Struktur Pemikiran Islam


riba-696x460

Islam memiliki struktur pemikiran yang unik dan kompleks. Struktur tersebut membantu kita untuk lebih bijak dan tepat dalam memahami suatu masalah.

Struktur pemikiran Islam dibahas dalam spesial lecture yang disampaikan Prof. Dr. Ugi Suharto, pendiri INSISTS dan dosen di university college of Bahrain di ruang kajian INSISTS Kalibata.

Berikut ini coba kami sampaikan dalam catatan poin poin dibawah ini.

Struktur Pemikiran Islam ada empat. 1. Ru’yah/ Wordlview 2. Kalam 3. Fiqih 4. Politik, ekonomi dan sosial

1. Wordlview

  • Kata Worldview berasal dari bahasa Jerman, bukan Inggris. Secara bahasa berarti pandangan dunia, namun cakupannya meliputi dunia fisik (syahadah) dan metafisik (ghaib)/ dunia dan akhirat.
  • Bahasa Melayu menyebut Wordlview dengan pandangan alam/pandangan dunia. Bahasa Indonesia menyebutkan dengan Pandangan hidup dan dalam bahasa Arab disebut رؤية الإسلام للوجود sebagian orang Arab menyebut dengan نظرة الإسلام للكون namun penggunaan kata ini tidak benar karena نظرة berarti teori dan الكون adalah ciptaan Allah, berasal dari kun Allah. Dalam bahasa Inggris, Wordlview disebut dengan The Islamic vision of existence, reality and truth (visi Islam yang membahas tentang wujud, realitas dan kebenaran)
  • Termasuk dalam Wordlview adalah fisik, metafisik, kewujudan dan perbincangan tinggi dalan kalam. Metafisik dalam Islam banyak dibahas oleh mutakallim, filosof dan ahli tasawuf.
  • Islamic Worldview adalah pandangan hidup Islam yang tidak berubah oleh ruang dan waktu. Ia merupakan usul Islam, muhkam Islam, tsawabit islam dan intipati Islam.
  • Fundamental element of Islamic Wordlview (unsur unsur mendasar dalam Wordlview islam: the nature of God (ma’rifatullah), the nature of revelation (wahyu), the nature of his creation (alam), the nature of man and his psychology of human soul (manusia dan psikologi jiwa manusia), the nature of knowledge (ilmu pengetahuan), the nature of religion (agama), the nature of freedom (kebebasan), the nature of value and virtues (nilai dan akhlak), the nature of happines (bahagia)
  • Wordlview berbeda dengan paradigma. Paradigma muncul dari sejarawan Fisika bernama Thomas Kuhn dan paradigma masuk dalam alam fisik/ science. Ketika ada gejala alam yang tidak bisa diterangkan oleh normal science maka timbul new science dan muncul paradigma baru dan terjadilah paradigm shift.
  • Paradigma bisa berubah-ubah sementara worldview sifatnya tetap dan tidak akan pernah bisa berubah misalnya seperti kiblat, rukun iman, islam, solat lima waktu ini tidak bisa berubah.
  • Pergeseran paradigma (shifting paradigm) tidak terjadi pada elemen fundamental worldview Islam. Namun yang berubah hanyalah interpretasi dan elaborasi di sekitar worldview yang mana adalah suatu keharusan karena berkembangnya zaman dan wilayah yang berbeda-beda namun tetap bersumber pada sumber yang tidak berubah, yaitu Al Qur’an.

2. Kalam

  • Salah sati sifat Allah adakah Kalam.
  • Imam Abu Hanifah menyebut kalam dengan Fiqhul Akbar.
  • Kalam adalah bagaimana mengungkapkan wordlview dengan perkataaan. wolrdwiew masuk dalam tataran mental konsep, perenungan, ketika diuraikan dalam kata-kata, dia membutuhkan kalam.
  • Penguraian Worldview ada yang benar dan ada yang salah, dan pertama kali memunculkan kalam dari kelompok yang salah yaitu Muktazilah. Para Sahabat tidak berkalam, mereka berpegang pada worldview yang ada dan mengamalkan langsung worlview itu, tapi tidak dibincangkan, yang paling banyak memulai perbincangan Kalam adalah Muktazilah. Niat mereka bagus ingin menjelaskan Islam dan Tuhan dengan rasional, terutama ketika berhadapan dengan orang yang baru masuk agama Islam ketika membandingkan konsep agama mereka dahulu dengan konsep Islam, namun mereka berlebihan sehingga menjadikan nash sebagai nomor dua. Contoh sifat-sifat Allah ditiadakan yang ada hanyalah Zat Allah.
  • Muktazilah mengatakan bahwa dzat Allah itu Esa dan Qadim. Jika sifat Allah bukan Zat Allah berarti makhluk ciptaan Allah, maka akan banyak yang qadim karena sifat Allah ada banyak dan hal tersebut telah melanggar prinsip Tauhid. Maka muktazilah berkesimpulan bahwa zat Allah sama dengan sifat sifat Allah. Teori ini bertentangan dengan paham Ahlussunnah yang mengatakan bahwa Al-Quran adalah kalamullah. Maka uncuk mengcounter pemikiran tersebut lahirlah ilmu kalam, hasil perdebatan antara muktazilah dan non muktazilah.

3. Fiqih

  • Perbincangan kalam dalam fiqih juga ada. Memahami fiqih ada dua thariqah 1. Thariqatul Fuqaha’ 2 Thariqatul Mutakallimun.
  • Ushul Fiqih berbicara tentang: Mashadirul Ahkam, Dalalah Qauliyah: dhahir, nash, manthuq, mafhum, ibaratun nash, dhahir nash dll , Hukum: syari’i, taklifi, wadh’i, Mahkum Alaih: Manusia, Mahkum Fiih, Hakim (sumber hukum).
  • Perbincangan kalam dalam ushul fiqih contohnya dalam masalah Hakim, terdapat tiga pendapat dari Muktazilah, Asairah dan Maturidiyah.
  • Apakah perbedaan Mazhab itu perpecahan? bukan, justru dengan perbedaan, perpecahan diperkecil dengan hanya empat pendapat mazhab saja.
  • Setiap mazhab punya ushul sendiri. Contohnya, Imam Syafi’i belajar kepada Imam Malik, Imam Malik memiliki ciri khas sendiri dengan mengambil sumber hukum dari amalan ahlu madinah, adapun Imam Syafi’i mengambil sumber dari khabar atau sunnah, Jika ada khabar yang diriwayatkan dari orang yang tsiqah, itulah sunnah.
  • Mazhab yang ada dalam islam bukan masalah, justru dengan adanya mazhab, umat Islam berfikir secara sistematis, jika tidak bermazhab maka cara berfikirnya bukan sistematis tapi eklektis.
  • Hari ini terjadi penyempitan pemikiran fiqh. Islam yang luas dipersempit kepada fiqh, fiqh dipersempit lagi hanya kepada hadits, hadits dipersempit lagi kepada hadits shahih saja yang dipakai, dan hadits shahih juga dipersempit lagi menjadi hadits shahih yang dishahihkan oleh Syaikh Al Albani.
  • Hadits ada dua: riwayah dan riwayah. Dirayah berarti meletakkan hadits dalam konteks hukum, Imam Al-Ghazali meskipun bukan ahli hadits tetapi beliau menguasai dalam masalah istimbath hukum. Hadits Riwayah terbagi menjadi dua yaitu Maqbul dan Mardud. Hadits Maqbul terbagi menjadi tiga yaitu Shahih, Hasan dan Dhaif. Hadits Mardud = Hadits Maudhu’ tidak diterima.
  • Muncul sikap menjadikan hadits dhoif seperti hadits mawdhu’, padahal hadits dhoif pun masih dapat dipakai pada tempat dan kondisi yang tepat. Imam Ahmad mengatakan bahwa hadits dhaif lebih kuat dari Ijtihad, hadits dhaif juga bisa dipakai dalam masalah adab, akhlak dan fadhailul a’mal.

4. Politik, Ekonomi dan Sosial

  • Struktur dalam pemikiran Islam yang terakhir dan paling bawah adalah Siyasah dan Kemasyarakatan. Struktur tersebut mencakup Politik, ekonomi dan sosial. Walaupun berada pada struktur terbawah dari struktur pemikiran Islam, namun dampaknya sangat besar, seperti pertumpahan darah, perang, fitnah, permusuhan dan dendam kesumat, dan munculnya berbagai kelompok yang saling bermusuhan.
  • Dalam ekonomi juga ada mazhab, seperti mazhab sosialis dan kapitalis, kemudian kapitalis terbagi menjadi dua lagi yaitu liberalisme dan neo liberalisme.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Kajian ini memberikan wawasan baru agar kita lebih fair lebih isnhaff dalam menyikapi masalah. Boleh saja kita punya perbedaan dalam masalah fiqih, tapi hendaknya kita bawa ke atas lagi bawah worldview kita sama, tuhan kita Allah dan kiblat kita Ka’bah. Berbagai konflik yang ada sering disebabkan karena ketidakmampuan kita dalam melihat suatu masalah dan meletakkannya sesuai dengan level struktur yang tepat.

Dr. Ugi Suharto memberi lima catatan penutup yang perlu dilakukan kaum Muslim saat ini untuk merajut persatuan:

  1. Kembali kepada pemikiran worldview
  2. Dalam pemikiran kalam: berpegang kepada kalam ahlusunnah mayoritas sambil menghormati kalam minoritas, dan bersikap prihatin dengan kalam-kalam lainnya.
  3. Dalam pemikiran fiqh: beramal dengan salah satu mazhab fiqh dan menjaga adab terhadap yang berbeda pendapat dalam masalah cabang dan ranting.
  4. Dalam pemikiran siyasah dan kemasyarakatan: kembalikan pada pemikiran-pemikiran yang lebih tinggi.
  5. Tolong menolonglah dalam kebaikan dan takwa.

Sumber: Kajian dan Makalah Special Lecture bersama Prof. Dr. Ugi Suharto di INSISTS.

Hamka dan Tafsir Al-Azhar


Buya Hamka

Hamka bukan seorang otodidak, beliau juga belajar ke beberapa guru dan kyai. Dalam bidang tafsir, Hamka belajar kepada Ki Bagus Hadikusumo di Yogyakarta pada tahun 1924-1925 M.

Metode Tafsir Hamka

  • Mendialogkan teks dengan realita yang dialami untuk menguatkan ayat, sehingga ayat yang dibahas menjadi hidup dan relevan untuk zaman sekarang.
  • Terpengaruh dengan Tafsir Al-Manar.
  • Menggabungkan riwayat dan dirayat.
  • Tidak terikat oleh fanatisme mazhab dan mentarjih dari berbagai mazhab/konklusi hukum.
  • Berpegang pada riwayat Al-Quran dan Hadits dalam masalah ghaib dan israiliyat/mubham.
  • Tafsir modern yang menjadikan Al-Quran sebagai sumber hidayah (ittijah al-hudaai)

Motivasi Hamka menulis Tafsir Al-Azhar

  • Munculnya generasi pemuda muslim Melayu yang ingin belajar Islam lebih mendalam.
  • Menyiapkan kader kader da’i yang profesional.
  • Hutang budi kepada Al-Azhar Mesir yang memberikannya gelar honoris causa.

Sumber Tafsir

  • Al-Quran
  • Hadits
  • Aqwal Sahabat, Tabi’in.
  • Tafsir Ma’tsur.
  • Tafsir bir Ra’yi Jaiz.
  • Tafsir bi Laun Al-Adabi Al-Ijtima’i.

Sumber:

Kajian Insits: Seminar Sehari Warisan Intelektual dan Keulamaan Buya Hamka oleh Fahmi Salim, MA.

 

Materi Jihad Dalam Kurikulum Pendidikan Nasional Turki


Dikutip dari Era Muslim- Salah satu anggota Komite Pendidikan Nasional dalam parlemen Turki mengatakan bahwa “tidak ada manfaatnya pengajaran matematika bagi siswa yang tidak tahu arti jihad”.

Salah satu anggota Partai Keadilan dan Pembangunan, Hakim Ahmed Hamdi Al Kamili mengapresiasi langkah pengenalan “jihad” dalam kurikulum pendidikan baru di negara itu, ia mengatakan bahwa “Jihad adalah salah satu unsur Islam terdahulu.”

Situs Hurriyet menukil perkataan Alkamili bahwa “Ketika kita melihat para Sultan Ottoman, hampir semua dari mereka tidak pergi haji karena tidak ingin absen dari jihad.”

Menteri Pendidikan Turki Ismail Yilmaz pada tanggal 18 Juli lalu mengatakan bahwa kurikulum nasional di Turki pada akhirnya memasukkan tema “jihad” ke dalam bagian dari hukum Islam dalam buku-buku pendidikan. Dan ia mengatakan “Jihad adalah salah satu unsur dalam agama kita.Tugas dari Departemen Pendidikan untuk mengajarkan setiap konsep dengan cara yang benar. Kami juga bekerja untuk memperbaiki pandangan terhadapnya atau hal-hal yang salah dalam pengajarannya.”

“Kementerian kami telah mengambil keputusan yang sangat penting. Jika shalat adalah salah satu pilar agama, maka jihad adalah ibarat tenda. Sebuah tenda tidak akan terbangun tanpa adanya pilar-pilar. Tidak ada manfaatnya mengajarkan matematika kepada anak bila mereka tidak mengetahui makna jihad..!”

Selain itu, Versi terakhir kurikulum sekolah nasional Turki telah menghapus materi evolusi dan menambahkan konsep “jihad” sebagai bagian dari hukum Islam di buku-buku pelajaran.

Kurikulum baru akan diimplementasikan untuk siswa kelas satu, lima, dan sembilan mulai tahun ini, dan akan berlanjut ke kelas lain di tahun ajaran 2018-2019. Dengan demikian, secara total kurikulum kelas telah diperbaharui. “Jihad adalah elemen dalam agama kita; ini adalah bagian dari agama …

Tugas Kementerian Pendidikan adalah mengajarkan setiap konsep dengan sepatutnya, dengan cara yang benar. Ini juga tugas kita untuk memperbaiki hal-hal yang dianggap salah, dilihat atau diajarkan, ” Yılmaz mengumumkan pada sebuah pertemuan pers di ibukota Turki Ankara.

“Dengan cara ini, dalam pelajaran tentang hukum Islam dan ilmu agama dasar, akan ada [pembahsan konsep] jihad. Tapi apa jihad ini? Apa yang Nabi (Muhammad) katakan saat kembali dari perang, kita akan melakukan jihad kecil sampai jihad besar. Apa jihad besar ini? Ini untuk melayani masyarakat kita, meningkatkan kesejahteraan, menjamin perdamaian di masyarakat, untuk melayani kebutuhan masyarakat. Yang termudah adalah berperang, bertarung. Sedang hal yang sulit, yaitu memastikan perdamaian dan pembangunan, “katanya.

Berbicara tentang keputusan kontroversial untuk menghapus teori evolusi, Yılmaz mengatakan bahwa hal itu tidak termasuk dalam kurikulum nasional “karena berada di atas tingkat (pemahaman) siswa dan tidak secara langsung relevan.” Informasi tentang upaya kudeta yang gagal tahun lalu juga akan disertakan dalam kurikulum.

“Ketika subjek demokrasi yang menang tercakup dalam kelas ilmu sosial, kami menginginkan materi terntang Hari Persatuan Nasional 15 Juli juga disertakan,” kata Yılmaz. “Dalam kelas bahasa Turki, ketika topik tentang perjuangan nasional yang dipimpin oleh Mustafa Kemal [pendiri Turki modern] dibahas, 15 Juli 2016 [usaha kudeta] juga akan disinggung,” menteri tersebut mencatat.

Yilmaz juga menghubungkan perlawanan publik terhadap komplotan kudeta pada tanggal 15 Juli 2016 dengan konsep jihad. “Satu aspek jihad adalah 15 Juli, fakta bahwa bangsa ini membela hak pribadi. Jihad membela hak orang lain dan memenuhi hak orang lain, ini semua adalah bagian dari jihad yang lebih besar,” katanya.

Yılmaz mengatakan bahwa kurikulum baru tersebut juga akan mencakup topik tentang Organisasi Teroris Fethullah (FETÖ), kelompok teror Partai Pekerja Kurdistan (PKK), dan Daesh. Kebijakan baru selain melarang pengajaran evolusi juga mengharuskan semua sekolah memiliki ruang shalat.

Sumber: Middle East Eye, Era Muslim

Video pendek berit tv Turki tentang Jihad dalam kurikulum Turki

Editor Baru di WordPress Android


Senang mendapatkan informasi ini, suka sekali dan saya menulis post ini dari editor baru di Android.

Beberapa hal baru yang bisa saya temukan di editor ini.

  1. Ketika membuat daftar seperti ini ada pilihan ordered list untuk list dengan nomer dan unordered list yang bertanda/ bullet seperti di MS Word.
  2. Pilihan Heading dari default, kemudian Heading 1 sampai 6. Canggih, seperti ketika menulis di komputer.
  3. Tambahan editor underline
  4. Tambahan editor huruf S coret,
  5. Tambahan editor untuk membuat garis.
  6. Ada more pages yang di editor sebelumnya tidak muncul.

Itulah beberapa hal baru di editor ini, oh ya, tulisan hurunya juga makin besar, tidak sekecil yang dulu dan warnanya lebih nyaman di mata.

Sekian beberapa tambahan di editor baru WordPress yang bisa saya rasakan. Perubahan juga ada di post setting.

Untuk mengetahui kelebihan lainnya bisa cek di web ini.

Sejarah Palestina


Untuk Gaza


Sebuah video menjadi viral di media dan youtube khususnya tentang seorang pemuda yang menampilkan kemampuannya dalam bahasa tubuh menceritakan kepedihan yang dialami saudara kita di Palestina, Syria, Mesir. 

Dia sampai meneteskan air matanya, berkali kali melihat videonya tidak pernah bosan bahkan terhanyut dan ikut menangis. 

Apa yang bisa kita lakukan untuk saudara kita berupa doa, menulis di media atau share informasi saudara kita di Palestina dan lainnya, mari kita lakukan. 

Media kini lebih berduka pada Chester Bennington daripada jamaah Masjid Al-Aqsha yang ditembaki saat beribadah. 

Apa yang akan kita jawab di hadapan Allah nanti, ketika kita membiarkan saudara saudari muslim kita di Palestina disakiti, didholimi bahkan dibunuh oleh tentara tentara Zionis. 

Adakah Kau Lupa? 


Kisah kehidupan Salahuddin sangat menarik untuk diteliti dan ditelaah, seseorang yang dihormati oleh kawan maupun lawan. Dia adalah ahli rekayasa perang, prestasi monumentalnya adalah sebagai panglima ratusan pertempuran pada perang salib kurang lebih dua puluh tahun. 

Di Timur, Shalahuddin menjadi simbol heroisme dan figur pemimpin cakap dan disegani dalam merekayasa perang akbar berjangka panjang. Di Barat, nama beliau menjadi legenda panglima perang teladan dan pribadi mulia nyaris tiada cela. 

Shalahuddin tidak hanya mampu menggalang ribuat prajurit pilihan ke medan perang, tapi dia juga pandai mengumpulkan energi sosial untuk melawan status quo. 

Ketika Richard I kalah di medan perang, Shalahuddin tidak menggunakan kesempatan emas ini untuk membunuhnya, tetapi justru mengirimnya hadiah dan dokter spesialis guna merawat dan mengobatinya. 

Shalahuddin dan pasukannya pula yang berhasil membebaskan Al-Quds dari cengkeraman kaum Salib dan sampai sekarang kita masih menunggu siapa yang akan kembali menyelamatkan Al-Quds dari kejahatan Yahudi dan Zionis. 

Apa yang terjadi dengan Al-Aqsho saat ini adalah bukti bahwa Israel tidak hanya menyulut api  dengan warga Palestina, akan tetapi menyulut api  dengan seluruh umat islam.

Hendaknya umat Islam dan khususnya para pemuda saat ini untuk mengenal Islam lebih dalam. Tak hanya berkecimpung dalam proses perbaikan diri, namun juga usaha perbaikan masyarakat dengan penerapan syariah Islam.

 Tak sekadar menyerukan boikot produk negara-negara penjajah, kampanyekan juga tegaknya khilafah yang akan melindungi, mengayomi, dan menaungi seluruh umat manusia.

 Adakah kau lupa? Bahwa Islam pernah berjaya dan berkuasa untuk kebaikan manusia. Kini, giliran kita untuk membawa kembali kejayaan itu di tengah hadangan ide-ide sekuler barat yang menyesatkan. 

Nasyid islami silahkan disimak, menggedor umat Islam yang tengah tertidur lelap.

%d bloggers like this: