Wukuf atau Ziarah Arafah


Beberapa orang memprotes tulisan kami tentang info Wukuf Syiah di Karbala, kata mereka itu bukan Wukuf tapi Ziarah Arafah. 

Terlepas dari istilah mana yang benar, tapi musim haji ini adalah musim haji paling nikmat dan aman karena tidak ada jamaah Iran yang datang.

Iran melarang warganya untuk berhaji tahun ini sebagai bentuk protes kepada Saudi yang mendominasi haji umat Islam dan puncaknya ketika Saudi menghukum mati ulama mereka di Saudi. 

  • Lebanon sendiri mendukung Saudi agar Iran tidak sampai masuk ke politik haji. 
  • Menteri Kesehatan Saudi mengatakan, tahun ini tidak ada jamaah yang sakit karena luka luka. Seperti Jamaah dari Indonesia, 122 orang meninggal karena sakita atau umur yang sudah tua. 
  • Saudi menyiapkan tentara di perbatasan untuk menanggapi jika ada serangan dari Iran. 
  • Para perwakilan urusan haji dari Rusia, Palestina, Libanon, Maroko dan negara sekitar Saudi menyetujui dan memuji Saudi sebagai penyelenggara Haji kecuali Iran. 
  • Kepala Haji Saudi, melarang pelaksanaan Haji dijadikan lahan politik dengan alasan apapun.
  • Pelaksanaan haji tahun ini berjalan dengan aman dan tentram, menjadi bukti pasti kemampuan Saudi dalam mengurus haji. 
  • Ketika di Armina, jamaah haji berjalan dengan tertib, dalam setiap kelompok jamaah berjarak 20 m dan dibimbing oleh pembimbing haji, muthawwif dan anak pramuka. Kerjasama yang baik ini membuat jamaah berjalan rapi dan tidak berdesak desakan. 
  • Banyak fasilitas umum disiapkan oleh Saudi untuk mempermudah jamaah haji dari jalan raya, kereta, rumah sakit dan lain lain. 
  • Tidak ada satu negara pun di dunia ini yang bisa menjamu jutaan orang dalam satu tempat dan waktu yang singkat seperti Saudi.
  • Keraguan Iran akan terbantahkan dengan testimoni dari jamaah haji tahun ini. 

Dalam pelaksanaan haji tidak boleh ada rafats, kefasikan dan jidal atau perdebatan, maka ranah politik tidak boleh sampai masuk ke ibadah haji, seperti rencana Iran yang meragukan kemampuan Saudi dalam mengelola Ibadah Haji dan berkeinginan untuk merebutnya. 

Apa yang mendasari Iran untuk selalu berbuat jahat kepada jamaah haji? 

Seorang peneliti hubungan internasional bernama Muhammad Muhadditsin mengatakan bahwa Iran selalu berbuat jahat kepada jamaah haji untuk menunjukkan kepada dunia bahwa wilayatul faqih (Iran) lebih cocok untuk dijadikan pusat dunia Islam, bukan Makkah-Madinah. 

Iran juga memprofokasi penduduknya yang tinggal di Makkah dan Madinah untuk mendukung rencana politik Iran. 

Iran menyebarkan tasyqiq atau keragu raguan tentang kemampuan Saudi mengurus haji, hal itu mereka lakukan agar umat Islam tidak lagi menjadikan Ka’bah sebagai pusat Islam tetapi Karbala atau Wilayatul Faqih. 

Selain itu, tendensi faktor ekonomi juga kuat, kita semua tahu, Saudi menjadi negara kaya karena Haji, dan menjadi devisa terbesar Saudi. Bagaimana jika pusat Islam berubah ke Teheran? 

    Ya Allah, terimalah amalan haji umat Islam tahun ini, berikanlah pahala yang besar kepada mereka yang telah membantu hamba-Mu beribadah 

    Dan hancurkan mereka yang mengganggu dan merusak kehormatan rumah-Mu. Amiin. 

    Ya, Allah semoga Engkau memberikan rahmat kepada orang orang yang telah mensukseskan haji tahun ini dan hancurkanlah orang orang yang berbuat jahat di rumah-Mu. 

    Kirim Komentar Anda

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: