• Selamat datang di blog Jumal Ahmad. Saya sedang meneliti tentang Meta-Level Reflection dalam Pembangunan Karakter. Semoga dimudahkan dan bermanfaat.

  • Categories

Daging Ulama Beracun


Luhumul Ulama’ Masmuumah (daging ulama itu beracun) kalimat ini cukup populer di kalangan penuntut ilmu.  Ini bukan hadits dari Nabi, kalimat ini disampaikan Ibnu Asyakir untuk membela Imam Hasan Al-Asy’ari sekaligus memberikan nasehat kepada umat Islam agar menghormati ulama dan tidak mencela dan mengghibahnya. 

Ghibah adalah perkara yang menjijikkan. Sehingga dalam al Qur’an diistilahkan dengan memakan daging bangkai.

وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

“Dan janganlah kalian saling menggibah. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Hujurat: 12).

Bila mengghibah sesama muslim ‘hanya’ seperti memakan daging busuk yang mengandung kuman penyakit. 

Mengghibah ulama dengan membicarakan aib dan kekurangannya diistilahkan dengan memakan daging beracun.

‘Racun’ itu adalah penjagaan Allah kepada para kekasihnya. Dan ancaman musibah seperti memakan racun bagi yang melanggar penjagaan itu. Racun berujung kematian/fatal akibatnya.

Karena itu hati-hati merendahkan mereka. Apalagi sampai menghina, mengghibah atau merubuhkan kehormatan mereka. 

Pelajaran dari orang-orang dahulu, mereka binasa lantaran terlalu lancang terhadap orang-orang yang memegang warisan Nabi Saw tersebut.

Al-Hafidz Ibnu Asakir dalam “Tabyin Kadzib Al-Muftari” hlm. 29 berkata: 

” واعْلَمْ يَا أخِي، أَنَّ لُحُومَ العُلَماءِ مَسْمُومَةٌ، وَعَادةُ اللهِ في هَتْكِ أسْتَارِ مُنْتَقِصِيهِمْ مَعْلُومَةٌ، لأنَّ الوَقِيعَةَ فِيهِمْ بِمَا هُمْ مِنْهُ بَرَاءٌ أمْرُهُ عَظِيم ٌ، والتَّناوُلُ لأعْراضِهِم بالزُّورِ والافْتِراءِ مَرْتَعٌ وَخيمٌ ، والاختِلاقُ عَلَى من اخْتارهُ اللهُ مِنْهُم لِنَعْشِ العِلْمِ خُلُقٌ ذَمِيمٌ “.


“Ketahuilah wahai saudaraku, sesungguhnya daging para ulama itu beracun (menggunjingnya adalah dosa besar), dan kebiasaan Allah dalam menyingkap kedok para pencela mereka (ulama) telah diketahui bersama. Karena mencela mereka dengan sesuatu yang tidak ada pada mereka, merupakan petaka besar, dan melecehkan kehormatan mereka dengan cara dusta dan mengada-ada merupakan kebiasaan buruk, dan menentang mereka yang telah Allah pilih untuk menebarkan ilmu, merupakan perangai tercela”.

Ghibah/merendahkan bahkan mengkriminalkan ulama lebih berbahaya daripada yang lain, karena sama saja dengan merendahkan syariat dan ilmu yang mereka pelajari, masyarakat akhirnya tidak akan mau mendengar mereka.

Merendahkan atau mengghibah seseorang hanya akan merugikan pribadi yang dighibahi. Namun jika ulama direndahkan, sama dengan menghancurkan Islam karena ulama adalah pembawa bendera Islam, jika benderanya jatuh, hancurlah Islam. 

Jika syariat sudah direndahkan dan ulama sudah tidak didengar lagi, maka yang menjadi rujukan manusia nantinya syetan dan kroco kroconya. 

Maka seorang muslim harus mampu menjaga lisannya dari ghibah, berkata kotor dan mengatakan hanya yang bermanfaat saja. Sebagaimana sabda Nabi saw: “Siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir hendaknya berkata yang baik atau diam”. 

Seorang muslim harus berusaha memerangi hawa nafsu dan menahan diri dari ghibah dan dosa yang lain. Takut kepada Allah dan bertaqwa kepada-Nya adalah salah satu jalan menahan nafsu, Nabi bersabda: “Jihad yang paling utama adalah melawan hawa nafsu untuk mentaati perintah Allah” (Al-Hadits). [] 

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: