Kristenisasi: Definisi, Tujuan, Wasilah Dan Cara Menghadapinya: Wasilah Gerakan Kristenisasi


Wasilah dari Gerakan Misonari

Dalam wasilah ini ada wasilah yang tersembunyi dan yang tidak, adan yang baru dan ada yang renovasi ada yang sudah dimulai dari dahulu dan ada juga yang berubah sesuai berubahnya wasilah dan terus diperbaharui disesuaikan dengan tujuan misionaris[1] dan tidak ketinggalan juga partisipasi dari buku-buku asing[2] para pemerhati misiologi telah menemukan setidaknya ada 7 cara misionaris[3] dan ada juga yang bertujuan untuk seluruh dunia[4] mereka tidak lalai membuat tujuan yang akan datang[5] dan juga tempatnya, jika memang tempatmnya adalah arab, maka secara mutlak tujuan mereka adalah umat islam[6] selain itu mereka juga tidak lupa untuk memperbaharui cara-cara mereka, mengadakan penelitian[7] dan menggunakan perantara, cara dan metode yang baru[8] di antara metode yang paling jelas adalah:

  1. Misionaris Ilmi melalui debat dan membuat keraguan
  2. Misionaris Al-Qasri seperti melalui perang  salib dan lembaga tahkim, pembakaran umat islam yang menolak gerakan kristenisasi.

Rencana di atas lebih mudah teralisasi dengan adanya yayasan dan universitas yang membawa misi, berikut penjelasannya:

Universitas

  1. Universitas London 1765 M
  2. Universitas Utusan Gereja 1799 M
  3. Universitas Gereja Anglikan Inggris 1799 M
  4. Universitas Percetakan Injil Inggris 1804 M
  5. Universitas Utusan Al-Masih 1842 M
  6. Universitas Percetakan Injil Amerika 1816 M
  7. Majlelis Gereja Amerika 1837 M
  8. Majelis Gereja Nasrani 1844 M
  9. Universitas Permuda Nasrani 1855 M
  10. Gereja Islahiyah Di Amerika 1857 M
  11. Universitas Ruhul Qudus di Zanjabar 1863 M
  12. Persatuan Nasrani Inggris 1890 M
  13. Persatuan Mahasiswa Nasrani 1895 M
  14. Gerakan Nasrani Dunia 1913 M
  15. Universitas Misionaris Pemuda 1952 M
  16. Universitas Nasrani di Tanah Taurat
  17. Universitas Nasrani di Afrika Selatan
  18. Panitia Missi Amerika

Keahlian misionaris

Berdasarkan Muktamar di Kairo tahun 1906 ditetapkan beberapa hal:

A. Apa yang wajib dimiliki seorang misionaris

1. Mengetahui dialek, logat  dan istilah tempat tersebut

2. Bisa berbicara dengan orang awam sesuai kadar pemahaman mereka

3. Bisa berpidato dengan bahasa yang baik dan fasih

4. Manjauhi kata-kata asing ketika berpidato

5. Memilih materi yang pas

6. Mengetahui ayat Al-Quran dan Injil

7. Meminta tolong pada Ruhul Qudus dan Hikmah Ilahiyah

B. Menggunakan wasilah yang disukai umat islam seperti musik

C. Studi Al-Quran untuk melakukan kritik pada Al-Quran

D. Tidak membuat perselisihan dengan umat islam

E. Membuat persepsi bahwa Nasrani bukan musuh umat islam

F. Mengadakan kristenisasi dari tubuh umat islam

G. Mengunjungi rumah-rumah penduduk dan perkumpulan wanita dan melakujkan kajian injil[9]

MISIONARIS TERSEMBUNYI

 

Pertama; Utusan diplomasi

 

Cara ini dilakukam melalui kunjungan, konsulat atau pertemuan kebudayan, perdagangan atau melalui yayasan resmi asing. Contoh dari kunjungan diplomasi ini adalah konsulat Inggris di Zanjabar “John Clark” tahun 1877 M ia adalah pemimpin umum universitas gereja “Henri Robet”. Dan bentuk penggabungan kebudayaan seperti dengan dibangunnya sekolah-sekolah asing  atau melalui kebudayaan yang secara zahir ingin mengetahui kebudyaaan negara lain tetapi sejatinya terdapat operasi misionaris terselubung lalu membuka untuk anak-anak negeri tersebut untuk masuk sekolah itu dengan pendidikan dan pengajaran sesuai dengan metode negara asing itu[10]

Kedua; Explorasi

Hal ini dilakukan melalui explorasi geografi di negara islam dan lainnya sehingga dibentuklah perkumpulan ilmiyah untuk melakukan penelitian geografi dan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan contohnya adalah “Lifanjisten[11]” dan “Satanali”[12] dua orang ini adalah utusan dari Inggris untuk melakukan penelitian di daerah Nil. Di daerah Uganda, Satalini menemukan bahwa raja “Mutisa” dan pengikutnya telah memeluk islam, maka Satalini menulis sebuah telegraf ke koran nasional dan diterbitkan tahun 15/11/1875 setelah melihat sejarah islam di Afrika Timur dan Afrika Tengah.[13]

Pengaruh dari tulisan di atas adalah dibentuknya proyek-proyek saat itu yang menyampai 2400 setelah tulisan itu dikirimkan melalui telgraf, universiats nasrani mulai mengirimkan utusan-utusan untuk melakukan misionaris dan didirikan universitas nasrani. Explorasi geografi adalah salah satu contoh dari kegiantan misionari yang tidak bertujuan ilmiyah, tujuan dan maksudnya tercampur sehingga orang yang terjun kedalamnya tidak mengetahui bahwa ia beraviliasi pada satu kegiatan. Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa perhatian terhadap utusan misionari di Afrika Timur –bahkan semua- adalah karena jasa lifanjisten.[14]

Ketiga; Praktek Pengobatan

Prakterk pengobatan yang secara zahirnya adalah bantuan kesehatan tapi juga mengadakan kegiatan misionaris di sela-sela pengobatan, pengarahan dan ketika menjenguk[15] mereka menggunakan suster muda yang tergabung dalam yayasan kedokteran dan kebanyakan adalah perempuan nasrani, dan contoh yang paling dekat adalah “Tabriza” yang sering disebut sebagai Ibu, ia mengkhsuskan pekerjaannya di daerah benua India secara khusus dan pada tahun-tahun terakhir ini mulai merambah ke daerah Iraq Utara. Demikian juga praktek dokter yang ada di Arab yang telah dirintis oleh Dr. Sharoin Thomas dan Dr Arthur Binayat sejak tahun 1891 M dan 1910-1915.

Keempat; Kursus

Belajar bekerja di pabrik dan kursus semakin sempurna dengan dibangunnya pusat-pusat pelatihan untuk pemuda dan pemudi sampai mereka menjadi ahli lalu mereka memasukkan dalam pelajaran mereka wawasan masyarakat, agama dan adab yang diselipi ajaran misionaris, begitu juga dengan dibangunnya pusat-pusat pelatihan untuk bisa bekerja di negara asing dan mereka dilatih oleh para misionaris.[16]

Kelima; Sekolah Tinggi

Contohnya adalah sekolah-sekolah yang dibangun oleh Amerika dan Perancis di dalam masyarakat islam yang melakukan misionaris dan melakukan penelitian yang mengatas namakan yayasan sekolah tinggi, banyak pemuda dan pemudi islam yang masuk ke dalamnya terpengaruh oleh budaya, adab, politik bahkan agama mereka. Baizuz, pemimpin universitas Amerika di Beirut mengatakan bahwa pendidikan adalah wasilah yang paling berharga bagi misionaris Amerika untuk mengkristenkan Suriya dan libanon[17]

Di antara yang mereka lakukan adalah merubah kurikulum sebagian sekolah tinggi atau mereka berencana untuk merubah semua dalam waktu lama dan membuat lemah isntansi pendidikan agama di negeri Arab seperti yang terjadi di Al-Azhar yang mau berubah menjadi yayasan pendidikan negara atau di Mesir dan lainnya yang mulai dipegang oleh orang Barat. Jardinar, sekretaris universitas Nasrani mengatakan bahwa yang harus dilakukan sekarang adalah mencegah universitas al-azhar untuk mengirimkan lulusannya ke daerah Afrika sebagaimana hasil muktamar, karena islam muali tumbuh tanpa henti di semua Afrika.

Keenam; Bantuan

Mereka membantu laki-laki, perempuan, besar dan kecil dan mereka katakan bahwa nikmat ini berasal dari Isa as, baik cara ini dilakukan dengan cara sembunyi atau dengan isyarat, dan tidak lupa mereka juga belajar adat-adat muslim agar mereka tidak susah dalam menjalankan misinya, banyak yang menjadi garapan mereka adalah orang miskin dan wanita dan bayi-bayi.

Biaya yang misionaris keluarkan untuk proyek ini adalah sekitar 180. 000. 000. 000. Dan yayasan islam hanya 1. 000. 000. 000, yang saya ketahui dan sebagai contoh jumlah yayasan bantuan di Afghanistan yang sekarang sedang terjadi peperangan, untuk jumlah yayasan islam hanya sekitar 7 dan nasrani ada sekitar 250 yayasan.

Ketujuh; Wanita

Jika kita mengingat tujuan dari misionaris yakni untuk menyebarkan keragu-raguan pada islam, yang menjadi sasaran utama mereka adalah wanita, yaitu tentang hak dan kewajiban wanita, oleh karena itu kita dapatkan banyak yayasan wanita yang mengajak wanita untuk keluar dari islam secara keseluruhan kepada lingkungan barat melalui Tabaruj, Sufur dan dalam masalah yang lain. Contohnyha adalah apa yang teleh dilakukan oleh Qasim Amin[18], Huda Sa’rawi dan Nawal as-sa’di yang terus berusaha membaratkan wanita muslim di bawah semboyan mereka “bebaskan wanita”.

Gerakan misionaris dan gerakan lainnya sekarang banyak memberikan perhatian pada wanita, mereka membuat perkumpulan dan memberikan bantuan kesehatan, pendidikan, budaya sampai yang secara detil dan khusus untuk perempuan yang berkenaan dengan keluarga dan dalam mendidik anak.[19]

Kedelapan; Pekerjaan

Nasrani dalam masyarakat muslim yang bermacam-macam menggunnakan keahlian umat islam seperti kedokteran, para ahli, perawat dan para seniman, contoh ini jelas nampak di masyarakaty Al-Khalij Arab dimana 1000 orang lebih dari ahli atau non-ahli yang bekerja bersama dengan orang nasrani dan mereka bekerja untuk memakmurkan nasrani dan merendahkan islam dengan menegakkan syiar Nasrani, pada satu tempat hal ini nampak jelas dan pada tempat yang lain tersembunyi.

Wasilah ini juga telah ditekankan dalam muktamar ke-6 tahun 1980 M dimana salah seorang pemimpin mereka mengatakan bahwa pintu sekarang sudah terbuka untuk masuknya nasrani dalam negara yang tertutup yakni melalui perserikatan negara-negara dan bagi para nasrani ada kesempatan yang tak terbatas untuk melaksanakannya.

Kesembilan; Sekolah ke luar negeri

Yaitu dengan memberikan kesempatan mahasiswa muslim untuk belajar di luar negara mereka, hal ini banyak dipengaruhi karena senang dengan kebudyaan negara lan. Sehingga di Eropa dan Amerika terdapat masyarakat muslim yang belajar dan melakukan penelitian, mereka diutus oleh negara atau yayasan negara mereka. Dan universitas di sana memanfaatkan kesempatan ini dengan membuat acara kunjungan, pesta atau permainan yang dilakukan di Gereja. Dan di luar universitas setelah pelajar muslim itu menampakkan rasa senang, toleran dan mau membantu, mereka melakukan hubungan melalui telp, fax atau bertemu langsung baik itu dengan janji atau tidak, dan ada juga yang menggunakan metode ini untuk menyebarkan islam di Barat.

Ada pelajar muslim yang lemah secara materi lalu dibantu oleh gereja sehingga hal ini membuat tidak adanya ikatan yang kuat antara umat islam dan ada juga pelajar islam yang tidak mau kembali ke negara mereka karena masalah politik atau ekonomi, lalu ia bergaul dengan orang nasrani dan menikah dengan mereka, sehingga hasilnya anak mereka tidak jelas lalu terjadi perpisahan di antara mereka, boleh jadi anak itu ikut nasrani lalu dibawa ke gereja dan di baptis di sana. Atau bisa juga antara kedua pasangan itu tidak ada masalah tetapi mereka mendapatkan ganjalan dari keluarga dan kerabat mereka, Amil Qarami mengatakan bahwa hal di atas yakni belajar ke luar negeri adalah salah satu sebab masuknya orang muslim ke nasrani[20]

 

Kesepuluh; Orientalis

Yaitu yayasan ilmu pengetahuan yang mempelajari dunia Islam, Arab dan Timur Tengah, gerakan ini jelas nampak dikembangkan oleh para pastur dan gereja. Istilah orientalis adalah sebuah kajian untuk menghilangkan agama islam dari jiwa-jiwa mereka. Mereka memberi kiprah dalam masalah pemikiran, telaah dan kebudayaan, mereka tidak secara jelas mengaku sebagai nasrani akan tetapi mereka membawa tujuan nasrani untuk menyerang islam, banyak orientalis terakhir tidak berpegang pada metode ini tetapi ada sebagian yang masih berjalan di atas metode ini.

Kesebelas; Yahudi

Yahudi banyak terlibat dalam misionaris jika memang disitu ada maslahat yang bisa mereka dapatkan dan untuk merealissasikan tujuan-tujuan mereka, hal ini jelas telah disebutkan dalam Protokolat mereka, Ajaj Nuhid mengatakan tentang metode yahudi untuk menjalankan rencana mereka: “setelah terjadi refolusi Perancis mereka membuat  rencana-rencana yang dibangun di atas 2 pokok:

  1. Keyakinan bahwa mereka adalah suku yang telah dipilih oleh Allah swt
  2. Keyakinan bahwa mereka adalah suku yang terbaik membuat mereka boleh saja untuk merusak dunia, meniadakan dan menghancurkan agar berdiri kerajaan Yahudi Dawud, menjadi pengatur dunia dan umat yang lain hanyalah hewan-hewan yang berbeda-beda akal dan otaknya.

Dengan pemahaman dan keyakinan bahwa mereka adalah suku yang terbaik telah banyak disampaikan dalam masoni dan dalam protokolat mereka dan alat untuk melaksanakan rencana mereka bukan emas, wanita atau mata-mata tetapi dengan secara dhahir adalah misionaris  yang pada batinnya yahudi dan yahudi banyak menggunakan cara ini di Portugal dan Asbaniya dengan mendirikan majlis pemeriksa yang menyiksa umat islam begitu juga mereka lakukan pada Kerajaan Utsmaniyah.” Zamwer seorang misionaris yang sering disebut-sebut di tanah arab adalah seorang yahudi begitu juga keluarganya[21].

Kedua Belas; Peraturan-Peraturan Negara Dan Lewat Proyek Penerjemahan

Terjemah termasuk wasilah terpenting dalam misionaris, pada tahun 1143 M pada abad 16 ada penerjemahan al-quran yang bertujuan untuk kegiatan misionaris yang dilakukan oleh pendeta Abit lalu ia pergi dari Perancis ke Asbaniya dan pemerintahkan kanfarizer untuk menerjemahkan al-quran ke dalam bahasa latin, kemudian kitab-kitab arab juga diterjemahkan untuk mendukung kristenisasi seperti yang telah dilakukan oleh orientalis dan juga penerjemahan injil ke bahasa arab. Amil Qarami mengatakan tentang sebab masuknya orang islam dalam nasrani melalui penerjemahan injil ia mengatakan bahwa misionaris telah berhasil menerjemahkan injil ke dalam berbagai bahasa, di daerah maghribi perkumpulan injil dari inggris terlah berhasil membagikan banyak buku terjemah injil ke dalam bahasa arab dan misonaris Brustani telah melakukan pembagian injil sejak tahun 1883-1889 M[22].

Ketiga Belas; Pertukaran kebudayaan

Hal ini terjadi antara sekolah-sekolah budaya antara negara islam dan negara asing dan banyak yang menjadi pertukaran mereka adalah pakaian lelaki dan wanita, makanan asing dan barang-barang dan terkadang juga dibagikan buku kecil dan film tentang negara tersebut dan negara asing mendirikan pusat-pusat budaya di negara islam dan mengadakan perkumpulan dengan para dosen, politikus dan pembuat UU dan sebenarnya mereka memiliki rencana tersembunyi dalam jangka panjang.

Dan hal yang sering dijadikan pertukaran budaya adalah kesenian dan olah raga dan adanya kegiatan misionaris dalam hal ini telah jelas sebagaimana yang terjadi tahun 2002 M di jepang dan korea dimana mereka menegaskan bahwa orang yang menag dalam perlombaan adalah berkat Isa as.

WASILAH SEKUNDER MISIONARIS

 

Pertama; Penjajahan

Wasilah sekunder yang pertama dan paling kuat –menurut saya- adalah penjajahan, nasrani telah menyeru untuk menjajah negeri islam dan non islam dan ketika suatu negara telah dijajah, penjajah tersebut mulai menyebarkan nasrani dan mereka mampu mendirikan yayasan di negara islam dengan mudah, dan ada yang mengatakan bahwa antara msionaris dan penjajahan adalah dua wajah untuk satu pekerjaan sebagaimana telah disasikan oleh sejarah dan ketika suatu daerah telah dijajah maka akan segera dibangun gereja di sana[23]

Kedua; Politik

Peraturan barat adalah wasilah sekunder dalam misionaris dan telah kita ketahui bahwa peraturan barat adalah peraturan isekuler yang tidak ada kepedulian terhadap masalah agama kecuali dalam perkara ibadah personal atau hanya syiar-syiar agama. Negeri sekuler tidak berarti tidak ada agama di sana tetapi bukti telah menjelaskan bahwa mereka meniadakan peran agama dalam masalah agama dan kita juga tidak boleh lupa bahwa negara sekuler juga selalu memudahkan masuknya misionaris, mendirikan proyek-proyek, masuknya para misionaris dalam penelitian-penelitian dan masuknya para ahli dalam misionaris[24]

Ketiga; Kemiskinan

Orang nasrani memiliki banyak kemampuan materi yang membuatr mereka bisa mencapai te,pat-tempat yang silit dijangkau yaitu orang yang muskin dan tidak punya pakaian dan mereka mau menerima bantuan yang sampai pada mereka tanpa melihat sumber dan apa dibelakang tujuan mereka.

Keempat; lemahnya perhatian

Tidak adanya perhatina terhadap agama dan kehidupan serta kebodohan yang merebak di antara manusia dan tercampurnya antara kebenaran dan kebatilan, antara kejujuran dan khurafat dan tersebarnya kebid’ahan adalah salah satu alat yang digunakan oleh misionaris, maka mereka tidak menyeru untuk menggalkan agama, atgau nmenyeru untuk meninggalkan shalat, puasa atau hubungan antara hamba dan tuhan dengan cara apapun akan tetapi mereka memasukkan kedalamnya pemahaman sesuai dengan cara mereka bukan dengan cara yang fitrah dan Zemwer telah menegaskan bahwa menyebarkan keyakinan khurafat akan memperngaruhi masyarakat islam dan membuatnya berpecah-belah.[25]

*Demikian bagian Wasilah Gerakan Misionaris dari buku at-Tanshir: Mafhumuhu wa Ahhdafuhu wa Wasailuhu wa Subulu Muwajahatuhu. Bagian selanjutnya adalah Nasihat dari menghadapi gerakan massif misionaris.


[1] Lihat Wasail Tabshir Wa Alyat A’maluhu Fil Bilad Islamiyah oleh Aminah Muhammad Nashir

[2] Brian R. Hoare. ed, Methods of Mission.- Lake Junaluska, N. K.: The   World  Methodist Council, 1979.-  97 p

[3] David B. Barrrett and James W. Reapsome. Seven Hundred Plans To Evangelize The World: The Rise Of A Global Evangelzaiton Movement.- Birmingham: Foreign Mission Board of the Southern Baptist Convetion, 1988.- 123 p.

[4] Edward R. Daton and David A. Fraser. Planning Strategies for World Evangelization.- Grand Rapids: William B. Eerdmans, 1990.- 350 p. dan ENCYCLOPEDIA OF MISSIONS.- LONDON: , 1906.

[5] Gerald H. Anderson, James M. Phillips, and Robert T. Coote. eds., Mission  in the Nineteen 90s.- Grand Rapids: William B. Eerdmans,1991.- 82 p.

[6] Tim Matheny. Reaching The Arabs: A Felt Need Approach.- Pasadena: William carey Library, 1981.- 247 p.

[7] William J. Dancer and Wi Jo Kang. ed. The Future Of The Christian World  Mission: Studies In Honor Of R. Pierce Beaver.- Grand Rapids: B. Eerdmans, 1971.- 181 p

[8] Dorothy F. Van Ess. Pioneers in the Arab World.- Grand Rapids: Wm. B. Eeerdmans,1974.- 188 p.

[9] Lihat kitab Al-Gharah Ala Alam Al-Islami, ibid

[10] Lihat Qadhiyah Ar-Riddah Fil Fikri Islami oleh Amal Qarami

[11] David Lifajinsten (1813-1873) seorang peneliti, dokter dan misionari, menyukai missi setelah masuk universitas nasrani London tahun 1838 dan melakukan penelitian misionaris tahun 1840 ia bertemu dengan Satalini dan ia menjadi pembantunya dalam melakukan penelitian misionari, untuk lebih jelas lihat: FUNK AND WAGNALLS NEW ENCYCLOPEDIA.- ibid.- 15/246-247.

[12] Satalini (1841-1904 M) seorang peneliti Inggirs Amerika, melakukan misionaris di Afrika Tengah dan menulis hasil kerjanya ketika di Afrika beberapa buku seperti: Content Through The Dark, The Darkest Africa. Lihat FUNK AND WAGNALLS .NEW ENCYCLOPEDIA.- ibid. 22/186-187.

[13] Lihat Lamahat Tarikhiyah Min Intisaril Islam Fi Uganda oleh Ibrahin Zain Saghirun

[14] Lihat Al-Alaqat Al-Islamiyah Fi Afrqa oleh Marwan Muhammad

[15] Abdul Aziz al-Kahlut menyebutkan bahwa ada sebagian orang sakit yang masuk rumah sakit kristen atau lainnya mengaku bahwa yang bisa menyembuhkan adalah Al-Masih, lihat bukunya At-Tanshir Wal Isti’mar  Fi Afriqa As-Sauda’: 88

[16] Lihat Juzurul Bala’: 275-276 berkenaan tentang perkataan Zemwer dalam salah satu Muktamardi Al-Quds tahun 1935 M

[17] Lihat Az-Zuhuf Ila Makkah: Haqaiq Wa Watsaiq An Muamirah At-Tanshir Fil Alam Al-Islami: 83

[18] Qasim Amin (1865-1908 M) berasal dari Kurdi, belajar undang-undangdi al-Azhar dan di Perancis

[19] Lihat Rahalat Al-Irsaliyah Al-Amrikiyah Fi Muduni Al-Khlalij Wal Jazirah Al-Arabiyah: 1901-1926 M

[20] Lihat Qadhiyah Riddah Fil Fikri Islami Al-Hadits oleh Amil Qarami: 49

[21]  Lihat Juzurul Bala’: 228 oleh Abdullah At-Tal dimana penulis menyebutkan bahwa Zwemmer baru diketahui keyahudiannya ketika ia akan meninggal dan ketika terjadi perang di al-Quds Gereja dan yayasan misionaris selalu menyembunyikan hal ini sehingga misionaris melakukan rencana Yahudi yang hina untuk menyebarkan fitnah dan kebencian antara Islam dan Mashihiyah.

[22] Lihat Qadhiyah Riddah Fil Fikri Islami Al-Hadits oleh Amil Qarami: 49

[23] Lihat At-Tanshir Wal Isti’mar Fi Afriqa As-Sauda’: 65-72 oleh Abdul Aziz Al-Kahlut

[24] Lihat Ali’lam Al-Gharbi Wal Muamirah Ala Islam Fi Afriqa: 163-200

[25] Lihat al-gharah ala ‘alam al-islami oleh prof. satalih: 92

One Response

  1. “Dalam kondisi normal, Banda Aceh tertutup bagi warga asing dan segala sesuatu yang berhubungan dengan agama Kristen,” ujar ketua misionaris dalam situsnya.

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: