3 Jenis Metode Tahfidz


Metode Tahfidhul Qur'an Pondok Pesantren Bina Qolbu CisaruaSecara umum ada 3 aliran atau jenis metode tahfidz yang sekarang ini dilakukan oleh orang-orang yang menghafal Al-Qur’an, yaitu antara lain:

Menambah Hafalan, Tanpa Muraja’ah

Pada metode ini, targetnya adalah hafal quran dalam waktu sesingkat-singkatnya. Jadi, setiap hari hanya ziyadah atau menambah hafalan saja.

Menambah Hafalan, Muraja’ah Sebagian

Metode inilah yang biasa dipakai di ma’had atau pondok-pondok tahfidz. Setiap hari ada kegiatan ziyadah dan muraja’ah. Tentang jumlah yang dimuraja’ah itu bisa berbeda-beda, misalnya harus 1 juz, 2 juz, atau bergantung jumlah hafalan. Sedangkan caranya juga bisa beda-beda, misalnya: muraja’ah di depan ustad atau ustadzah, muraja’ah partner, muraja’ah berkelompok, gantian per ayat, dan lain-lain.

Menambah Hafalan, Muraja’ah Seluruhnya

Pada metode ini, setiap hari kegiatannya adalah ziyadah dan muraja’ah seluruh hafalan. Artinya, seluruh hafalan yang dimiliki dimuraja’ah dalam satu hari, bahkan ketika jumlah hafalannya sudah 29 juz, maka muraja’ah hari itu juga 29 juz. Apakah ini mungkin terjadi? Mungkin saja. Konsekuensinya, dari pagi hingga malam selalu berinteraksi dengan al-Qur’an.

Sebenarnya tidak ada hafalan tanpa muraja’ah. Jadi, meskipun pada no 1 tidak ada muraja’ah sama sekali saat menghafal, tapi masih ada tugas lagi setelah khatam, yaitu memuraja’ah seluruh hafalannya secara bertahap hingga menjadi mantap. (Jumal Ahmad)

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: