• Selamat datang di blog Jumal Ahmad. Saya sedang meneliti tentang Meta-Level Reflection dalam Pembangunan Karakter. Semoga dimudahkan dan bermanfaat.

  • Categories

Paradigma Dan Pandangan Hidup Islam (Islamic Worldview)


Istilah paradigma tergolong sangat jarang digunakan dalam percakapan yang kita lakukan sehari – hari. Meskipun begitu, kita tetap harus mengetahui makna / arti kata paradigma yang sebenarnya, sehingga ketika istilah ini digunakan, kita dapat mengetahui apa makna / artinya.

Paradigma dalam disiplin intelektual adalah cara pandang orang terhadap diri dan lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir (kognitif), bersikap (afektif), dan bertingkah laku (konatif). Paradigma juga dapat berarti seperangkat asumsi, konsep, nilai, dan praktik yang di terapkan dalam memandang realitas dalam sebuah komunitas yang sama, khususnya, dalam disiplin intelektual.

Kata paradigma sendiri berasal dari abad pertengahan di Inggris yang merupakan kata serapan dari bahasa Latin pada tahun 1483 yaitu paradigma yang berarti suatu model atau pola; bahasa Yunani paradeigma (para+deiknunai) yang berarti untuk “membandingkan”, “bersebelahan” (para) dan memperlihatkan (deik).

Paradigma diartikan sebagai anggapan paling mendasar yang menentukan cara berfikir, cara mengandaikan dan cara bekerja penganut teori yang menggunakannya.

Istilah paradigma cenderung merujuk kepada dunia pola pikir atau pun teknis penyelesaian masalah yang dilakukan oleh manusia.

Istilah yang satu ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuan bernama Thomas Kuhn melalui buku buatannya yang berjudul The Structure of Scientific Revolution.

Saat pertama kali diperkenalkan, istilah Paradigma tidak dijelaskan secara gamblang oleh Thomas Khun. Konsep ini kemudian dipopulerkan oleh Robert W Friedrichs dalam bukunya a sociology of sociology. Tujuan utama Kuhn dalam bukunya The Structure of Scientific Revolution adalah menantang asumsi yang berlaku umum dikalangan ilmuan mengenai perkembangan ilmu pengetahuan.

Kalangan ilmuan umumnya berpendirian bahwa perkembangan atau kemajuan ilmu pengetahuan terjadi secara kumulatif. Kuhn membuat tesis yang membantah itu, menurutnya ilmu pengetahuan bukanlah terjadi secara kumulatif tetapi secara revolusi.

Kuhn melihat bahwa ilmu pengetahuan pada waktu tertentu didominasi oleh satu paradigma tertentu. Yakni suatu pandangan yang mendasar tentang apa yang menjadi pokok persoalan (subject matter) dari satu cabang ilmu.

Pada waktu itu, paragima hanya diutarakan sebagai termonologi kunci yang dipakai dalam model perkembangan ilmu pengetahuan saja. Paradigma masuk dalam alam fisik/ science. Ketika ada gejala alam yang tidak bisa diterangkan oleh normal science maka timbul new science dan muncul paradigma baru dan terjadilah paradigm shift.

Wordlview berbeda dengan paradigma. Worldview lebih dalam dari paradigma. Prof Bambang Sugiharto menyamakan worldview dengan falsafah dan ideologi yaitu sistem gagasan dasar/pokok mengenai kehidupan yang dihayati sebagai pegangan.

Paradigma bisa berubah-ubah sementara worldview sifatnya tetap dan tidak akan pernah bisa berubah misalnya seperti kiblat, rukun iman, islam, solat lima waktu ini tidak bisa berubah.

Islamic Worldview adalah pandangan hidup Islam yang tidak berubah oleh ruang dan waktu. Ia merupakan usul Islam, muhkam Islam, tsawabit islam dan intipati Islam.

Termasuk dalam Wordlview adalah fisik, metafisik, kewujudan dan perbincangan tinggi dalan kalam. Metafisik dalam Islam banyak dibahas oleh mutakallim, filosof dan ahli tasawuf.

Fundamental element of Islamic Wordlview (unsur unsur mendasar dalam Wordlview islam: the nature of God (ma’rifatullah), the nature of revelation (wahyu), the nature of his creation (alam), the nature of man and his psychology of human soul (manusia dan psikologi jiwa manusia), the nature of knowledge (ilmu pengetahuan), the nature of religion (agama), the nature of freedom (kebebasan), the nature of value and virtues (nilai dan akhlak), the nature of happines (bahagia)

Pergeseran paradigma (shifting paradigm) tidak terjadi pada elemen fundamental worldview Islam. Namun yang berubah hanyalah interpretasi dan elaborasi di sekitar worldview yang mana adalah suatu keharusan karena berkembangnya zaman dan wilayah yang berbeda-beda namun tetap bersumber pada sumber yang tidak berubah, yaitu Al Qur’an dan Hadits.

*mohon maaf paparan kami belum lengkap, insya Allah akan terus dilengkapi.

Sumber:

Wikipedia/paradigma

Filsafat Ilmu, Bambang Sugiharto

Struktur Pemikiran Islam, Ugi Suharto

%d bloggers like this: