Sejarah, Isi dan Realita Kehidupan dari Protokolat Zionisme


Bangsa Yahhudi meyakini bahwa mereka yang akan menjadi satu-satunya Penguasa Dunia, dan tanpa ragu-ragu pasti akan datang suatu hari bagi mereka untuk menguasai seluruh bumi dan memusnahkan seluruh agama. Keyakinan seperti itu tercantum dalam suatu dokumen rahasia yang disebut Protocol of Zions atau Protokolat Zionis.

Protocol ini merupakan salah satu dokumen paling kontroversial di dunia. Banyak yang menganggap Protokol merupakan sebuah dokumen palsu yang sengaja di buat-buat demi menguntungkan kelompok anti Semit, pandangan ini diwakili oleh kaum Zionis-Yahudi dan para pendukungnya.

Namun sebaliknya, banyak pula yang menganggap Protokolat Zionis ini sungguh-sungguh asli dan bisa dipercaya. Pandangan yang terakhir ini dianut oleh kebanyakan Dunia Islam dan sejumlah tokoh kemanusiaan di Barat. Bahkan tokoh sekaliber Henry Ford pun masuk ke dalam kelompok ini.

Dalam bukunya The International Jew (1976), Henry Ford menyatakan, “Jika saya ditanya tentang asli tidaknya Protokolat Zionis, maka saya tidak akan mau masuk ke dalam perdebatan panjang itu. Satu-satunya hal yang ingin saya katakan berkenaan dengannya adalah, bahwa semua kejadian yang ada di dunia ini sejalan dengannya…”

Sejarah Protokolat Zionis

Ada dua pandangan berbeda tentang sejarah Protokolat Zionis. Pertama, yang menganggap kalau dokumen rahasia tersebut telah dibuat oleh Dinasti Rotshchild di Eropa abad pertengahan.

Sejarah Dinasti Rotshchild berawal di Eropa pada abad pertengahan. Dinasti Tameng Merah Eropa di abad ke-18 merupakan sebuah benua yang terdiri dari banyak kerajaan besar kecil dan sejumlah wilayah kecil yang disebut principalis, semacam kabupaten yang merdeka dan otonom seperti misalnya Monaco dan Lechtenstein.

Inggris dan Perancis merupakan dua negara kerajaan besar dan paling berpengaruh. Setelah Inggris berhasil dikuasai dan para tokoh Mason Amerika berhasil memproklamirkan kemerdekaan negara itu, maka Konspirasi Yahudi Internasional berusaha untuk menaklukkan Perancis. Salah satu tokoh sentral dalam Konspirasi Yahudi Internasional atas Perancis adalah Rothschild, seorang bankir-politikus yang berdarah dingin. Keluarga Rothschild sejak awal memang keluarga jutawan.

Pendiri keluarga ini bernama Moses Amshell Bauer, seorang pemilik modal Yahudi berpengaruh. Sepeninggal Moses, putera bungsunya yang bernama Mayer Amshell Bauer meneruskan usaha ayahnya. Dalam tempo tidak terlalu lama, usaha warisan ayahnya ini berkembang pesat. Simbol Tameng Merah (Rothcshild) pun kian terkenal. Dan Mayer pun menggunakan gelar Rothschild I. Mayer mendidik kelima anaknya dengan disiplin Yahudi yang tinggi guna dipersiapkan menjadi pengusaha atau bankir yang tangguh. Pada tahun 1773, Mayer mengundang sekitar duabelas tokoh berpengaruh Yahudi ke kediamannya di Judenstrasse, Frankfurt, guna membahas berbagai perkembangan Eropa terakhir, termasuk mengevaluasi hasil-hasil upaya Konspirasi di Inggris. Dalam pertemuan ini, nama Adam Weishaupt disebut Rothschild sebagai seseorang yang bisa dipercaya untuk menjalankan tugas dari Konspirasi.

Selain mengajukan nama Adam Weishaupt, dalam pertemuan 13 Dinasti Yahudi berpengaruh tersebut, Rothschild juga memaparkan 25 butir langkah strategis bagi kelompok Zionis Internasional untuk menaklukkan dunia. Ke-25 butir langkah strategis inilah yang kelak di tahun 1897 disahkan menjadi agenda bersama gerakan Zionis Internasional.

Pandangan kedua menyebut bahwa protokolat itu dibuat dan disahkan dalam Kongres Zionis Internasional I yang diselenggarakan di Bassel, Swiss tahun 1897 yang dipimpin oleh Theodore Hertzl, yang dihadiri oleh 300 orang tokoh dokter, ahli hukum, pengacara, bankir, pedagang dan kaum buruh yang mewakili 50 organisasi rahasia dan terbuka milik bangsa Yahudi.

Agenda dan rencana dari kongres tersebut sangat rahasia yaitu melikuidasi semua agama yang ada di dunia ini dan sekaligus akan menguasai seluruh dunia. Maka pertemuan ini sangat rahasia, dan tidak boleh diketahui kecuali oleh mereka yang memperoleh jabatan sebagai Tokoh atau Orang Arif.

Semua isi protokolat itu masih terus menjadi rahasia di kalangan tokoh-tokoh Yahudi, sampai suatu ketika seorang pendeta Gereja Ortodox di Rusia, bernama Prof. Sergyei Nilus menerjemahkannya ke dalam bahasa Rusia dan menerbitkannya untuk yang pertama kali pada tahun 1901 M. Dalam pengantar bukunya itu Prof. Nilus mengatakan bahwa seorang temannya telah memberikan sebuah naskah asli terjemahan dari sebuah dokumen asli (dalam bahasa Ibrani).

Dokumen ini telah dicuri oleh seorang wanita Prancis dari salah satu tokoh organisasi Freemasonry yang sangat berpengaruh di Prancis. Perlu dicatat, sejak peristiwa pencurian dokumen tersebut, tak seorang wanita pun yang diizinkan untuk menjadi anggota Freemasonry dan disingkirkan dari Lodge (Dewan Pengurus) kecuali untuk kegiatan sosial yang sudah barang tentu sangat jarang diselenggarakan.

Protokolat yang diterbitkan oleh Prof. Nilus ternyata menimbulkan kekhawatiran yang mecekam di antara masyarakat Rusia ketika itu, sehingga menimbulkan huru-hara yang mengambil korban lebih dari 10.000 orang Yahudi terbunuh. Di seantero Eropa Timur bangsa Yahudi berusaha untuk membeli dan memborong habis semua naskah yang tersedia di toko-toko buku sampai dipastikan buku itu hilang dari pasaran. Namun, semua naskah lolos dari Rusia dan diselundupkan ke Inggris oleh seorang wartawan surat kabar Inggris yang ditempatkan di Rusia, bernama Victor E. Marsdan.

Sebelum buku terjemahan Prof. Nilus diterbitkan, bagian-bagian dari protokolat itu telah muncul dalam bentuk edaran yang disebarkan melalui sebuah surat kabar Rusia, SNAMJA, di bulan Agustus dan September 1903. Sebuah surat kabar Rusia lainnya, MOSKOWS KIJA WIEDOMOSTI juga telah memuat terjemahan itu pada tahun 1902 dan 1903 M. barulah pada tahun 1905 terjemahan itu terbit dalam bentuk buku dalam bahasa Rusia. Edisi dalam bahasa Inggris diterjemahkan oleh Victor E. Marsdan terbit pada tahun 1917 M. sesudah Revolusi Bolsyewik, imigran Rusia menyelundupkan buku itu ke Amerika Utara dan Jerman. Sejak itu berbagai edisi dalam berbagai bahasa telah terbit juga, tetapi para cukong Yahudi selalu memborong habis semua buku yang ada di pasaran.

Kedua pandangan yang berbeda di atas, tentang sejarah awal kemunculan Protokolat Zionis sama sekali tidak bertentangan, bahkan saling menegasi. Hal itu dapat kita temui dari hasil keputusan kedua pertemuan tersebut. Memang, dalam kongres yang dipimpin Theodore Hertzl, Protokolat Zionis disahkan menjadi satu agenda bersama gerakan Zionis Internasional dalam menguasai dunia, namun Protokolat Zionis ternyata tidak lahir di dalam Kongres Zionis Internasional di Swiss tahun 1897 tersebut. Protokolat Zionis telah ada jauh sebelum Hertzl menjadi tokoh bepengaruh di dalam gerakan Zionis Internasional.

Ada perbedaan jumlah pasal antara protokolat zion yang berasal dari Rotshchild dan Kongres Zionis. Jika Protokolat Zionis yang dikenal hanya berjumlah 24 butir, maka Protokolat Zion yang berasal dari Rotshchild berjumlah 25 pasal.

Berikut ini kami mencoba meringkaskan isi protokolat itu mengingat betapa pentingnya isi dari dokumen rahasia tersebut bagi dunia Islam yang kemudian kami lanjutkan dengan beberapa temuan dari Ustadz Abdullah Al-Thall tentang realita kehidupan dari protokolat zionisme yang menguatkan kebenaran dari statement Henry Ford.

Kaum muslimin adalah tujuan akhir bagi Yahudi-Zionis, tetapi semua usaha  dan niat jahat kaum Yahudi-Zionis ini akan berhenti jika semua komponen umat Islam di seluruh dunia menyadari ini dengan melakukan usaha-usaha pencegahan jangan sampai terkecoh dan tertipu oleh usaha jahat bangsa Yahudi yang berusaha memecah belah kaum muslimin.

25 pasal protokolat Zionisme dari Rotshchild

1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.

2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.

3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.

4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.

5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.

6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.

7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.

8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.

9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.

10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.

11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.

12. Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.

13. Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.

14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.

15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.

16. Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.

17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.

18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.

19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.

20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.

21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.

22. Meletuskan perang dan memberinya-menjual-senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.

23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.

24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.

25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya.

24 pasal protokolat Zionisme dari Kongres Zionis di Bassel, Swiss tahun 1897

Keputusan I

Hendaknya menjadi perhatian kita bahwa manusia dengan sifat dan instink yang buruk jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan manusia yang sifat dan instinknya baik. Karena itu cara terbaik untuk menguasai mereka adalah melalui teror dan tindak kekerasan, dan bukan melalui diskusi ilmiah. Setiap orang cenderung untuk meraih kekuasaan, setiap orang juga cenderung untuk menjadi diktator, dan tidak sedikit orang yang bersedia mengorbankan kepentingan masyarakat untuk kepentingan pribadinya.

Kebebasan politik hanyalah semata-mata ide saja, bukannya kenyataan. Pemikiran seperti ini haruslah disadari bagaimana cara pelaksanaannya di saat diperlukan yaitu cara menarik dan mengumpulkan massa rakyat untuk digunakan melindas kelompok lain yang sedang berkuasa. Pekerjaan ini menjadi mudah sekali dilaksanakan jika pihak oposisi itu sendiri sudah diinjeksi dengan ide kemerdekaan atau yang disebut dengan liberalisme; dan demi ide itu, mereka akan berusaha untuk meraih kekuasaan. Di saat inilah kehebatan teori kita akan terbukti. Maka kekuasaan pemerintah yang melemah itu segera, melalui hukum alam, terjebak dan berpindah tangan, sebab kekuatan suatu bangsa yang membabi buta tak dapat tegak sehari pun tanpa bimbingan, dan penguasa yang baru hanya mampu menggantikan posisi penguasa lama setelah dilemahkan oleh gegap gempitanya liberalisme.

Hendaknya diketahui bahwa politik tak ada kaitan apa-apa dengan moralitas. Penguasa yang memerintah berdasarkan moralitas bukanlah politisi yang berbakat, dan karena itu tidak akan bisa stabil berada dalam kekuasaannya. Siapa pun yang ingin memerintah haruslah menggunakan dua jalan yaitu menipu dan meyakinkan. Sifat-sifat bangsa yang baik seperti keterbukaan dan kejujuran adalah racun bagi dunia politik, karena sifat-sifat ini akan memakzulkan penguasa dari tahtanya jauh lebih cepat dibandingkan dengan musuh yang sangat kuat. Sifat-sifat seperti ini menjadi ciri kerajaan Goyim, tetapi sama sekali bukan ciri kerajaan kita.

Keputusan II

Sangatlah perlu demi mewujudkan tujuan-tujuan kita bahwa perang-perang yang terjadi, sedapat mungkin, tidak boleh menghasilkan perolehan teritorial, tetapi perang haruslah diciptakan untuk tujuan ekonomi, di mana bangsa-bangsa itu tidak akan melepaskan diri dari bantuan kita, sehingga keduanya (pihak yang berperang) akan bergantung sepenuhnya kepada agen-agen internasional kita. Kekuatan internasional kita akan menghapuskan hak-hak dan kekuasaan bangsa-bangsa, dan dalam arti kekuasaan yang sebenarnya, akan menguasai bangsa-bangsa itu sebagaimana undang-undang civil suatu negara menguasai rakyatnya.

Pemerintah yang akan kita pilih di antara rakyat dengan suatu seleksi yang sangat ketat haruslah didasarkan pada ketaatan yang mutlak, mereka bukanlah orang-orang yang terlatih dalam keahlian ilmu pemerintahan, karenanya mereka akan berada dalam genggaman orang-orang ahli, yang akan menjadi penasihat mereka.

Para Goyim tidak memiliki keahlian untuk menggunakan pengamatan sejarah yang jujur. Mereka hanya memiliki keahlian teoritis yang rutin dan tanpa pengetahuan kritis untuk suatu tujuan yang tepat. Karenanya kita tidak perlu memperhitungkan mereka –biarkan mereka berbuai sampai saatnya tiba- atau hidup dalam angan-angan mengembalikan masa lampau kejayaan mereka. Untuk tujuan ini, kita harus terus-menerus membutakan mereka –melalui alat media massa kita- meyakini teori-teori kita. Kaum intelektual para Goyim yang terbuai oleh pengetahuan mereka tanpa suatu pembuktian logis akan memanfaatkan informasi yang diperoleh dari ilmu pengetahuan, yang oleh agen-agen spesialis kita telah dipecah-pecah secara licik untuk tujuan membentuk pikiran mereka ke arah yang kita inginkan.

Keputusan III

Untuk mencapai tujuan kita yang sudah begitu dekat ini, maka jalan yang harus ditempuh adalah merusak keseimbangan undang-undang, karena semua konstitusi yang kita rancang itu telah kehilangan ketepatan (akurasi) keseimbangannya. Bangsa Goyim (orang asing non-Yahudi) yang bercita-cita dan meyakini bahwa mereka telah melakukan konstitusi itu dengan cukup kuat dan telah lama sekali berharap akan terciptanya keseimbangan itu. Tetapi para pemimpin, yaitu raja-raja yangberkuasa –telah dikelilingi oleh wakil-wakil mereka yang bodoh, mabuk dengan kekuasaan mereka yang tak terkontrol dan tak bertanggung jawab. Kekuasaan mereka ini diperoleh melalui teror yang kita hembuskan ke istana-istana. Karena mereka tak mempunyai jalan untuk berhubungan dengan rakyatnya, maka jenis penguasa ini tidaklah lagi dapat bersatu untuk memperkuat diri mereka sendiri untuk melawan kekuatan oposisi. Dengan demikian maka kita telah membangun sebuah jalur antara kekuatan pemerintah dengen kekuatan rakyat yang membabi-buta itu sehingga keduanya telah kehilangan semua cara, seperti orang yang buta dan tongkatnya, keduanya terpisah tak berdaya.

Kekuatan kita terletak dalam kelaparan dan kelemahan fisik kaum pekerja, sebab dengan cara ini kita telah menjadikannya budak dari kehendak kita, dan mereka tak akan memperoleh kekuasaan baik kekuatan maupun energi untuk melawan kehendak kita. Kelaparan akan menciptakan hak bagi pemilik modal untuk memerintah pekerja jauh lebih kuat ketimbang hak yang diberikan para bangsawan oleh raja ataupun penguasa yang sah. Melalui keserakahan, rasa dengki dan kebencian yang dikobarkan, kita harus menggerakkan massa dan melalui tangan-tangan mereka itulah kita akan menghajar habis semua pihak yang menghalangi jalan kita ini.

Jika saatnya tiba, maka kata “kemerdekaan” haruslah menjadi bara bagi masyarakat untuk bertempur melawan setiap bentuk kekuatan, setiap bentuk kekuasaan, bahkan melawan Tuhan dan hukum alam sekalipun. Untuk alasan inilah, kita, saat telah mencapai tujuan, haruslah menghapuskan kata ini dari kamus kehidupan. Karena kata itu menimbulkan suatu prinsip kekuatan yang brutal dan mengubah massa rakyat menjadi binatang yang haus darah. Binatang-binatang ini, tentunya, akan kembali tidur ketika sudah kenyang menghirup darah, dan di saat itulah mereka dengan mudah dikuasai dan diperbudak. Tetapi jika mereka tidak diberi darah, mereka tidak akan tidur dan akan terus berperang, saling membunuh satu sama lain.

Keputusan IV

Namun demikian kemerdekaan dapat bermanfaat dan memperoleh tempat dalam perekonomian negara tanpa merusak kesejahteraan rakyat jika didasarkan pada kepercayaan Tuhan, persaudaraan manusia, dipisahkan dari konsepsi persamaan yang dinafikan melalui hukum-hukum penciptaan, karena mereka telah menciptakan subordinasi. Dengan kepercayaan seperti itu, suatu masyarakat dapat diperintah oleh suatu perwakilan gereja, dan akan hidup sederhana serta patuh di bawah bimbingan pemimpin spiritual sesuai kehendak Tuhan di atas bumi. Inilah alasan utama mengapa masalah ini tak dapat diabaikan begitu saja bagi kita untuk merusak semua agama dan kepercayaan, untuk menghapuskan dari semua pikiran Goyim prinsip-prinsip ketuhanan, dan menggantikannya dengan perhitungan dan kebutuhan material.

Agar para Goyim ini tidak sempat berpikir dan melakukan analisa, maka pikiran mereka harus diarahkan kepada industri dan perdagangan. Maka, semua bangsa akan terlibat dalam persaingan materi dan karenanya tak akan sempat memikirkan bahaya yang mereka hadapi bersama-sama. Tetapi ingat sekali lagi, agar supaya kemerdekaan dapat sekaligus memecah-belah dan menghancurkan masyarakat Goyim, kita harus meletakkan industri atas dasar spekulasi, hasil dari keadaan ini adalah timbulnya spekulasi atas harga tanah, dan hal ini masuk dalam kekuasaan kita.

Keputusan V

Kita harus menciptakan pemusatan pemerintahan yang kuat di negara-negara Goyim agar semua kekuatan masyarakat mereka dapat kita kuasai. Untuk iu kita harus teratur mengendalikan semua kegiatan kehidupan politik menurut kehendak kita melalui undang-undang yang baru. Undang-undang ini akan menggusur satu demi satu semua kelonggaran dan kebebasan yang telah diberikan oleh para Goyim itu, sedangkan kekuasaan kita yang dikenal melalui Tirani yang setiap saat dan di setiap tempat akan membasmi setiap Goyim yang berusaha menentang kita dengan perbuatan atau kata-kata.

Pada masa ketika rakyat memandang raja-raja sebagai perwujudan dan murni kehendak Tuhan, mereka mengabdi tanpa pamrih kepada kekuasaan raja yang tiruan itu; tetapi sejak hari kita menyuntikkan konsep hak-hak asasi ke dalam pikiran rakyat itu, maka mereka mulai menganggap para penghuni tahta kerajaan adalah manusia biasa. Maka mahkota suci pemberian Tuhan telah dimakzulkan dari kepala para raja, dan kalau kita juga menjarah iman rakyat itu kepada Tuhan, maka kekuatan yang dahsyat akan membanjiri jalanan menuju ke tempat-tempat umum dan akan segera kita kuasai.

Untuk dapat menguasai pendapat umum kita harus mengarahkannya pada suatu keadaan kebingungan dengan menampilkan pendapat semua kelompok yang saling bertentangan dan untuk sejurus waktu akan menjadikan para Goyim itu bagaikan kerbau yang dicocoki hidungnya. Dengan demikian mereka akan sampai pada suatu kesimpulan bahwa yang paling baik bagi mereka adalah Tidak Berpendapat tentang hal-hal yang menyangkut politik, yang sudah pasti masalah itu tidak akan dimengerti oleh masyarakat awam, kecuali oleh mereka yang mendikte masyarakat itu sendiri. Inilah rahasia pertama.

Sedangkan rahasia kedua yang akan mendukung keberhasilan pemerintahan kita adalah: melipat gandakan ketidak sabaran, kebiasaan buruk, dan kegagalan nasional, kondisi hidup yang jelek, sehingga akan sangat sulit bagi setiap orang untuk memahami posisinya dalam kekacauan yang akan timbul, dengan demikian, masyarakat –sebagai akibatnya akan gagal untuk saling memahami satu sama lain.

Keputusan VI

Kita harus melakukanmonopoli besar-besaran segala sumber kekayaan utama –tempat para Goyim menggantungkan nasibnya, sehingga mereka akan terbantung ke bawah bersama dengan hancurnya kepercayaan kepada pemerintah pada saat terjadinya kekacauan politik. Ketika itu, para Aristokrat Goyim yang merupakan kekuatan politik akan segera tersingkir- kita tidak perlu lagi memperhitungkan manusia semacam itu. Tetapi sebagai pemilik tanah mereka tetap akan berbahaya karena mereka masih mampu mencukupi diri sendiri. Maka sangatlah penting bagi kita untuk –dengan biaya berapapun- mengusir mereka dari tanah miliknya. Caranya? Naikkan pajak sampai pada batas yang menjerat leher mereka. Ketahuilah kaum bangsawan Goyim ini tidak akan tahan melarat, mereka pasti akan segera bangkrut.

Pada saat yang sama, kita harus merusak industri mereka, dengan cara menggalakkan industry spekulatif –agar mereka tidak sempat mengembangkan pertanian dan mengurangi hutangnya. Apa yang harus kita peroleh adalah industri harus menjadi ajang pemerasan buruh dan modal sekaligus sehingga melalui spekulasi seluruh uang di dunia berpindah ke tangan kita. Dengan demikian kita akan menjebloskan para Goyim menjadi kaum melarat. Saat itulah para Goyim akan tunduk dan menjadi budak kita.

Untuk melengkapi kehancuran industri para Goyim ini kita harus mengobarkan keserakahan pada barang mewah yang akan melahap semua barang yang ada. Untuk itu pula kita harus meningkatkan upah buruh, walaupun itu tidak akan bermanfaat bagi kaum buruh itu, karena pada saat yang sama semua harga barang akan kita naikkan juga dengan dalih kegagalan pertanian dan peternakan.

Keputusan VII

Untuk kesempurnaan pelaksanaan rencana di atas maka kita harus selalu meningkatkan persenjataan dan kekuatan keamanan (polisi). Satu hal yang harus kita pertahankan di semua negara hanya boleh ada kekuatan massa proletar di samping diri kita sendiri, sejumlah kacil kaum milyuner, polisi dan tentara.

Di semua negara Eropa, dan melalui hubungan kita dengan Eropa di semua benua lainnya, kita harus menciptakan gejolak, pertentangan dan permusuhan. Dengan keadaan ini kita akan memperoleh keuntungan ganda. Pertama, kita akan tetap mampu mengawasi semua negara, dan mereka tahu benar bahwa kita mampu menciptakan kekacauan ataupun menanggulanginya di setiap saat kita kehendaki. Kedua, melalui intrik-intrik, kita harus melilitkan benang yang sudah kita masukkan ke dalam Kabinet (Dewan Mentri) di semua negara dengan jalan politik, perjanjian ekonomi atau pinjaman-pinjaman jangka panjang.

Demi keadaan itu semua kita harus selalu menghadapi tantangan perang dari tetangga-tetangga suatu negara yang berani menentang kita, tetapi jika negara tetangga itu juga nekat menentang kita, maka kita harus mengobarkan perang di seluruh dunia. Kita juga harus memaksa pemerintahan pada Goyim itu untuk bebuat sebagaimana yang kita kehendaki sesuai dengan rencana kita yang tersusun rapi, melalui apa yang kita nyatakan sebagai Publik Opini, yang secara rahasia kita pompakan melalui suatu “Kekuatan Besar”, yaitu PERS, dimana dengan sedikit perkecualian dan dapat dianggap tidak ada –sudah beradadi tangan kita.

Keputusan VIII

Kita harus membentengi diri dengan senjata-senjata yang mungkin digunakan oleh lawan-lawan kita. Untuk ini kita juga harus menggunakan manupilasi undang-undang, sehingga segala resolusi yang kita ajukan akan Nampak legal dan bermoral. Direktorat kita haruslah diisi dengan para ahli publikasi, ahli hukum, administrator, diplomat dan orang-orang yang memiliki pendidikan sangat tinggi dan khusus yang berasal dari sekolah-sekolah khusus yang kita miliki. Para Super Ahli inilah yang mengenal rahasia struktur masyarakat, menguasai berbagai bahasa. Mereka ini akan mempelajari sifat terselubung manusia, termasuk semua perasaannya yang sensitive, dimana para ahli itu akan melakukan peranan mereka. Perasaan ini adalah bagian dari pikiran para Goyim, kecenderungan, kelemahan, sifat baik dan buruk, cirri kelas dan keadaan mereka.

Pemerintah kita harus didukung oleh ahli-ahli ekonomi tingkat dunia. Untuk kepentingan ini maka Ilmu Ekonomi menjadi mata pelajaran penting yang akan diberikan pada bangsa Yahudi. Selain itu kita harus didukung oleh para Bankir, Industrialis, Kapitalis dan Milyuner lainnya.

Keputusan IX

Dalam menerapkan prinsip-prinsip kita ini perhatikanlah karakter masyarakat dimana kita hidup dan berbuat. Kata-kata kaum liberal yang sebenarnya merupakan kata slogan Freemason, yaitu “Kemerdekaan, Persamaan dan Persaudaraan”, ketika sudah tercapai maksud dan tujuan kita mendirikan kerajaan, akan kita ganti dengan kata-kata yang bukan lagi slogan, tetapi suatu pernyataan idealism, yaitu “Hak untuk Merdeka, Kewajiban untuk sama sejajar, dan cita-cita Persaudaraan”. Beginilah cara kita, dan begitulah kita menjinakkan kerbau dengan memegang tanduknya…. De Facto, kita sebenarnya sudah menghapuskan semua undang-undang kecuali peraturan kita, walaupun de jure undang-undang itu masih tetap ada. Saat itu, jika suatu pemerintahan mencoba untuk menentang kita maka perbuatan itu hanyalah suatu proforma dengan kebijaksanaan dan pengarahan kita, karena sikap anti-semit mereka diperlukan guna mengatur saudara-saudara kita yang curang.

Setelah kita berhasil mencengkeramkan tangan kita dalam administrasi hukum, tata cara pemilihan, kemerdekaan pribadi, dan Pers di suatu negara, tetapi yang paling penting lagi adalah campur tangan dalam bidang pendidikan dan latihan-latihan karena sektor inilah yang mampu mewujudkan kebebasan. Maka dengan campur tangan dalam bidang pendidikan ini kita telah menjadikan para pemuda Goyim itu bodoh, mudah terpukau dan bersikap korup melalui prinsip dan teori yang palsu –walaupun semuanya itu berasal dari kita.

Keputusan X

Ketika sudah sampai pada saatnya melakukan coup d’etat (kudeta) maka kita harus mengatakan kepada umat manusia, “Keadaan sudah begitu buruknya, dan kalian sudah begitu menderita, kini…….kami telah menghancurkan penyebab penderitaa kalian, kami telah menghilangkan fanatisme nasional yang sempit, kini kalian berada diambang kemerdekaan.”

Agar kita memperoleh dukungan suara mayoritas, maka seyogyanya kita mendorong masyarakat menggunakan hak pilihnya dan ditujukan pada calon yang bukan berasal dari kelas elite. Dengan menanamkan rasa individualitas maka kita telah menghancurkan arti keluarga di antara pada Goyim beserta dengan nilai pendidikan mereka, dengan demikian kita juga menggusur kemungkinan bagi individu untuk berbeda pendapat dengan yang lainnya.

Semua negara meiliki satu hal yang sama dengan berbgai nama yaitu Perwakilan, Kementrian, Legislatif, Eksekutif dan sejenisnya. Semua lembaga ini menunjuk pada pentingnya fungsi negara itu, hal yang perlu dicatat baik-baik, adalah bukan pentingnya lembaga itu, tetapi pentingnya fungsi lembaga tersebut. Semua lembaga ini telah membagi tugas antar masing-masing, bagaikan organ tubuh manusia. Maka dari itu, jika kita merusak salah satu fungsinya, negara itu akan sakit seperti manusia.

Keputusan XI

Rencana untuk menyusun Konstitusi baru dalam wujud sebuah revolusi negara…apa yang kita kehendaki pada saat pelaksanaan kontitusi baru itu, sementara masyarakat masih terpukau oleh revolusi, dan berada dalam keadaa ketakutan dan ketidak-pastian, mereka harus mengetahui kekuatan kita yang tak terkalahkan dan penuh keampuhan, sehingga kita tidak perlu memperhitungkan mereka, mengabaikan segala pendapat dan kehendak mereka. Kita siap dan mampu melindas mereka setiap saat dan di setiap tempat. Kita sudah memperoleh apa yang kita inginkan, maka kita tidak perlu membaginya dengan mereka.

Pada Goyim itu adalah domba-domba, sedangkan kita adalah serigalanya. Anda akan tahu apa yang akan dilakukan oleh serigala yang sudah menangkap mangsanya? Tuhan telah merahmati kita, bangsa pilihan-Nya, hikmah terusirnya bangsa kita, yang diduga oleh banyak orang sebagai kelemahan kita, dan sekarang membawa kita pada puncak penguasaan dunia.

Keputusan XII

Kata “Kebebasan” kita beri pengertian sebagai berikut: “Kebebasan adalah hak untk melakukan sesuatu yang diijinkan oleh undang-undang”. Pengertian kata ini yang sebenarnya pada suatu saat nanti akan kita gunakan, karena semua kebebasan berada di tangan kita, sebab undang-undang akan menghapusnya atau menciptakan kebebasan yang hanya kita kehendaki sesuai dengan program yang sudah disebutkan.

Peranan Pers adalah untuk mengobarkan atau mengungkit amarah dan nafsu yang perlu untuk menunjang tujuan kita…..industri penerbitan harus dikenaik sensor, dengan begitu usaha ini akan menjadi sumber pendapatan yang melimpah bagi negara kita. Kita harus mengenakan pajak yang tinggi dan simpanan wajib sebelum suatu usaha penerbitan berdiri, hal ini demi menjaga agar tidak menentang pemerintahan kita.

Melalui cara kontrol seperti ini instrumen pikiran akan menjadi alat pendidikan yang berada di tangan kita, yang tak akan mengijinkan massa bangsa-bangsa bermimpi tentang hikmah kemajuan. Sebab kemajuan atau tepatnya ide tentang kemajuan telah memungkinkan munculnya konsepsi tentang berbagai emansipasi, tetapi tak pernah mencapai batas akhir. Segala sesuatu yang disebut sebagai liberal adalah anarki.

Kesusastraan dan Jurnalisme adalah dua dari kekuatan pendidik yang sangat penting, karena itu pemerintah kita akan menjadi mayoritas pemilik jurnal-jurnal itu. Hal ini akan mengurangi hambatan yang diakibatkan oleh Pers yang dimiliki secara pribadi dan akan membawa kita memiliki suatu pengaruh yang besar pada pikiran public. Jika kita mengijinkan terbitnya sebuah penerbitan milik orang lain, maka kita harus memiliki 30 jurnal.

Keputusan XIII

Kebutuhan akan makanan pokok memaksa pada Goyim untuk tetap tutup mulut dan menjadi budak kita yang taat, sehingga mereka tidak sempat untuk memikirkan hal lainnya. Sementara itu kaki-tangan kita yang ada dalam organisasi Pers di antara para Goyim akan membicarakan berbagai ihwal politik –tentunya atas perintah kita- dengan berbagai manipulasi yang akan dijejalkan kepada public sebagai suatu fakta nyata.

Untuk mencegah masyarakat Goyim menjadi terlalu terpukau pada pembicaraan masalah politik, maka akan kita sodorkan pula bahan pembicaraan baru, yaitu masalah industri. Dalam keadaan ini massa rakyat akan tetap diam, menghindari untuk berbicara masalah politik (walaupun kita telah melatih mereka untuk kita gunakan sebagai pasukan yang akan meruntuhkan pemerintah Goyim) hanya dengan maksud dapat menyediakan lowongan kerja baru. Supaya massa rakyat Goyim ini tetap bodoh, maka kita harus tetap menjejali mereka dengan hiburan, permainan, rekreasi, fitnah dan gedung-gedung rakyat. Pada akhirnya kita akan mengusulkan –melalui pertandingan segala macam- olah raga, kesenian dan lain-lain. Dengan masalah itu kita sudah mencegah pikiran para Goyim untuk membicarakan hal-hal yang akan menyulitkan kita. Karena sudah terbiasa tidak berpikir kritis dan tak mampu membentuk pendapatnya sendiri, para Goyim lama kelamaan akan berbicara dan bersuara yang sama (membeo) tentang segala masalah –yang tentunya sudah kita atur terebih dahulu-.

Keputusan XIV

Saat kita sudah mencapai tujuan, mendirikan Kerajaan David, maka seluruh agen di dunia harus dilikuidasi (dihapuskan) kecuali agama kita yang menyembah satu Tuhan dan kepada Tuhan itulah kita terikat, melalui kedudukan kita sebagai Bangsa Terpilih. Itulah takdir kita dan takdir bagi seluruh dunia. Maka kita harus segera melenyapkan semua kepercayaan dan agama. Tak perduli jika nantinya terjadi banyak rakyat yang menganut Atheisme (Komunisme), itu hanyalah suatu tahapan transisi.

Para filosof kita akan mengurai kelemahan dan kekurangan agama lainnya yang dianut oleh para Goyim. Tetapi ingat tak seorang pun yang akan membicarakan agama kita dari sudut pandang lainnya. Di negara yang dikenal sebabagi negara progresif dan maju, kita akan menciptakan kesusastraan yang tak bermoral, pornografi dan sejenisnya.

Keputusan XV

Jika hari yang telah ditentukan itu telah tiba, maka kita akan melancarkan Coup D’ Etat (Kudeta) di seluruh dunia pada hari yang sama, persisi setelah kebobrokan seluruh pemeintah Goyim mencapai puncaknya. Kita harus bantai habis semua Goyim yang mencoba untuk mengangkat senjata menentang kerajaan kita. Semua institusi –seperti masyarakat rahasia- akan kita musnahkan tanpa ampun, kecuali lembaga yang mendukung kita.

Saat Raja Israel sudah duduk di atas singgasananya yang didukung oleh Eropa, ia akan menjadi Pemimpin Dunia. Raja kita akan menyatu dengan rakyatnya, dan akan menguasai dunia ini bersama mereka.

Keputusan XVI

Untuk memastikan penghancuran semua kekuatan kolektif, kecuali kekuatan kolektif milik kita, kita harus melemahkan pada tahap pertama, semua Perguruan Tinggi melalui cara re-edukasi sesuai dengan kepentingan kita. Pejabat dan Profesor –disana, akan disiapkan untuk melaksanakan rencana rahasia. Mereka akan ditunjuk (diangkat) dengan persyaratan khusus, dan akan dibuat sangat bergantung pada pemerintah (kita?).

Keunggulan masa lalu, seperti semua bentuk sejarah kuno, dimana banyak kejelekannya daripada kebaikannya, akan kita ganti dengan studi tentang masa depan. Kita harus menghapuskan semua fakta tentang sejarah lama –yang tidak kita kehendaki- dari ingatan setiap orang, kecuali yang menyangkit kebobrokan dan kesalahan pemerintahan Goyim.

Keputusan XVI

Sudah lama sekali kita berusaha untuk mendiskreditkan Pemuka Agama masyarakat Goyim, karenanya harus kita hancurkan missi mereka, yang di masa sekarang mungkin bisa menjadi penghalang bagi kita. Dari hari ke hari, pengaruh para pemuka agama masyarakat Goyim ini akan berkurang. Kemerdekaan Hati Nurani kita kobarkan di semua tempat, hingga hanya memerlukan beberapa tahun saja untuk menyelesaikan kehancuran Agama Kristen. Sedangkan mengenai agama lainnya, memang ada kesulitan untuk merusak mereka, tetapi itu bukan masalah besar. Kita akan mengatir agar kependetaan dan pendeta-pendetanta terperangkap dalam kerangka berpikir yang sempit hingga mengakibatkan pengaruh mereka semakin mundur dan berkurang.

Jika saatnya tiba kita akan menghancurkan Tahta Suci Kepausan, jari tangan yang tak terlihat akan mengarahkan semua bangsa menuding Tahta Suci ini. Ketika para bangsa itu berusaha untuk merebutnya maka kita akan dating dan menjadi pembela utamanya seakan-akan untuk menghindarkan banjir darah. Melalui cara adu domba ini kita akan menembus masuk ke dalam Tanah Suci ini dan tidak akan keluar sebelum kita yakin bahwa kita benar-benar sudah menguasai seluruh kekuatan dan kekuasaan yang ada di tempat itu.

Raja Yahudi lah yang akan menjadi Paus sebenarnya, pemimpin utama Gereja Internasional.

Pada saat itu, sementara kita sedang melakukan re-edukasi pada kaum muda tentang Agama Tradisional yang baru, dan nantinya tentang agama kita sendiri, kita tidak hanya akan menuding gereja-gereja yang ada, tetapi kita akan bertengkar dengan mereka (gereja) melalui kritik-kritik yang diperhitungkan akan menimbulkan kelompok sempalan (Schisme). Secara umum, kemudian, Pers kontemporer kita akan terus melakukan kritik dalam masalah kenegaraan, agama-agama, ketidak-mampuan para Goyim, selalu dengan menggunakan pernyataan yang tidak prinsipil agar dengan segala cara mampu menurunkan prestise (harga diri) dalam sopan-santun yang hanya mampu dilakukan oleh para jenius dari bangsa kita yang terpilih.

Keputusan XVII

Kita sudah menghancurkan prestise (harga diri) raja-raja Goyim melalui percobaan pembunuhan yang berulang kali dilakukan oleh agen kita, domba-domba buta yang kita gembalakan, yang dengan mudah kita gerakkan melalui semboyan liberalism, agar mereka bertindak criminal seperti itu, mereka hanya semata-mata terpukau oleh warna (aliran) politik.

Pemerintahan kita akan dilindungi oleh pasukan rahasia yang sangat kecil. Dengan pembentukan pasukan rahasia ini secara resmi maka citra mistik dari suatu kekuasaan akan menghilang.

Keputusan XIX

Jika kita tidak bisa mencegah setiap orang terlibat dalam politik, maka sebaliknya, kita harus menghasut mereka untuk menyampaikan berbagai laporan dan petisi kepada pemerintah untuk menyelidiki masalah itu demi peningkatan kondisi masyarakat.

Hasutan semacam itu tak lebih dari anjing kecil yang menggonggongi gajah. Karena pemerintah itu sudah pasti terorganisir baik, sedangkan masyarakat penyampai petisi itu sepenuhnya tidak menyadari kekuatan dan kemampuannya.

Untuk menghancurkan prestise kepahlawanan bagi kejahatan politik, maka kita harus menghukum mereka sebagaimana pencuri, pembunuh atau setiap jenis tindakan jahat biasa. Dengan demikian opini masyarakat akan bingung dan ragu untuk menilai tindakan kejahatan politik itu, apakah berbeda dengan tindakan jahat biasa atau tidak.

Keputusan XX

Kala pemerintahan kita sudah berdiri, maka pemerintahan autokrasi kita harus menghindari, demi penjagaan diri sendiri, untuk tidak membebani masyarakat dengan pajak yang berlebihan. Ingat bahwa pemerintahan kita berfungsi sebagai seorang ayah dan pelindung sekaligus. Tetapi suatu organisasi negara itu ternyata membutuhkan biaya, maka dibolehkan untuk mencari dana yang dibutuhkannya. Untuk itu perpajakan sebaiknya dikumpulkan melalui sistem pajak progresif atas kekayaan. Maka dari itu orang kaya harus menyadari bahwa ia wajib membayar pajak atas kelebihan kekayaannya untuk kepentingan negara, dan ia akan memperoleh jaminan keselamatan atas sisa kekayaannya dan hak-hak lainnya.

Pajak bagi rakyat miskin adalah bibit timbulnya revolusi dan akan menjadi perusak negara. Sedangkan pajak atas kaum kapitalis akan menghentikan pertumbuhan kekayaan mereka, dimana kita sekarang sudah mengumpulkannya untuk merusak kekuatan pemerintaha Goyim, yaitu keuangan negaranya.

Sistem standart emas telah merusak negara yang menggunakannya, karena sistem ini tidak mampu memenuhi kebutuhan akan uang, lebih jauh lagi kita telah menyingkirkan emas dari peredaran sejauh mungkin. Bagi kita standart yang harus digunakan adalah biaya kekuatan kerja manusia, apakah standart itu akan dihitung dengan uang kertas atau kayu, tidak jadi masalah.

Hutang –khususnya hutang luar negeri- adalah salah satu hal yang selalu tercantum dalam neraca perdagangan setiap pemerintah. Jika hutang itu dibebani bunga 5 %, maka dalam waktu 20 tahun negara itu akan membayar bunga sejumlah hutang yang diterimanya, dalam waktu 40 tahun jumlah itu akan dua kali lipat dari jumlah hutangnya sendiri. Tentunya semakin lama negara itu tidak mampu membayar hutangnya dan akan tenggelam dalam kebangkrutan.

Keputusan XXI

Sekarang tentang Hutang Dalam Negeri yang kita pinjamkan kepada pemerintahan Goyim –yang sebenarnya tidak membutuhkan uang itu- hutang dalam negeri berupa obligasi. Saat pemerintah menngumumkan obligasi itu, harga yang tercantum sangat murah sekali, sehingga rakyat berbondog-bondong membelinya. Jumlah sertifikat obligasi itu dalam waktu cepat terjual habis. Esoknya harga sudah mulai naik sedikit dari nilai nominalnya, rakyat pun akan berbondong-bondong pula membelinya. Maka semakin hari semakin tinggi pula harga sertifikat obligasi itu, dan pemerintah mempeoleh uang dalam jumlah yang banyak sekali. Tetapi, pada saat pemerintah akan membayar kembali hutangnya itu setelah tiba jatuh temponya beberapa tahun kemudian –mereka mulai sadar betapa besar bunga yang harus dibayarkannya. Maka tak ada jalan lain kecuali pemerintah membuka hutang yang baru dengan cara yang sedikit banyak sama.

Dewasa ini, melalui hutang dalam negeri, cara ini tak dapat dilakukan oleh pemerintahan Goyim karena mereka tahu bahwa kita akan meminta kembali uang yang dipinjamkan itu.

Keputusan XXII

Di tangan kita sekarang ini terkumpul suatu kekuatan yang sangat besar, yaitu Emas, dalam waktu dua hari kita dapat menggunakannya –betapapun besar nilai dan jumlahnya-, dari tempat simpanan kita yang sangat rahasia. Apakah masih juga dibutuhkan bukti lagi bahwa kekuasaan kita benar-benar atas Kehendak Tuhan? Pastikan, bahwa kita tidak boleh gagal melaksanakan rencana kita; dengan kekayaan yang begitu berlimpah dan telah terkumpul beradad-abad lamanya.

Kekuasaan kita merupakan yang paling mulia, karena kekuasaan kita sangat kuat, yang akan memerintah dan membimbing para pemimpin dan tukang pidato yang utopis. Kekuasaan kita adalah pucak dari semua peraturan dan undang-undang yang akan mewujudkan kebahagiaan manusia.

Keputusan XXIII

Sesudah kita merusak masyarakat Goyim dengan mabuk kemewahan, maka kini kita harus mengembalikan moralitas mereka dan menuntut mereka untuk hidup prihatin dan sederhana, mengurangi kemewahan itu. Industri-industri besar yang telah didirikan harus dihapuskan dan kembali digunakan model industri kecil. Hal ini disebabkan industri besar akan mampu mempengaruhi pemikiran massa untuk melawan pemerintah. Sedangkan industri kecil tidak akan mengerti tentang arti pengangguran, karenanya ia akan sangat bergantung kepada pemerintah. Bermabuk-mabukan akan dilarang melalui undang-undang dan akan dihukum sebagaimana tindak kejahatan lainnya, karena minuman keras akan mengubah manusia menjadi brutal.

Keputusan XXIV

Raja Israel tidak boleh tunduk kepada hawa nafsunya sendiri, khususnya yang menyangkut seksualitas, karena nafsu seksual akan membungkam akalnya. Kualitas kemanusiaan dalam diri pemimpin dunia ini yang berasal dari turunan David harus siap untuk berkorban bagi rakyatnya.

Raja kita yang mulia haruslah menjadi contoh pribadi yang mengagumkan.

Ditanda Tangani Oleh Para Wakil Zion Dengan Pangkat Ke-33

Setelah membaca isi dari Protokolat Zionisme di atas, kita akan menemukan kesesuaian antara isi dari protokolat tersebut dengan kenyataan yang terjadi di dunia ini. Ustadz Abdullah Al-Thall telah membahas realita tersebut dalam bukunya Ajyal wal Waqi’ Hayaah Lil Burtukulat (Generasi dan Realitas Terjemahan Hidup dari Protokolat) dan berikut ini ringkasannya:

1.      Tidakkah cukup bagi kita menyaksikan keunggulan kekuasaan emas atas kekuasaan agama dan apa yang kita temukan berupa keberagaman partai di dunia ini? Lalu, semakin menyebar luasnya prostitusi, perzinahan, pembunuhan, tipu daya, menggembar-gemborkan kata pembebasan, kebersamaan dan persaudaraan yang selalu diulang-ulang oleh budak-budak Yahudi, yang terdiri dari tokoh-tokoh negara Barat dan Timur.

2.      Tidakkah cukup bagi kita hanya sekedar menyaksikan seseorang yang memutarbalikkan keadilan dan nilai-nilai luhur, sehingga manusia pemberani, alim, mukmin, jujur dan mulia berubah menjadi kaki tangan, konservatif, menyimpang dan menjadi mata-mata bagi pusat intelijen? Lalu, sosok manusia yang menyimpang, kafir, zindiq, pencuri, pendusta, dan penakut berubah menjadi nasionalis, bersemangat, revolusioner, dan progresif. Tidakkah anda melihat bagaimana pekerjaan-pekerjaan penting dan jabatan-jabatan strategis diserahkan kepada orang-orang yang tidak memiliki kapabilitas dan tidak layak menjabatnya?

3.      Tidakkan cukup bagi anda saat melihat partai-partai saling cakar berebut kekuasaam di dunia ini disertai dengan upaya penyesatan terhadap para pekerja dengan memberi kesan bahwa mereka adalah sumber kekuasaan satu-satunya, dan memiliki hak terhadap undang-undang yang dapat memberi mereka kekuasaan?

4.      Apakah pandangan masyarakat yang sudah buta tidak berubah terhadap persaingan bisnis yang mengakibatkan dana mengalir dengan deras ke kas-kas Yahudi di seluruh dunia? Kondisi tersebut menyebabkan munculnya pertengkaran dan dendam kesumat demi keuntungan, persaingan dan kehancuran masyarakat. Sehingga tidak ada yang memperhatikan hal itu atas dasar akhlak dan agama, kecuali atas dasar materi.

5.      Apakah kita tidak melihar sejauh mana keberhasilan Yahudi dan antek-anteknya dalam memerangi tokoh-tokoh islam dan menjatuhkan mahkota kebesaran yang mereka kenakan, hingga mereka menjadi sasaran penghinaan anak jalanan yang mempercayai propaganda Yahudi dan menikmati kemerdekaan dari aturan agama serta nasihat dari para tokoh agama?

6.      Apakah strategi Yahudi belum juga berhasil dalam melakukan penipuan terhadap kalangan buruh dengan menaikkan upah mereka? Sementara itu pada waktu yang sama, harga-harga kebutuhan pokok meningkat tajam dengan dalih buruknya hasil produksi. Kenyataan seperti ini akan menghancurkan produksi dan mendorong para buruh menikmati minuman keras, agar mereka bisa melupakan derita dan kesedihan yang menimpa mereka?

7.      Apakah Yahudi tidak berhasil menyebar fitnah dan tipu daya di berbagai negara dan benua di dunia? Apakah mereka tidak sukses mengobarkan api peperangan yang dapat membinasakan orang kaya dan miskin, serta membunuh puluhan juta manusia?

8.      Apakah belum cukup bagi kita menyaksikan tersebar luasnnya siswa sekolah dasar dan menengah, serta mahasiswa perguruan tinggi Yahudi, disertai pengendalian mereka terhadap politik, pemikiran dan ekonomi untuk kas Yahudi Internasional yang memilih mereka dari kalangan yang kotor dengan moralnya yang buruk? Ini semua ditujukan agar mereka dibenci di tengah-tengah masyarakatnya. Sehingga, mereka lebih mudah dikendalikan oleh Yahudi dan antek-anteknya.

9.      Apakah kita tidak melihat jejak-jejak langkah Yahudi dalam menyebarluaskan kekuasaan kekacauan dengan alasan kebebasan, mendistorsi syariat dan undang-undang pemilihan eksekutif, menguasai media massa, mengawasi pendidikan, merusak generasi selain Yahudi, dan meneggelamkan mereka dengan prinsip dan teori-teori yang rusak?

10.  Tidakkah kita melihat bagaimana rumah tangga selain Yahudi akhirnya hancur berantakan? Tidakkah kita juga melihat kesuksesan Yahudi menguasai dan mengendalikan sebagian besar pemimpin dan tokoh negara Barat yang matanya telah buta? Apakah kita juga tidak melihat ketundukan mereka melalui sentralisasi seluruh kekuasaaan, legislatif, eksekutif, yudikatif di tangan sejumlah kecil pejabat yang sudah disuap dan telah rusak?

11.  Apakah kita juga tidak merasakan pengaruh Yahudi Internasional terhadap media massa partisan di seluruh dunia khususnya Barat? Demikain pula dengan berbagai kantor berita di dunia yang mendukung tujuan Zionis Yahudi Internasional melalui strategi menakutkan dengan meng-counter balik media yang bersih dan buku-buku dalam negeri.

12.  Tidakkah kita melihat bagaimana Yahudi mengalihkan perhatian masyarakat dengan berbagai macam cara, misalnya mendirikan tempat-tempat pesta; pub, kafe dan bioskop-bioskop murahan yang memutar film-film porno, sehingga dunia ini seakan rumah bordil yang diatur oleh germo-germo Yahudi?

13.  Tidakkah kita melihat bagaimana Yahudi sukses menciptakan pendukung tanpa batas dari kalangan orang-orang kafir yang murtad dari Islam atau meninggalkan agama Kristen demi melaksanakan strategi-strategi Yahudi? Itu semua ditujukan agar dapat menghancurkan Islam dan Kristen sekligus, serta membatasi ibadah hanya dalam satu agama, yaitu agama Musa.

14.  Tidakkah kita melihat jumlah lembaga Freemasonry yang bertambah berlipat ganda di seluruh dunia sebagai langkah awal. Kemudian, menghancurkan lembaga Freemasonry yang bukan berasal dari kalangan Yahudi, yang perannya telah berakhir. Dengan demikian, untuk berlepas diri dari mereka menjadi perkara yang sangat mudah dan tidak akan menimbulkan guncangan apa pun.

15.  Tidakkah kita melihat bagaimana Yahudi dan antek-anteknya berhasil menghancurkan pilar-pilar pendidikan universitas di seluruh dunia dengan sangat mudah, khususnya di Eropa, Amerika dan negara-negara Arab Islam? Tidakkah universitas-universitas Arab-Islam menjadi corong atas apa yang dikehendaki dan diinginkan oleh misionaris Yahudi, Danlop, pada awal abad ini? Apakah universitas Arab dan Islam, kecuali Al-Azhar, Universitas Madinah, Universitas Makkah Al-Mukaramah telah mampu menampilkan wajah bangsa Arab-Islam? Atau apakah universitas-universitas itu muncul sebagai representasi bagi seluruh universitas kekafiran, penyimpangan dan sekulerisme yang diawasi langsung oleh para misionaris dan orientalis Yahudi di Eropa dan Amerika?

16.  Apakah kita tidak melihat atau merasakan cengkraman tangan Yahudi di Vatikan melalui mulut Paulus yang selama ini mencela kekafiran Yahudi dan permusuhan mereka terhadap kaum Nasrani? Yahudi telah merencanakan jantung istana kepausan sebagai langkah awal untuk menghancurkannya dan menempatkan seorang Yahudi tulen di tempatnya.

17.  Tidakkan kaum Yahudi juga sukses menggunakan mata uang asing sebagai ganti mata uang lokal agar kekayaan rakyat mengalir ke kantong-kantong kekayaan mereka! Juga disertai usaha untuk menguasai kekayaan dunia melalui perdagangan saham dan bursa.

18.  Terakhir, apakah kita juga tidak melihat peran yang dimainlan oleh kekayaan materi bernama emas dala  perjalanan dunia? Benda tersebut adalah sesembahan Yahudi sejak ribuan tahun lampau hingga saat ini, mereka menyucikan dan menagungkan benda berkilau itu dan menggunakannya untuk menghancurkan negara lain yang tidak suka terhadap sikap politik mereka. Yahudi juga beruapaya meruntuhkan negara yang tidak sanggup merealisasikan kepentingannya. Upaya ini berupa memaksakan dendam kesumat sebagai langkah awal menguasai suluruh dunia seperti yang mereka angankan sebagai sosok manusian yang sakit.

Saudaraku yang mulia……apakah implementasi ilmiah dari dari laporan Ustadz Abdullah At-Thall tadi tidak memadai untuk meneguhkan kebenaran dari Protokolat Zionisme?? Sungguh usaha, kebiasaan dan strategi yang mereka lakukan setiap hari, termasuk bencana dan krisis yang terus melanda bumi Indonesia ini semakin membuat kita layak mempercayai keputusan setan-setan Yahudi dalam sebuah konferensi yang diadakan dihadapan nabi pendusta mereka Hertzl.

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: