Pengalaman Membuat Profile dan Cara Mudah Upload Makalah di Google Scholar


Pengalaman membuat profile di Google Scholar berawal ketika saya melihat profile dari Bapak Akhmad Sudrajat yang banyak menulis tentang Pendidikan, Bimbingan dan Konseling, di profilenya beliau memasukkan beberapa artikel dari blognya, saya pun tertarik dan mencoba membuat profile di Google Scholar.

Dari hasil penelusuran, saya mendapatkan informasi yang semoga berguna tentang manfaat membuat profil di Google Scholar. Berikut keterangan yang saya dapatkan.

  • Sebagai branding personal dalam bidang tertentu, karena Google scholar adalah mesin pengindex untuk makalah, buku dan karya-karya cendekia lainnya dalam bentuk tertulis. Selain google mesin index = scopus, Copernicus, ProQuest, IEEE-Xplore, ANED dll.
  • Meningkatkan visibilitas di dunia maya, Visibilitas di google scholar ini juga menjadi parameter dalam penilai rangking seorang individu (peneliti/ dosen/ mahasiswa) versi webometric.
  • Visibilitas juga membantu meningkatkan penilaian oleh lembaga pemeringkat perguruan tinggi dunia seperti THES, sebab salah satu kriteria pemeringkatan perguruan tinggi adalah jumlah citation index yang dikumpulkan oleh mesin pencari.

Lebih jelas, silahkan lihat tabel berikut tentang perbandingan Google Scholar dan Normal Google.


Beberapa poin yang perlu diperhatikan.

  • Kita wajib punya akun e-mail google.
  • Email yang terverivikasi berakhiran ac.id, or.id,org ataupun com.
  • Setting akun google scholar menjadi “manual” (istilahnya sebagai filter karya tulis), berdasarkan pengalaman salah satu penulis di suatu artikel adalah banyak tulisan yang bukan karya kita masuk ke gogle scholar kita jika kita pilih otomatis.

Cara agar dokumen ilmiah yang di upload, di indeks oleh Google Scholar.

  • Teks lengkap dari paper disimpan dalam PDF (Portable Document Format) yang memiliki file dengan kodenama “.pdf”Judul paper ditampilkan dengan huruf berukuran besar pada bagian atas halaman pertama.
  • Untukpemakai MS Word, gunakan pilihan style ‘Title’ atau ukuran huruf minimal 24 point.
  • Nama penulis dibuat persis dibawah judul pada baris baru yang terpisah dengan style ‘Heading 1’ atauhuruf dengan ukuran 16 – 23 point.
  • Buat bagian Daftar Pustaka dengan judul “References” atau “Bibliography” pada akhir paper.Referensi pada tubuh artikel menggunakan format “[1] – [2] – [3]” dan diambil dari menu ‘references’pada MS Word.
  • Ukuran file PDF tidak lebih dari 5 MB, karena untuk ukuran tersebut sudah harus dimasukkan ke GoogleBooks.
  • Cukup dengan format tersebut, robot pencari pada server Google Scholar akan menemukan dokumen/papertersebut dalam beberapa minggu.

Pengalaman pertama membuat profile kemarin saya memasukkan link dari artikel blog saya tanpa menjadikannya file berbentuk .PDF dan itu kesalahan terbesar saya. Setelah mencari info lebih lanjut, agar terindeks harus upload dokumen di media ilmiah yang berbeda seperti academia dan researchgate, dan setalah saya lihat lagi profile bapak Achmad Sudrajat, beliau upload artikel di academia kemudian di keterangan di GS beliau masukkan link dari blognya.

Tulisan yang disarankan terkait cara membuat profil Google Scholar.

  1. Panduan Membuat Profile Google Scholar. Link: http://research.ui.ac.id/research/wp-content/uploads/2017/02/Panduan-Membuat-Profil-Google-Scholar.pdf diterbitkan Januari 2017
  2. Mendaftarkan artikel pada Google Scholar. Link:http://musa.blog.undip.org/2016/03/31/mendaftarkan-artikel-pada-google-scholar/ ditulis 31 Maret 2016.
  3. Memasukkan dan menghapus artikel dari Google Scholar. Link: http://ilmukomputer.org/2014/01/16/memasukkan-dan-menghapus-artikel-dari-daftar-profil-google-scholar/ ditulis 16 Januari 2014
  4. Help about Google Scholar. Link: http://sites.uhd.edu.iq/chya-kareem/help_gs
  5. Jurnal oleh Anne-Wil K. Harzing tentang Google Scholar as a new source for citation analysis. Link PDF

Memanfaatkan OSF untuk publikasi dan terindeks Google Scholar

Hari ini banyak media online yang menyediakan ruang untuk meletakkan paper kita yang membuatnya menjadi mudah untuk diakses orang pembaca lain. Saya menggunakan OSF untuk membagi paper saya yan tidak diterbitkan dalam prosiding atau masih dalam prosiding namun berbentuk print out. Linknya dapat diakses di sini: https://osf.io/?goodbye=true

OSF tidak hanya menawarkan ruang untuk berbagi file publikasi namun juga bisa mengenerate DOI untuk publikasi kita yang belum memiliki DOI. Keunggulan lain dari OSF ini adalah prosesnya sangat cepat. Hanya kurang dari 3 hari, publikasi yang diupload akan terindeks oleh google scholar dan selanjutnya bisa anda tambahkan di google scholar profile anda. DOI juga bisa digenerate langsung.

Tampilan OSF

OSF

Open Science Framework

Tampilan Dashboard OSF

dashboard OSF

Lebih lengkapnya bisa dibaca di Slide berikut:

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: