Ibu Pulang


Sejak Idul Adha kemarin ibu saya di Jonggol untuk merayakan shalat ied bersama, bedua dengan bapak, tapi beliau lebih dahulu pulang karena kerjaan bertani yang selalu menunggu dan sedang berlangsung proyek renovasi mushala di tempat kami, kebetulan beliau sebagai ketuanya. 

Selama di Jonggol beliau menemani cucu pertamanya, namanya Raihan Al-Musthafa, beliau sangat sayang dengan cucunya, selama disana ibu dan Raiham ibarat perangko, ibarat  lem dan kertas yang terus nempel. Sekolah pun ibu yang menemani cucu kesayangannya. 

Ibu saya seorang wanita yang hebat, demikian juga ibu ibu yang lain di seluruh dunia, tidak ada ibu yang tidak mencintai anaknya, ibu selalu rela berkorban demi kebahagiaan mereka. 

Perjuangan beliau untuk mensekolahkan kami adalah perjuangan yang tidak akan pernah kami lupakan, bagaimana tidak? Agar kami bisa sekolah dan tenang di pesantren, beliau rela kerja di daerah Jogja untuk menambah uang saku kami, bapak yang hanya seorang petani desa tidak punya banyak uang waktu itu. 

Perjuangan orang tua menjadi pelecut semangat saya belajar, termasuk ketika menghafal Alquran. Saya ingin menjadi hafiidz dan faham tafsir Alquran agar kelak bisa memberikan mahkota kemuliaan yang Allah subhanahu wa taala janjikan kepada anak yang hafal Alquran. 

Lirik lagu Shoutul Haq tentang Ibu yang saya sukai. 

Bila kuingat masa kecilku

Kuslalu menyusahkanmu

Bila kuingat masa kanakku

Kuslalu mengecewakanmu
Banyak sekali pengorbananmu

Yang kau berikan padaku

Tanpa letih dan tanpa pamrih

Kau berikan semua itu
Engkaulah yang ku kasihi

Engkaulah rinduku

Ku harap slalu doamu

Dari dirimu ya ibu
Tanpa doamu takkan kuraih

Tanpa doamu takkan kucapai

Segala cita yang kuinginkan

Dari diriku ya Ibu
Terima kasih atas kedatangannya bu… Kami sayang ibu, kami cinta ibu. 

Semoga Allah subhanahu wa taala memberikan berkah, kesehatan dan perjalanan yang nyaman sehingga selamat sampai rumah. 

Ya Allah, izinkan kami untuk terus berbakti kepada bapak dan ibu kami sampai di akhirat nanti.. 

Rabbighfirlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa.. 

*di Pol Sinar Jaya Pasar Minggu, mengantar ibu pulang. 

[ Jumal Ahmad ] 

Ibu dan cucunya Raihan Musthofa di area Jonggol Farm

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: