• Selamat datang di blog Jumal Ahmad. Saya sedang meneliti tentang Meta-Level Reflection dalam Pembangunan Karakter. Semoga dimudahkan dan bermanfaat.

  • Categories

Yatedo, Mesin Pencari Manusia


presse-QuestCeQueYatedo-entete

Beberapa minggu yang lalu saya coba meng-update info profil saya di blog, saya edit pendahulan dan penutup yang terlihat bertele-tele. Di poin akhir profil blog, saya menuliskan link Yatedo saya, apa itu Yatedo?

Yatedo itu mirip dengan KTP digital yang mengumpulkan informasi kita dari google, linkedin dan sosial media yang lain, tak hanya profilnya tetapi juga tulisan dan publikasi yang pernah kita tulis juga bisa ditampilkan.

Pada 22 Mei 2012, rescue.com menulis sosok penemu Yatedo.

Situs ini memulai dengan sebuah pertanyaan: jika “orang yang beruntung adalah orang yang dibutuhkan orang lain”, maka apa yang dibutuhkan orang untuk mencari tahu segala hal tentang orang yang dibutuhkannya? Barangkali pertanyaan itu dapat dijawab Saad Zniber.

Masyarakat dunia mulai gila pada jejaring sosial sejak 2007. Orang-orang dengan berani menggunakan nama asli di jejaring sosial.

Mereka saling berbagi. Kebiasaan-kebiasaan muncul: update status, tag foto, berbagi konten digital dengan teman-teman, tidak peduli jarak.

Akibatnya, saling berbagi ini meninggalkan jejak digital mereka di web begitu saja alias berserak.

Berpijak pada fenomena itu, Saad Zniber dan temannya Amyne Berrada menganggap pentingnya untuk mengumpulkan jejak pengguna jejaring sosial.

Pertualangan pun dimulai di kamar mahasiswa Ilmu Komputer Paul Sabatier University  Toulouse, Perancis, itu. Malam mereka penuh dengan kode dan kafein.

Selagi menciptakan perangkat lunak Yatedo, keduanya menyempatkan diri bekerja sekaligus belajar di Chongqing University, Cina, selama setahun.

Kemudian kembali ke Paris dan mengambil master Ilmu Komputer di Eropa Institute Of Technology.

Zniber merancang perangkat mesin pencari sementara Berrada fokus mempersiapkan peluncuran (bisnis). Perangkat (fisik) mesin pencari dirancang menyerupai robot.

Setelah 2 tahun kerja keras, mereka menuntaskan alat pencarian semantik tersebut, dengan konsep menampilkan hasil pencarian dalam bentuk kartu identitas digital.

Yatedo akhirnya diluncurkan pada tahun 2009. Produk mirip KTP digital ini memiliki tagline: The most powerful and comprehensive people search on the web atau kira-kira “pencarian orang tercepat dan tersesuai di web”.Hm, luar biasa, memang.

Kenapa diberi nama Yatedo?

Pemberian nama produk tidaklah sembarangan. Saad dan Amyne memilih demokratis. Mereka meminta robot mesin pencari itu sendiri untuk mencari nama melalui teknologi semantik dan fonetik.

Robot diperintahkan mencari tiga suku kata yang mudah diucapkan dalam bahasa apapun. “Yatedo”, saran pertama yang diberikan robot. Mereka langsung setuju.

Yatedo pun menjadi mesin pencarian siapapun di web. “Misi kami adalah membantu orang-orang terhubung satu sama lain, mengelola reputasi mereka dan meningkatkan visibilitas online.”

Data pribadi seseorang disaring dari jejaring sosial Facebook dan Linkedln.

Informasi penunjang pribadi tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber dunia maya seperti pemberitaan media online dan youtube.

Data dan informasi itu kemudian membentuk semacam biografi kita di dunia maya. Reputasi seseorang bisa dibangun disini.

Namun, ada pihak yang tidak suka dengan Yatedo karena dianggap membuka privasi orang lain, apalagi jika kita membebaskan privasi akun Facebook dan Linkedln bisa dilihat siapa saja.

Ini screenshot dari saya ketika mencoba mengetik nama Jumal Ahmad di Yatedo. Detail sekali bagian yang akan kita cari, terlihat di dashboard sebelah kiri yang penuh ada current position, location, industry, skills, company, school, degree dan education stats. 


Sekarang, saya mencoba bertahan dengan akun di Yatedo, saya masih berpikir bisa membantu orang lain yang ingin mencari informasi tentang saya, terutama tulisan saya.

Jika suatu saat nanti ada yang tidak beres, saya akan menghapus akun Yatedo ini. Cara meremove akun Yatedo bisa anda baca di link ini. Sampai hari itu datang, saya masih pakai Yatedo ini, apalagi yang bikin orang Islam, saya selalu mencoba mengapresiasi setiap perkembangan dari teknologi Islam atau yang dibuat oleh orang Islam.

Sekian.

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: