Kedok Kebenaran


Hidup di dunia 1 x
Bekal hidup abadi.
Maka jangan hanya berbuat baik tapi berbuatlah yang terbaik dalam bekerja apapun.
100% untungnya untuk pribadi kita saat jasad dibalut dengan kain kafan.

Jadikan semua perbuatan kita yang terbaik untuk bekal kematian.

Mulailah segala perbuatan dengan bismillah. Agar selalu ingat Tujuan hidup adalah pengabdian kepada ALLAH.

Nafsu Fujur : jiwa yang mengajak keburukan atau kemaksiatan.
Nafsu Takwa : jiwa yang mengajak kebaikan atau ketaatan.

Keduanya selalu berperang.
Jiwa Takwa mengajak untuk berbuat Lillahi taala. Mengabdi kepada Allah arti Allah sajalah yang kita sembah.
HANYA ALLAH YANG DIBESARKAN.

Realita dalam diri kita selalu beda dengan konsep kehidupan yang kita sudah sepakati bahwa BEKERJA LILLAHI TAALA.

Saat saya berjuang di Mentawai pasti ada cacian hinaan dan bahkan ancama hidup. Itu semua sangat mudah kita lewati bila kita JALANI APA YANG SUDAH jadi pegangan hidup yaitu LILLAHI TAALA.
Hanya Allahlah yang kita besarkan.
Bukan diri saya.
Bukan nama baik saya.

Akan tetapi…..
Bagi yang sudah tahu pegangan hidup lillah dalam tataran realita, kenyataannya AMAT SERING melepas dari pegangan filsafat tersebut.

Buktinya gampang marah.
Mudah tersinggung.
Sering ribut dengan pasangan hidup.
Sering memarahi anak.

Itu semua karena gerakan Fujur.

Bila ada kritikan, jiwa fujur berontak menolak. Ngambek, mutung, ogah bekerja, malas berbuat, bahkan melakukan sesuatu jadi terpaksa dalam bekerja baik dikantor kantor atau dimanapun tempat bekerja kita.

Apalagi bila ada hinaan, jiwa fujur membakar kita untuk menghajar habis pihak yang menghina. Apalagi bila ada ancaman.

Jiwa fujur berkedok atas nama kebenaran.
Jiwa fujur berkedok atas nama harga diri.
Jiwa fujur berkedok atas nama keselamatan diri.

Mari diagnosa diri kita…
Apakah terjadi itu semua di dalam hidup kita ?

Kita harus mampu menaklukan jiwa fujur…

Sehingga rumah kita bersama keluarga menjadi Jannati… surgaku..

Sehingga di manapun kita bekerja menjadi Jannati.. selalu berbuat yang terbaik.

Agar menjadi jiwa yang tenang. ..

Growth mindset.. menerima kritikan.
Bekerja yang terbaik.
Bersabar dalam menghadapi masalah hidup.
Banyak zikir baca alQuran ingat tujuan hidup.
Tingkat sholat sunah.
Banyaklah mendengar kan AlQuran.

Semoga kita tetap bekerja karena Allah tidak mudah mutung, marah, ngambek, hanya karena Fujur berkedok kebaikan

Semoga kita tetap semangat berbuat yang terbaik

Amin ya Robal alamin

*Islamic Motivation oleh Ust Arifin Jayadiningrat Direktur Islamic Character Development – ICD

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: