Lapor SPT Pribadi Lewat Pos


bangga-pajak1

Demi kepentingan membentuk yayasan ICD Peduli Bangsa, yayasan yang menaungi Islamic Character Development-ICD saya membuat NPWP atau nomor pokok wajib pajak, yaitu nomor yang diberikan kepada wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Otomatis karenya punya NPWP, saya harus urus SPT tahunan, dan tahun ini kali pertama saya mengurus SPT. Saya membuat NPWP di KPP Magelang dan karena aktifitas saya di Jakarta, saya akan mengurus SPT di KPP di Jakarta, ternyata ada aturan baru mulai tahun 2017 kalau SPT daerah harus dikirim ke daerah.

Formulir SPT saya No 1770 itu untuk penghasilan dibawah 60 juta setahun, seperti gaji saya yang masih dibawah UMR dibawah 20 juta pertahun. Yang penting bagi saya lapor pajak saja, pasti semua nihil,nihil. Juga sebagai bentuk kepatuhan warga negara terhadap pajak.

Alhamdulillah, waktu saya membukan website pajak.go.id, saya mendapatkan keterangan kalau kita bisa melaporkan SPT Pribadi via kantor pos atau melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengiriman SPT via pos antara lain :

  • Penyampaian Surat Pemberitahuan dapat dikirimkan melalui pos dengan Surat Tercatat (Bukti Pengiriman atau Tanda Terima), yakni satu 1 Surat Tercatat hanya berlaku untuk satu Surat Pemberitahuan.
  • Tanda bukti dan tanggal pengiriman surat untuk penyampaian Surat Pemberitahuan dianggap sebagai tanda bukti dan tanggal penerimaan sepanjang Surat Pemberitahuan tersebut telah lengkap.
  • Tanggal yang tertera dalam Surat Tercatat adalah tanggal pelaporan SPT Anda. (misalnya dalam Surat Tercatat ditulis tanggal 31 Maret 20016, maka tanggal pelaporan Anda adalah tanggal 31 Maret 2016)
  • Jangan pernah menghilangkan Bukti Pengiriman (Surat Tercatat) Anda. Karena Bukti Pengiriman tersebut merupakan Bukti Pelaporan Anda.
  • SPT yang disampaikan melalui pos tercatat  atau perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dilakukan dalam amplop tertutup yang telah dilekati lembar informasi amplop.

SPT Tahunan yang isinya sesuai dengan  Pasal 2 ayat (5) PER-29/PJ/2014 sebagai berikut :

Penyampaian SPT Tahunan melalui pos atau perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dan huruf c dilakukan dalam amplop tertutup yang telah diberikan label lembar informasi amplop SPT Tahunan yang berisi data sebagai berikut:

  1. Nama Wajib Pajak;
  2. Nomor Pokok Wajib Pajak;
  3. Tahun Pajak;
  4. Status SPT Tahunan (Nihil/Kurang Bayar/Lebih Bayar);
  5. Jenis SPT Tahunan (SPT Tahunan/SPT Tahunan Pembetulan Ke-…);
  6. Nomor Telepon;
  7. Pernyataan; dan
  8. Tanda Tangan Wajib Pajak.

Lembar informasi amplop SPT bisa diunduh disini.

Semoga informasi ini bermanfaat. Oh ya, 31 Maret 2017 — adalah batas akhir pelaporan SPT Tahunan 2016. Tapi itu untuk SPT Tahunan PPh Orang Pribadi yah. Sedangkan untuk PPh Badan, batas waktunya adalah empat bulan sejak berakhirnya tahun atau tepatnya pada tanggal 30 April 2017.

Siang ini saya coba mengirimkan SPT dari kantor pos Setu Babakan, Jagakarsa. Sampai dikantor pos saya tanya ke pak pos, lembar informasi amplop ditempel di luar amplop atau dimasukkan di dalam amplop?  Oleh pak pos saya diarahkan untuk memasukkan lembar informasi amplop di dalam amplop dan menulis alamat tujuan di amplopnya.

Cara ini sedikit berbeda dengan keterangan yang saya cantumkan di atas ya, tapi gak papa yang penting kirim saja.

Jadinya seperti ini.


Setelah selesai simpan bukti pengiriman sebagai bukti pelaporan kita.


Sekian.

Update..

Mengurus lapor pajak di KPP Magelang.

KPP Pratama Magelang adalah salah satu kantor administrasi pajak di area Magelang. Terletak di Jl. Veteran no 20 Magelang.

Waktu beroperasi mulai Senin hingga Jumat dari pukul 8.00 pagi hingga 16.00 petang.
Tersedia untuk formulir pelaporan, pendaftaran NPWP, dan jasa kewajiban pajak lainnya.

Kemarin saya pulang dari Jakarta ke Magelang untuk mengurus laporan pajak pribadi saya. Ini kali kedua saya menulis laporan, tahun lalu saya kirimkan via pos dari Jakarta namun kemudian ada surat dari KPP ke rumah di Prampelan yang meminta saya membayar tagihan pajak dengan ketentuan denda pasal 7 KUP karena dianggap tidak lapor SPT PPH Tahunan.

Mungkin karena saya lapor via pos bisa jadi belum direkam karena tumpukan SPT via pos. Akibatnya belum masuk database kantor pajak. Maka ada yang memberikan saran agar saya tahun depan lapor SPT tahunan online saja.

Untuk mengurus Efilling saya datang langsung ke KPP dan sekalian membuat akun yang nantinya bisa urus pajak online dan tidak harus balik ke Magelang hanya untuk urus pajak saja.

Berikut ini Tips Urus pajak dan Efilling di KPP Magelang

  • Pastikan tahun sebelumnya sudah lapor pajak. Tahun sebelumnya saya kirim via pos sehingga belum diangap aktif. Maka lapor pajak dulu baru buat akun E-filing.
  • Datang ke ruang Efilling dan mengambil nomor antrian.
  • Jangan lupa bawa fotocopy KTP dan NPWP sebagai syarat aktivasi Efilling.
  • Menulis formulir permohonan Efilling dengan nomor HP dan Email yang aktif.
  • Menunggu panggilan dan akan didaftarkan Efilling.
  • Selesai dan nanti diberikan buku petunjuk Efilling.

 

One Response

  1. […] Lapor SPT Pribadi Lewat Pos […]

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: