melihat. Kedua tangan berzina, bentuk zinanya adalah genggaman. Kedua kaki berzina, bentuk zinanya adalah berjalan. Mulut berzina, bentuk zinanya adalah mencium. Hati memiliki hasrat dan angan-angan. Alat kelamin akan merealisasikan (zina) atau menggagalkan” (HR Ahmad, Syuaib al-Arnauth mengatakan bahwa sanad ini sesuai kriteria Muslim).

Ditegaskan kembali oleh ahli hadis al-Munawi:

( زِنَا الْعَيْنَيْنِ النَّظَرُ ) قَالَ الْغَزَالِي : وَنَبَّهَ بِهِ عَلَى أَنَّهُ لَا يَصِلُ إِلَى حِفْظِ الْفَرْجِ إِلَّا بِحِفْظِ الْعَيْنِ عَنِ النَّظَرِ وَحِفْظِ الْقَلْبِ عَنِ الْفِكْرَةِ وَحِفْظِ الْبَطْنِ عَنِ الشُّبْهَةِ وَعَنِ الشِّبَعِ فَإِنَّ هَذِهِ مُحَرِّكَاتٌ لِلشَّهْوَةِ وَمَغَارِسُهَا … ثُمَّ قَالَ الْغَزَالِي : وَزِنَا الْعَيْنِ مِنْ كِبَارِ الصَّغَائِرِ وَهُوَ يُؤّدِّي إِلَى الْكَبِيْرَةِ الْفَاحِشَةِ وَهِيَ زِنَا اْلفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَقْدِرْ عَلَى غَضِّ بَصَرِهِ لَمْ يَقْدِرْ عَلَى حِفْظِ دِيْنِهِ ( ابن سعد ) في الطبقات ( طب ) وكذا أبو نعيم والديلمي ( عن علقمة ) بفتح المهملة والقاف ( بن الحويرث ) أو ابن الحارث الغفاري قال الهيثمي : فيه محمد بن مطرف لم أعرفه وبقية رجاله ثقات ورواه القضاعي وقال شارحه العامري : صحيح (فيض القدير – ج 4 / ص 65)

“(Hadis: Bentuk zina mata adalah melihat). Al-Ghazali berkata: Nabi mengingatkan bahwa seseorang tidak bisa menjaga alat kelaminnya kecuali dengan menjaga matanya dari penglihatan. Juga menjaga hati dari berfikir. Juga menjaga perut dari makanan syubhat dan kenyang. Sebab kesemua hal ini dapat menggerakkan syahwat dan tempat tumbuh suburnya syahwat. Al-Ghazali kemudian berkata: Zina mata merupakan yang terbesar dari jenis dosa-dosa kecil yang dapat menyebabkan melakukan dosa besar yang buruk, yaitu zina kelamin. Barangsiapa tidak mampu menjaga matanya maka ia takkan mampu menjaga agamanya (HR Ibnu Sa’d dalam Thabaqat dari Alqamah, al-Haitsami berkata: Di dalam sanadnya ada Mutharrif, saya tidak mengetahuinya, perawi lainnya terpercaya. Juga diriwayatkan oleh al-Qudhai, al-Amiri berkata: Hadis sahih)” (Faidl al-Qadir 4/65)

Selanjutnya keterangan dari KH. Ovied.R- Wakil Ketua Dewan Fatwa Al Washliyah orang yang meremehkan perihal syahwat Sex maka Allah Saw tidak menerima shalat dan do’anya selama 40 hari lamanya.

Beliau menyebutkan hadits Nabi sebagai berikut:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : “من نظر إلى عورة أخيه متعمدا لم يقبل الله له صلاة أربعين يوما ، ولم تستجب له دعوة أربعين صباحا” (أنظر ص : ٨٣ [كتاب روح السنة و روح النفوس المطمئنة لسند العارفين وقطب المحررين سيدي أحمد بن إدريس رضي الله عنه] مجموعة أحزاب و أوراد ورسائل ، تأليف و جمع قطب دائرة التقديس السيد أحمد بن إدريس الحسني المغربي من أكابر أولياء و علماء القرن الثالث عشر للهجرة المولود: ١١٧٢-١٢٥٣ هجرية)

Rasululah Saw bersabda : “Barangsaiapa melihat ‘aurat saudaranya (melihat gambar/film porno, dll) dengan sengaja, tidak diterima Allah Swt Shalatnya selama 40 hari, dan tidak diterima do’anya selama 40 subuh (hari)” (Lihat halaman: 83 Kitab Ruh As-Sunnah wa Ruh An-Nufus Almuth-mainnah Sanad Saidi Ahmad bin Idris r.a Alhasani Almaghribi)

Hadis di atas sesuai dengan ancaman Allah Swt di dalam Alqur’an bahwa seseorang yang tidak memiliki etika akhlak akan menghapuskan amal ibadahnya tanpa ia sadari. Allah Swt berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَتَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلاَتَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَن تَحْبَطَ أَعْمَالَكُمْ وَأَنتُمْ لاَتَشْعُرُونَ {الحجرات [٤٩] : ٢}

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari (QS. Alhujarat [49] : 2)

Kalimat ayat di atas (أَن تَحْبَطَ أَعْمَالَكُمْ وَأَنتُمْ لاَتَشْعُرُونَ ; akan menghapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari) memberikan mafhum bahwa suara tinggi (keras) yang ditujukan kepada Rasulullah Saw saja dapat menghapus pahala ibadah kita tanpa disadari, apa lagi jika kita mengumbar syahwat sex yang martabat hinanya jauh lebih buruk daripada suara yang ditinggikan kepada Rasulullah Saw.

Adakah Hukuman Bagi Orang Yang Menonton Video Mesum

Mengutip artikel dari Era Muslim bahwa tidak ada nash yang secara tegas menyebutkan bahwa orang yang melihat atau menyaksikan aurat orang lain, seperti menonton film porno ini dikenakan hukuman (hadd) akan tetapi si pelakunya harus diberikan ta’zir (diserahkan kepada Qadhi/hakim untuk memberikan sangsinya) dan tidak ada kewajiban baginya kafarat.
Ibnul Qoyyim mengatakan,”Adapun ta’zir adalah pada setiap kemaksiatan yang tidak ada hadd (hukuman) dan juga tidak ada kafaratnya. Sesungguhnya kemaksiatan itu mencakup tiga macam :

1. Kemaksiatan yang didalamnya ada hadd dan kafarat.
2. Kemaksiatan yang didalamnya hanya ada kafarat tidak ada hadd.
3. Kemaksiatan yang didalamnya tidak ada hadd dan tidak ada kafarat.

Adapun contoh dari macam yang pertama adalah mencuri, minum khomr, zina dan menuduh orang berzina. Sedangkan contoh dari macam kedua adalah berjima’ pada siang hari di bulan Ramadhan, bersetubuh saat ihram.Dan contoh dari macam yang ketiga adalah menyetubuhi seorang budak yang dimiliki bersama antara dia dan orang lain, mencium orang asing dan berdua-duaan dengannya, masuk ke kamar mandi tanpa mengenakan sarung, memakan daging bangkai, darah, babi dan yang sejenisnya. (I’lamul Muwaqqi’in juz II hal 183)

Diakhir tulisan ini saya ingin menuliskan nasehat dari KH. Ovied.R agar kita bertaubat untuk membersihkan hati dan diri setiap saat agar tidak tergelincir dalam kesesatan baik yang datangnya dari golongan jin dan manusia, Allah Swt befirman:

سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَاْلأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا بِاللهِ وَرُسُلِهِ ذَلِكَ فَضْلُ اللهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ وَاللهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ {٢١} (الحديد [٥٧] : ٢١-٢٤)

“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Alhadid [57] : 21-24).

Ayat Alqur’an di atas menganjurkan kita untuk bertaubat yang ganjarannya begitu besar, namun jika kita menunda-nunda dan meremehkan taubat, Allah Swt tidak akan menjamin apakah akhir hayat kematian kita menjelang sakratul maut dalam golongan orang-orang yang baik atau buruk, sebagaimana Allah Swt berfirman:

وَءَاخَرُونَ مُرْجَوْنَ لأَمْرِ اللهِ إِمَّا يُعَذِّبَهُمْ وَإِمَّا يَتُوبَ عَلَيْهِمْ وَاللهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ {التوبة [٩] : ١٠٦}

“Dan ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan (agar mau bertobat) sampai ada keputusan Allah; adakalanya Allah akan mengazab mereka dan adakalanya Allah akan menerima taubat mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS. Attaubah [9] : 106)

Lantas bagaimana jika kita selalu berulang-ulang melakukan maksiat, dan berulang-ulang pula melakukan taubat (Tomat; tobat maksiat), apakah taubat kita akan diterima oleh Allah Swt? Selagi niat, kesungguhan dan sabar, banyak bersedekah yang selalu kita lakukan agar Allah Swt menerima taubat kita, insya-Allah pintu rahmat terhadap tobat yang kita lakukan akan diterima oleh Allah Swt.

Saya mengajak pembaca untuk mengingat siapa kita dan darimana kita? Sebagai orang Islam kita adalah Hamba Allah SWT yang diperintahkan untuk beribadah kepada-Nya, Ibadah itu bukan untuk Allah tetapi manfaatnya kembali kepada diri kita sendiri karena kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan di akhirat, kehidupan di dunia hanya sementara, hanya tempat mengumpulkan pahala.

Kita manusia berasal dari tanah liat yang hina, akan mulia jika kita beribadah kepada Allah dengan sebaik-baiknya. Mari takut kepada Allah, Dia Maha Mengetahui apa yang kita tampakkan dan apa yang kita sembunyikan. Terima kasih.

***

Situs Kriminologi menyebutkan laporan bahwa dalam video YouTube bukan dia tetapi orang lain. Berikut penuturannya.

“Yang di video itu bukan aku. Iya, aku enggak tahu kenapa tiba-tiba disangkutin sama namaku,” ujarnya, Jumat, 27 Oktober 2017.

Kriminologi juga mencoba memastikan jika Hanna sudah melihat video itu. Pasalnya, ada dua video yang menyebut nama Hanna dalam video tersebut.

Udah nonton, kameranya enggak terlalu bagus tapi memang agak mirip sama aku (dalam salah satu video),” katanya.

[ ]

Sumber:
Gara-Gara Video Mesum Hana Anisa Paling Dicari di Google, Nih Buktinya!https://techno.okezone.com/read/2017/10/26/207/1802665/gara-gara-video-mesum-hana-anisa-paling-dicari-di-google-nih-buktinya diakses 27 Oktober 2017

Hukum Nonton Film Porno https://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/hukum-nonton-film-porno.htm#.WfJiHLVpHIU diakses 27 Oktober 2

Nonton Film Porno Tertolak Sholat dan Do’anya Selama 40 Hari http://kabarwashliyah.com/2016/09/30/nonton-film-porno-tertolak-sholat-dan-doanya-selama-40-hari/ diakses 27 Oktober 2

https://kriminologi.id/hard-news/cyber-crime/eksklusif-pengakuan-hanna-anissa-soal-video-porno-mahasiswi-ui diakses 28 Oktober 2017

Tweet @ndorokakung

2 Responses

  1. Yah, itulah faktanya, baik muslim maupun tdk, urusan yg begituan pling demen, sekalipun nasihat agama atau nasihat moral yg baik itu jlas2 baik adanya.

    Pertanyaannya, ini pertanda ap ya?

    Like


    • https://polldaddy.com/js/rating/rating.js
      https://polldaddy.com/js/rating/rating.jsKita tidak lantas meminggirkan peran agama. Agama dengan pendekatan akhlak yang benar akan mampu mengubah akhlak karena merubah mulai dari diri sendiri, mulai dari internal bukan eksternal.
      Orang zaman sekarang cenderung dipengaruhi faktor eksternal dalam berbuat sehingga mudah ikut orang Dan tidak punya pendirian mana yang baik buat dia, mana yang buruk buat dia.
      Ini pertanda gagalnya para guru dan orang tua dalam membina akhlak dan karakter anak. Mesti ada kajian mendalam tentang karakter dan akhlak dan aplikatif dalam kehidupan sehari hari.

      Guru yang sulit berintrospeksi umumnya melahirkan murid yang mudah mencela, demikian tampak dalam realitas.

      Like

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: