Lebaran di Adipuro


Lebaran di daerah Jawa disebut dengan Bodho’ diambil dari Bahasa Arab بعد yang artinya sesudah atau sama dengan lebaran. Merayakan kemenangan setelahn satu bulan penuh berpuasa. ​​Bulan yang penuh berkah dan kemenangan bagi umat Islam sudah datang setelah satu bulan berpuasa menahan lapar, dahaga dan nafsu birahi.

Adipuro terletak  di kaki gunung Sumbing dengan ketinggian di atas 1500 Mdpl, dan sensasi dingin yang menusuk tulang. Kedinginan tempat ini akan sirna dengan keramahan dan kesopanan masyarakat sini. Menegur ketika bertemu di jalaj sudah menjadi adat yang mengakar daging, jika ada seseorang yang judes dan tidak mau menyapa, cepat tersiar ke masyarakat, eh, wong kae kok ora tau takon? Artinya eh, orang itu kok gak pernah menyapa di jalan sih?

Saya cinta dengan Adipuro, tempat ini selalu ada di hati, di tempat ini saya lahir, di tempat ini saya mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman jauh dari pergaulan buruk dan kata kata kasar, dan di tempat ini pula saya menemukan cinta sejati.

Penduduk Adipuro termasuk yang penduduknya paling banyak di kecamatan Kaliangkrik, dan untuk mengurangi populasi penduduk desa Adipuro, 2 bulan yang lalu pemerintah kota Magelang membuat program KB di Adipuro, tapi kayaknya gak akan berjalan karena pertumbuhan masyarakat disini yang pesat.

Ada 3 masjid besar dan puluhan mushola aktif di Adipuro. Masjid besarnya: Masjid Nurul Huda, Masjid Al-Mujahidin dan Masjid Ta’awanul Muslimin. Di dekat rumah saya ada 2 mushola yang cukup aktif. 

Bikin Wajek, Jongkong dan Jadah

Wajek, Jongkong dan Jadah ini makanan tahunan setiap bodho, hampir setiap rumah buat ini. Di desa saya kalau tiap masuk rumah harus makan nasi, ya..itu harus walaupun sedikit, sesuap atau dua suap gak papa yang penting menghormati pihak tuan rumah.

Sungkeman

Apakah temen-temen tau apa yang di maksud sungkem itu??? Menurut di kamus bahasa yaitu (tanda bakti dan hormat)untuk melakukan tradisinya dari yang lebih tua dulu kemudian yang muda dan setelah itu baru ke yang kecil kecil.

Di desa saya, Sungkeman istilahnya Ujong dan caranya, kita mendekati orang tua dan mengucapkan.

+ Ngatoraken sedoyo lepat kulo nyuwon ngapunten.

– Ngggeh sami sami kulo tiang sepah yo gadah salah, dipon lebor bodho sakniki.

Keliling Desa dan Desa Tetangga

Hari pertama biasanya dihabiskan untuk keliling keluarga besar di desa, dan hari kedua ke sanak saudara di tetangga.

Sedikit cerita dari saya..

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: