Foto Kemunafikan


PHOTO makan bersama orang kafir sebetulnya tidak ada masalah apa apa dalam hukum Islam.

Tapi kasus Ahoax seorang Kafir yang banyak sekali merugikan umat Islam, bahkan sampai MENISTAKAN ALQURAN akan menjadi berbeda lagi.

Saat kekufuran kemaksiatan bahkan serangan dilakukan seorang kafir, kita WAJIB bergerak merubahnya.
Syafii Maarif justru membela si Ahoax bahkan menentang lembaga perwakilan ulama se Indonesia. SM pernah mengatakan tidak kenal si Ahoax, ternyata photo SM makan bersama Ahoax !!.

Saya jadi ingat kisah yang diabadikan dalam alQuran perilaku orang Munafik yang mana BERSAMA SAMA orang kafir tidak mencegah kemungkaran bahkan sehati membela yang salah.

Perilaku munafik akhirnya dilaknat Allah. Allah berfirman :

Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam.

Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui

batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik).

Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekaldalam siksaan. (5:78-80)

Kisahnya seperti ini :
Diceritakan Nabi Muhammad saw dalam menjelaskan Al Maidah 78 – 80 kisah sejak Nabi Daud as dalam hadist shohih HR Bukhori :
“Sesungguhnya kerusakan kalangan Bani Israil bermula bilamana seorang lelaki bertemu dengan lelaki lain (dari kalangan mereka), maka ia berkata kepadanya, 

“Hai kamu, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah dosa yang kamu lakukan itu, sesungguhnya perbuatan itu tidak halal bagimu.”
Kemudian bila ia menjumpainya pada keesokan harinya, maka hal tersebut *tidak mencegahnya untuk menjadi teman makan teman minum dan teman duduknya*.

Setelah mereka melakukan hal tersebut, maka Allah memecahbelah hati mereka sebagian dari mereka bertentangan dengan sebagian yang lain. Kemudian Rasulullah Saw. membacakan firmanNya: “Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam.” (Al-Maidah: 78) sampai dengan firmanNya: “orang-orang yang fasik.” (AlMaidah: 81). 
Kemudian Rasulullah Saw. bersabda: Tidak, demi Allah, kamu harus menyeru perbuatan kebaikan dan MENCEGAH KEMUNGKARAN dan kamu harus MENCEGAH perbuatan orang yang zalim, membujuknya untuk mengikuti jalan yang benar atau kamu PAKSA dia untuk mengikuti jalan yang benar.” (HR. Bukhari)

Jadi bila kita beriman tapi MEMBIARKAN pelecehan terhadap aturan Allah bahkan menjadi kawan dalam makan, minum dan jadi teman duduknya, sudah dipastikan DIKUTUK oleh Allah dan ini terjadi sejak zaman Nabi Daud. Terulang lagi zaman sekarang di Indonesia SM, si Nusron, partai PDIP, Golkar, Nasdem dan Hanura serta semua yang mendukung Ahoax.

Coba perhatikan ayat 80 yang menjelaskan hukuman Allah bagi mereka yaitu

KEMURKAAN ALLAH KEPADA MEREKA DAN KEKAL DALAM SIKSAAN. Inilah keimanannya SUDAH BATAL karena itu kekal dalam api neraka. Karena mereka dukung orang kafir jadi teman setia bahkan pemimpin !!. Ini sama dengan al Maidah 51 disamakan dengan orang kafir apabila menjadikan kafir sebagai pemimpin.

Maka photo SM bersama orang yang melecehkan ajaran Islam mengingatkan saya kisah yang diceritakan Nabi dalam hadist riwayat Bukhori.

Hati hatilah dalam menjaga iman agar iman kita tidak sia sia hanya menjadi orang pembela Ahoax. Itu juga saya lihat sikap Kapolri dalam video beredar yang menjelaskan dapat uang 80 Milyar ke kepolisian sehingga nampak jawaban pertanyaan saya selama ini kenapa sikap kepolisian lambat mencegah kemungkaran. Ini sudah dijelaskan al Maidah 52.

Kemunafikan berdasarkan “materi (keuntungan), mereka takut miskin bila tidak bersinergy dengan orang kafir”. AlMaidah 52

“Maka kamu akan melihat orang orang yang hatinya BERPENYAKIT segera mendekat orang Yahudi dan Nasrani seraya berkata ” kami takut akan mendapat bencana !!”
Jujur tadi malam sikap Kapolri kita dengar kata perkata menyudutkan para pendemo !, menyalahkan tuntutan pendemo yang berubah rubah. Ini jelas kepolisian lupa sumber masalah yaitu si Ahoax. Tuntuanya hanya Adil.

Kita harus siap mental bila polisi tidak adil yaitu TIDAK menyalahkan Ahoax. Padahal jelas jelas umat Islam sudah terluka hatinya karena penistaan !.

(- Tanpa membahas soal kata kata “pakai” yang diangkat oleh Kapolri bertendensi sebagai pelindung Ahoax-  )

Ini tanda bahwa Kepolisian benar benar tertutup hatinya nampak tadi malam di ILC TV one.  Bila memang dinyatakan Ahoak tidak bersalah. Pasti akan terjadi kekacauan di NKRI ini.
Sang Panglima jendral Gatot harus komitmen untuk menjaga kebinekatunggal ikaan NKRI yaitu mengadili yang merusak keharmonisan RI si Ahoax bukan para pendemo !!.Harusnya jangan fokus pada para pendemo 411 tapi siapa yang menyalakan api.

 

Kita harus siap mental akan terjadi kekacauan di republik ini bila penguasa tidak tegas dan bijak dalam mengambil keputusan !.

Prediksi saya akan terjadi kekacauan dan jangan salahkan rakyat bila terjadi  “penegakkan hukum” oleh rakyat, bukan hanya kepada Ahoax tapi terhadap mereka yang melindungi dan mendukungnya.

Semoga Kekacauan yang diprediksikan tidak terjadi karena memalukan RI juga agama Islam.

*coretan dari ILC semalam

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: