I’tikaf di Masjid As-Salam Kementrian PU


Masjid As-Salam PU pertama kali diresmikan oleh mentri PU Ir. Soetami pada tahun 1975 karena jamaah shalat yang makin banyak maka pada awal tahun 2000 Masjid As-Salam dirombak dan diresmikan pada tanggal 9 Oktober 2004 oleh Mentri Soenarno.
Meskipun masjid As-Salam sudah bagus, tetapi masih ada kekurangan yang membuat jamaag kurang nyaman, seperti karpet yang terlalu tipis, kamar mandi yang kurang terjaga kebersihannya dan gak ada AC. 

Orang yang berani menyampaikan kritik di atas adalah Ust. Arifin Jayadiningrat, kedekatan beliau dengan bapak Hasan, dirjen PU digunakan beliau untuk mendorong kementrian PU lebih perhatian dengan masjid yang ada di lingkungannya.

Akhirnya PU menyambut baik usulan dari jamaah yang diwakili Ust Arifin Jayadiningrat, dan sekarang, bisa anda nikmati sendiri kenyamanan masjid ini. Karpet diganti dengan karpet yang lebih tebal dan nyaman, kamar mandi sudah bagus dan terawat, di samping masjid tersedia tempat wudhu dan di lantai bawah juga ada tempat wudhu dengan kran yang mencukupi.

Bagaimana dengan AC? Hmm..mantap, ada dua AC besar di dua sudut masjid As-Salam, sehingga jamaah yang tidak bisa lepas dari AC bisa menjadikan masjid PU sebagai alternatif i’tikaf.

Ust. Arifin Jayadiningrat menjadi ustadz yang meramaikan kegiatan masjid PU, setiap hari ahad pagi di awal bulan, beliau dan team ICD mengadalakan kajian Akhlak bulanan di masjid ini, dimulai jam 09.30 – dhuhur, dan tersedia snack untuk jamaah pengajian.

Selain kajian hari Ahad, beliau juga meramaikan masjid ini waktu i’tikaf. I’tikaf dimulai jam 10 malam dan registrasi berakhir setelah shalat subuh. Jadi, dari pagi sampai sore, masjid As-Salam hanya digunakan karyawan kementrian PU.

Jam 10 sampai jam 11 malam di adakan kajian bersama Ust Arifin Jayadiningrat dan team ICD membahas tentang akhlak yang menjadi materi inti beliau. Kemudian istirahat sampai jam 2 dini hari, jamaah bangun dan melaksanakan shalat tasbih dan tahajjud. 

Jam 3.30 jamaah mulai sahur dan gratis, tidak perlu membawa makanan dari luar masjid.

Alhamdulillah, sekilas i’tikaf di masjid kementrian PU sudah bagus pengelolaannya dari registrasi sampai sahur. Insya Allah bisa jadi alternatif masyarakat Jakarta yang ingin i’tikaf tahun depan.

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: