Opini bahwa Anak dibawah Usia 5 Tahun tidak Butuh Sekolah adalah Sangat Keliru


Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Ditjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan , Ibu R. Ella Yulaelawati R, M.A.,Ph.D menjadi narasumber dalam acara Talkshow Bingkai Inspirasi yang disiarkan secara langsung oleh Kompas TV pada hari Selasa, 17 Mei 2016 pukul 14.30-15.00 WIB. Talksow tersebut memiliki tema dengan judul “Perlukah sekolah untuk anak usia Dini”.

Dengan durasi 30 menit tersebut, Ibu Direktur Pembinaan PAUD disodori oleh beberapa pertanyaan dari host acara yang dpandu oleh Melisa Gandasari. Pertayaan yang disampaikan mulai dari yang bersifat sangat mendasar seperti apa tujuan pendidikan anak usia dini dan untuk anak usia berapa PAUD itu sendiri, sampai pertanyaan kearah yang lebih kompleks seperti bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini ini.

Menurut Ibu Ella, Pendidikan Anak Usia Dini adalah pendidikan yang ditujukan bagi anak usia 0-6 tahun yang bertujuan  untuk memberikan rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.

Bagi beberapa pihak yang mempunyai opini bahwa anak dibawah usia 5 tahun tidak butuh sekolah adalah sangat keliru, karena pada hakekatnya usia dini merupakan periode emas sekaligus masa kritis yang keberhasilannya sangat menentukan kualitas anak di masa dewasanya, dimana 90% otak berkembang sebelum usia 5 tahun, tingkat kapabilitas kecerdasan-intelektual anak hampir 50% terjadi pada usia di bawah 4 tahun, serta menurut James J. Heckman, Ph.D seorang ekonom peraih nobel Prize Laurete and University of Chicago menyatakan bahwa, murni berdasarkan ekonomi, sangat masuk akal untuk investasi pada anak usia dini, ”Belajar dini berbuah belajar lanjut dan keberhasilan dini membuat kesuksesan kemudian”.

Sinergi pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan masyarakat selama ini sudah berjalan dan cukup baik, dimana masyakat sebagai ekosistem pendidikan telah memberikan kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan akses dan mutu layanan PAUD berkualitas.

Diakhir sesi, Ibu Direktur Pembinaan PAUD mengajak,menghimbau dan meminta kepada seluruh lapisan masyarakat baik para pendidik, orang tua dan keluarga agar memberikan layanan kepada anak sesuai tahap perkembangan dan kebutuhan anak serta memberikan layanan bagi anak secara holistik-integratif untuk memenuhi kebutuhan esensial anak (pendidikan , perawatan, pengasuhan, kesehatan, gizi, perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi anak).

Selain itu disampaikan juga tentang pentingnya penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran PAUD untuk memudahkan komunikasi dan interaksi guna menunjang kemampuan berbahasa, sosial, dan kognitif anak.

Sumber: http://paud.kemdikbud.go.id

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: