• Selamat datang di blog Jumal Ahmad. Saya sedang meneliti tentang Meta-Level Reflection dalam Pembangunan Karakter. Semoga dimudahkan dan bermanfaat.

  • Categories

Agar Tidak Baper Setelah Pilkada Selesai


Menjadi politisi tidak boleh terbawa perasaan (baper) walaupun jagoannya kalah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hari ini jangan sampai tertanam rasa dendam terhadap pasangan terpilih. Setiap paslon dan timses harus menerima dengan legowo.

Hasad menurut sebagian ulama adalah ingin nikmat orang lain hilang darinya. Menjadi orang yang legowo dan tidak hasad memang susah, dan butuh belajar untuk menghilangkannya. Tidak dendam dan tidak punya rasa hasad akan dijamin masuk surga. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Anas bin Malik berikut.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata,
“Kami sedang duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka beliau pun berkata, ‘Akan muncul kepada kalian sekarang seorang penduduk surga.’ Maka munculah seseorang dari kaum Anshar, jenggotnya masih basah terkena air wudhu, sambil menggantungkan kedua sendalnya di tangan kirinya.

Tatkala keesokan hari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan perkataan yang sama, dan munculah orang itu lagi dengan kondisi yang sama seperti kemarin. Tatkala keesokan harinya lagi (hari yang ketiga) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengucapkan perkataan yang sama dan muncul juga orang tersebut dengan kondisi yang sama pula.

Tatkala Nabi berdiri (pergi) maka ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash mengikuti orang tersebut lalu berkata kepadanya, “Aku bermasalah dengan ayahku dan aku bersumpah untuk tidak masuk ke rumahnya selama tiga hari. Jika menurutmu aku boleh menginap di rumahmu hingga berlalu tiga hari?” Maka orang tersebut menjawab, “Silakan.”

Anas bin Malik melanjutkan tuturan kisahnya,
“Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash bercerita bahwasanya ia pun menginap bersama orang tersebut selama tiga malam. Namun ia sama sekali tidak melihat orang tersebut mengerjakan shalat malam. Hanya saja jika ia terjaga di malam hari dan berbolak-balik di tempat tidur maka ia pun berdzikir kepada Allah dan bertakbir, hingga akhirnya ia bangun untuk shalat Shubuh. ‘Abdullah bertutur, ‘Hanya saja aku tidak pernah mendengarnya berucap kecuali kebaikan.’

Dan tatkala berlalu tiga hari –dan hampir saja aku meremehkan amalannya- maka aku pun berkata kepadanya, ‘Wahai hamba Allah (fulan), sesungguhnya tidak ada permasalahan antara aku dan ayahku, apalagi boikot. Akan tetapi aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata sebanyak tiga kali bahwa akan muncul kala itu kepada kami seorang penduduk surga.

Lantas engkaulah yang muncul, maka aku pun ingin menginap bersamamu untuk melihat apa sih amalanmu untuk aku teladani. Namun aku tidak melihatmu banyak beramal. Lantas apakah yang telah membuatmu memiliki keistimewaan sehingga disebut-sebut oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?’ Orang itu berkata, ‘Tidak ada kecuali amalanku yang kau lihat.’

Abdullah bertutur, ‘Tatkala aku berpaling pergi, ia pun memanggilku dan berkata bahwa amalannya hanyalah seperti yang terlihat, hanya saja ia tidak memiliki perasaan DENDAM dalam hati kepada seorang muslim pun dan ia tidak pernah HASAD kepada seorang pun atas kebaikan yang Allah berikan kepada yang lain.’ Abdullah berkata, ‘Inilah amalan yang mengantarkan engkau (menjadi penduduk surga, pen.) dan inilah yang tidak kami mampui.”

(HR. Ahmad, 3: 166. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim)

Doa Untuk Kekalahan Ahok


Di hari tenang menjelang hari panas, pertarungan antara dua kubu penista agama dan pembela agama akan digelar besok. 

Banyak dari umat Islam yang berdoa agar Ahok kalah karena sudah melecehkan agama Islam dan Alquran. 

Salah satu kiyai dan dewan ulama di kota Solo yaitu Drs. Abdullah Manaf Amin ketika di Boyolali, 17 April 2017 di Masjid dan Islamic Center Al Hikmah mengatakan: “Saya serius berpesan kepada ustadz di pondok untuk mengajak santri-santrinya mendoakan kekalahan Ahok karena sudah menghina Allah, Rosulullah dan Al Quran”. 

Karena ulama sudah menasehatkan demikian, maka layaknya kita mentaati dan mendoakan kekalahan Ahok yang sudah membuat suasana Jakarta gaduh.

 Ada beberapa doa yang tersebar di group WA salah satunya seperti ini. 

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ دِيْنَكَ وَ أَطْهِرْ أَوْلِيَاءَكَ وَ اخْزِ أَعْدَاءَكَ فِى عَافِيَةِ لِأُمَّةِ مُحَمَّد ﷺ

“Ya Allah, muliakanlah agama-Mu, menangkanlah para kekasih-Mu, dan kalahkanlah musuh-musuh-Mu demi kebaikan umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam”

Atau ini:

” حسبى الله ونعم الوكيل ” 

” حسبى الله ونعم الوكيل ”

” حسبى الله ونعم الوكيل ”

” اللهم انهم أظهروا علينا قوتهم ………. فأظهر عليهم جبروتك وانتقامك يا رب العالمين وأرنا فيهم آية ”

Hasbiyallah wa ni’ mal wakiil

Hasbiyallah wa ni’mal wakill

Hasbiyallah wa ni’mal wakiil

Allahumma innahum adhharuu ‘alainaa quwwatahum. Fadhhir ‘alaika jabaruutahum wa intiqaamuka yaa rabbal aalamiin wa arinaa fiihim aayat. 

Cukuplah Allah bagi kami, dan Dia adalah sebaik baik penolong (3kali). Ya Allah, sesungguhnya mereka telah menampakkan kekuatan mereka. Balaslah dengan kemarahan-Mu wahai Tuhan semesta alam dan tunjukan tandanya pada kami. 

Mari.. Doakan Ahok kalah besok.. AMIIN 

Hidup di dunia ini hanya sebentar, dan kehidupan akhirat abadi dan selamanya. 

Kelak tangan, kaki dan kulit akan menjadi saksi atas apa yang kita lakukan dan mulut yang selama ini selalu bebas berbicara akan ditutup.

Tidak ada alasan lagi untuk berkelit dan berbohong. Hanya kepada Allah Swt kita mohon pertolongan.  

%d bloggers like this: