Sajda App, Aplikasi Waktu Salat, Azan dan Arah Kiblat Terbaik Kelas Dunia


Hidup di negara dengan jumlah mayoritas muslim seperti Indonesia dan Malaysia tidak menyulitkan kita mengetahui waktu salat dan mendengarkan lantunan suara Azan dari masjid terdekat. Arah Kiblat pun sekarang sudah tidak perlu risau karena di musala kecil di mall atau di dalam hotel pun sudah ada tanda arah kiblat.

Menjadi masalah ketika Anda diberika kesempatan jalan jalan atau tinggal di daerah minoritas Muslim yang mana azan tidak dikumandangkan laiknya di negara sendiri. Maka Anda membutuhkan aplikasi untuk mengetahui waktu salat, azan dan arah kiblat. Dan kali ini saya merekomendasikan Sajda App.

Sajda App telah diakui oleh lebih dari 2 juta Muslim di seluruh dunia sebagai aplikasi paling akurat untuk menentukan waktu shalat, termasuk azan, arah kiblat, kalender Hijriah Islam, dan sebagainya.

Sajda App adalah aplikasi perangkat lunak gratis. Aplikasi ini sudah tersedia dalam bahasa Inggris dan terakhir diperbarui pada 2020-01-07. Program ini dapat diinstal di Android.

Tampilan waktu salat sangat menarik dan indah, gambar latar belakang pun bisa kita ubah sesuka hati.

Fitur lain yang tak kalah penting adalah menentukan arah kiblat. Tampilan sangat menarik dengan latar belakang suasana Makkah Al-Mukaromah.

Sajda App sudah dikembangkan lebih jaub lagi. Saat ini aplikasi Sajda ada di Apple Watch.

Tautan unduh aplikasi di Play Store.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.raimbekov.android.sajde

Terima kasih kunjungan Anda di blog sederhana ini. Semoga ulasan sedikit ini bermanfaat dan membantu mengenalkan #MuslimApp 🙏.

Lokasi Bencana Bukan Tempat Buang Pakaian Bekas


Pada tanggal 11 Januari yang lalu, saya bersama teman-teman dari Aksi Peduli Bangsa dan Rumah Cinta Quran Bintaro berkunjung ke tempat terdampak banjir di Lebak Banten yang berdekatan dengan daerah Bogor atau lebih mudahnya di daerah setelah Pesantren Latansa.

Perjalanan ke tempat tujuan tidak terlalu susah dilalui mobil, dan kami bisa melihat di daerah pinggiran Sungai banyak rumah yang hancur terbawa Sungai, adapun dibagian tepi jalan, banyak jalan tertutup longsor tanah.

Kami kesana hanya membawa sedikit pakaian layak pakai yang sudah disortir sebelumnya. Lebih banyak membawa bahan makanan seperti beras, minyak, telor, susu dan bahan lainnya. Rumah Cinta Quran Bintaro membawa 200 box nasi kotak yang dibagikan kepada pengungsi dan relawan yang kami temukan disana.

Pemandangan miris saya temukan di daerah yang banyak menjadi posko bencana banjir, pakaian menjadi sampah berserakan mengakibatkan timbulnya masalah baru dalam penanganan bencana. Pakaian layak pakai yang dikirim oleh orang-orang yang berniat baik hendak membantu masyarakat yang terdampak bencana malah terjadi sebaliknya barang bekas layak pakai itu mubazir alias jadi sampah yang berserakan.

Saya temukan, pakaian perempuan maupun laki-laki yang bekas dan sangat tidak layak untuk digunakan hingga bertumpuk-tumpuk dan dibiarkan saja di posko.

Hasil obrolan kami dengan relawan di tempat. Memang yang dibutuhkan adalah bahan pokok makanan seperti beras, ikan asin dan lilin untuk cahaya mereka di malam hari. Menurut saya, lilin ini sering diabaikan para donatur padahal akibat banjir dan longsor banyak tower listrik dan kabel yang terkena longsor.

Mari menjadi masyarakat yang memahami kondisi bencana, sehingga niat baik akan menjadi hasil baik dan tepat sasaran. Semoga kita selalu ingat bahwa lokasi bencana bukan tempat Buang pakaian bekas.

Tarteel.io, Aplikasi Pencari dan Identifikasi Ayat Alquran dengan Suara


Seseorang sudah menghafal beberapa surat dalam Alquran, misalnya juz 30 dan juz 29. Ketika mendengar bacaan Alquran dari seseorang atau audio mp3, seringkali kita ingat ayat tersebut, tapi tidak 100%. Ayat berapa dan Surat apa kita terlupa.

Tarteel.io membantu kita mencari ayat tersebut dan memberikan daftar kata yang kita cari dalam seluruh ayat Alquran. Hasil dari pencarian adalah katalog ayat dan surat Alquran.

Sedikit penjelasan tentang Tarteel, sebuah aplikasi yang menggunakan AI untuk mendengarkan pembacaan Quran dan mengidentifikasi Ayat yang Anda baca – mirip dengan aplikasi Shazam.

Tarteel menggunakan model speech-to-text kemudian melakukan pencarian teks untuk menemukan kecocokan ayat. Jika ayat tidak cocok maka pencarian berhenti atau dihasilkan kata mirip dengan kalimat yang kita ucapkan.

Lebih lengkap tentang Tarteel, sila merujuk tautan berikut; https://www.tarteel.io/about

Tarteel sudah ada di play store dan diunduh lebih dari 10K pengunduh. Tautan di play store bisa di klik disini; https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mmmoussa.iqra

Berikut cara menggunakan Tarteel.

Setelah mengunduh file Tarteel dari tautan di atas. Di bagian bawah muncul tampilan seperti ini. Anda klik icon rekam kemudian baca penggalan dari ayat Alquran yang Anda hafal, misal ayat وبالوالدين إحسانا

Jika pengucapan kita sesuai, maka akan muncul tulisan dari bacaan yang kita rekam. Muncul ayat yang kita cari di bagian paling atas.

Hasil pencarian penggalan ayat ini ada di beberapa surat yang ditampilkan dalam kompilasi seperti berikut.

Muncul hasil pencarian di 4 surat berbeda. Tampilan hasil dari Surat Albaqarah dibawah ini dengan terjemah masih dalam bahasa Inggris. Di bagian bahwanya ada pilihan untuk men-share ayat ke status WA, Facebook atau sosmed lain.

Aplikasi sederhana ini bisa dimanfaatkan guru tahfidz Alquran atau santri Tahfidz untuk mengulang hafalannya. Demikian keterangan dari kami, semoga bermanfaat.

Sisi Psikologis Reynhard Sinaga : Seberapa Jauh Kita Paham tentang Perkosaan? Oleh Sinta Yudisia


Ulasan menarik dan sarat kajian ilmiah dari Sinta Yudisia perihal Reynhard Sinaga yang sedang hangat diberitakan. Terima kasih atas tulisannya mbak Sinta.

Journey of Sinta Yudisia

Ngeri dan ngilu tiap kali membaca, mendengar atau melihat laporan berita perkosaan. Kita berharap jangan sampai diri kita dan setiap anggota keluarga mengalami perkosaan atau naudzubillahi mindzalik, menjadi pelakunya. Begitu kasus Reynhard Sinaga (RS) mencuat, hati ini bertanya-tanya, mengapa kejahatan semacam itu bisa terjadi berulangkali? Seharian ini pikiran dan perasaan resah. Berjam-jam membaca berbagai macam referensi dan hasilnya, sungguh membuat saya pribadi merenung. RS diduga melakukan perkosaan sebanyak 195 kali atau lebih. Kasusnya terbongkar 2017 dan sepanjang 2018-2019 menjalani 4 kali sidang. Hasilnya ia dinyatakan bersalah dan mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.

Berita tentang RS berturut-turut dilaporkan di koran terkemuka seperti Jawa Pos 07/01/2020 dan 08/01/2020

Definisi dan jenis perkosaan

Rape atau perkosaan didefinisikan sebagai penetrasi V atau anal tanpa persetujuan pemiliknya. Penetrasi bisa menggunakan alat kelamin, jari atau objek lainnya sementara obyek penetrasi bisa bervariasi antara V, anal, oral. Terdapat berbagai jenis perkosaan seperti penetrative rape, statutory rape…

View original post 1,186 more words

DeepL Translator


Jika selama ini Anda sering menggunakan Google Translate untuk melakukan terjemah tulisan ke bahasa Inggris. Sekarang ada tool yang lebih bagus untuk alat terjemah yaitu DeepL.

Silakan Anda buka website-nya, di bagian atas terdedia kotak kosong untuk mem-paste tulisan yang ingin diterjemah. Selanjutny dibagian bawah ada pilihan bahasa hasil terjemah. Saat ini baru ada bahasa Jerman, Perancis, Itali, Portugis, Belanda. Bahasa Indonesia belum ada, semoga segera dikembangkan sama pihak developernya.

Cek website-nya di tautan ini. https://www.deepl.com/translator

Study UK Fair


Awal kuliah di SPs UIN Jakarta sering mengundang pembicara dari luar untuk memberikan kuliah umum atau pembekalan tentang penelitian Tesis atau Disertasi. Di antara pembicara yang pernah hadir adalah James Arvanitakis dari Western Sydney University. Sejak itu, timbul keinginan suatu saat selepas dari SPs UIN melanjutkan ke universitas ini. Beberapa bulan setelahnya saya sempat menghadiri Monash Doctoral Day di hotel Fairmont Jakarta. Kali pertama saya mengikuti pameran pendidikan di luar negeri.

Ketika awal-awal membuat proposal penelitian Tesis, saya mencari referensi kajian Pendidikan Islam tentang reflective practice. Sayang sekali, tema ini belum banyak dikaji orang. Alhamdulillah saya mendapatkan tulisan menarik oleh Dr. Abdullah Sahin dari Warwick University, UK tentang Rethinking Islamic Pedagoy. Selanjutnya saya cari tulisan-tulisan beliau untuk saya telaah dan baca, di antara buku beliau yang fenomenal adalah New Direction in Islamic Education.

Pertemuan saya dengan tulisan dan buku Abdullah Sahin membuat keinginan saya berubah dari meneruskan studi S3 di Australia menjadi ke Inggris. Maka dari itu, sejak 2018 saya mulai mengikuti info pameran Study UK yang sering diadakan British Council Indonesia.

Di acara –acara seperti ini, banyak hal yang bisa kita peroleh. Contohnya adalah pengalaman (at least pengalaman ngomong sama orang asing),  info perihal Visa ke UK, trik IELTS dan ngerjain soal IELTS dan seminar lainnya.

Kenangan tahun 2019 di Kartika Expo Centre, Jakarta.

Di meja ini saya bertemu dengan perwakilan universitas dan dia memberikan buku cakep tentang profil Warwick. Saya sampaikan keinginan saya nanti untuk melanjutkan studi tingkat doktoral dengan bidang kajian Islamic Studies.

Si perwakilan universitas menunjukkan bagian buku tentang Education dan syarat kemampuan bahasa yang harus dimiliki. Selantnya dia memberitahu kalau sekarang ada program khusus untuk kajian pendidikan di Warwick yang diampu oleh Abdullah Sahin.

Abdullah Sahin membuat program Warwick Islamic Education Summer yang mengkaji Pendidikan Islam dari berbagai perspektif. Tahun lalu temanya adalah Pedagogies in Dialogue. Infonya pernah kami tulis di tautan ini.

Menyebarkan Kuesioner Penelitian ke Kelas Mahasiswa


Gambar terkait

Kuesioner atau Angket kita definisikan sebagai suatu pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan atau pernyataan kepada responden dengan harapan responden memberikan respon atas daftar pernyataan tersebut.

Dua sifat Kuesioner:

  • Angket Terbuka, apabila jawaban tidak ditentukan sebelumnya (responden mengisi jawaban sendiri). Angket ini tidak berstruktur dan disajikan dalam bentuk sederhana sehingga responden dapat memberikan respon sesuai dengan kehendak dan keadaannya. Contoh: Apakah saudara seorang mahasiswa, jika ya apakah pandangan saudara terhadap kenaikan BBM?
  • Angket tertutup, apabila alternatif jawaban telah disediakan dan responden tinggal memilih jawaban. Angket disajikan dalam bentuk dimana responden bisa memberikan tanda centang pada kolom yang sesuai. Contoh: Pernahkah Anda memperoleh penataran yang menunjang tugas Anda mengajar? A. Pernah, B. Tidak pernah.

Kelebihan metode Kuesioner

  • Jawaban responden lebih objektif karena responden kurang memperoleh pengaruh dari pihak luar.
  • Data dapat diperoleh secara sistematis karena pertanyaan dapat disusun terlebih dahulu.
  • Responden memperoleh kesempatan berpikir secara leluasa sehingga jawaban responden lebih masak dan mendalam.
  • Responden mempunyai keberanian menjawab pertanyaan karena kuesioner biasanya bersifat anonim.

Kelebihan metode Kuesioner

  • Jawaban responden lebih objektif karena responden kurang memperoleh pengaruh dari pihak luar.
  • Data dapat diperoleh secara sistematis karena pertanyaan dapat disusun terlebih dahulu.
  • Responden memperoleh kesempatan berpikir secara leluasa sehingga jawaban responden lebih masak dan mendalam.
  • Responden mempunyai keberanian menjawab pertanyaan karena kuesioner biasanya bersifat anonim.

Kelemahan metode Kuesioner

  • Ada kemungkinan angket diisi oleh orang lain
  • Hanya diperuntukkan bagi yang dapat melihat saja
  • Responden hanya menjawab berdasarkan jawaban yang ada saja
  • Responden hanya menjawab berdasarkan apa yang diketahui bukan apa yang seharusnya
  • Walaupun dibuat anonim, kadang-kadang responden dengan sengaja memberikan jawaban yang tidak betul atau tidak jujur.
  • Pilihan jawaban mungkin tidak mencakup apa yang terkandung dalam hati responden.
  • Apabila ada jawaban kuesioner tidak jelas maka penyelidik membutuhkan waktu lama untuk memperbaiki jawaban tersebut.

Uji kuesioner Anda

Uji kuesioner Anda dengan melakukan validitas konstruk dan validitas isi. Validitas konstruk adalah pengujian validitas yang dilakukan dengan melihat kesesuaian konstruksi butir yang ditulis dengan kisikisinya. Uji validitas konstruk dapat dilakukan melalui dua cara: Pertama, dengan memberikan definisi pada konsep yang akan diukur berdasarkan konsep yang tertulis dalam literatur. Kedua, untuk memperkuat hasil validitas konstruk tersebut, konsultasikan konsep tersebut dengan ahli-ahli yang kompeten dalam bidang konsep yang akan diukur.

Validitas isi yaitu pengujian validitas yang dilakukan atas isinya untuk memastikan apakah butir angket mengukur secara tepat keadaan yang ingin diukur. Pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan meminta pertimbangan ahli atau pertimbangan dosen pembimbing. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan meminta sahabat atau kerabat terdekat Anda untuk mengisi kuesioner tersebut (jangan menghitung hasilnya!), dan lakukan revisi jika diperlukan. Untuk menguji kuesioner, setidaknya mintalah bantuan 5-10 sahabat dan/atau kerabat Anda. Setelah mereka selesai mengisi kuesioner, ajukan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini untuk mendapatkan umpan balik yang Anda butuhkan: Apakah kuesioner ini mudah dipahami? Apakah ada pertanyaan yang membingungkan? Apakah kuesioner ini mudah diakses? (Terutama jika kuesioner tersebut Anda sebarkan daring). Apakah kuesioner ini layak untuk diisi? Apakah Anda merasa nyaman menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam kuesioner? Apakah saran yang bisa Anda berikan untuk memperbaiki kualitas kuesioner ini?

Saat ini saya sedang melaksanakan penelitian untuk master saya dengan konsentrasi pendidikan. Metode yang saya ambil dalam penelitian ini adalah penelitian kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Ada beberapa pendekatan dalam metode kombinasi dan yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah …

Kali ini saya ingin menyampaikan beberapa tips atau cara yang sedang saya gunakan untuk menyebarkan kuesioner dalam bentuk kertas, saya tekankan kertas karena ada juga penyebaran kuesioner menggunakan format Goolge Form. Saya menyerahkan kuesioner secara pribadi agar dapat membangun hubungan dan memotivasi responden.

Tahap pertama;

Meminta surat pengantar ke sekolah pascasarjana untuk mendapatkan surat izin penelitian.

Tahap kedua;

Menyerahkan surat pengantar dari sekolah pasca ke fakultas tarbiyah dan sambil menunggu informasi selanjutnya.

Tahap ketiga;

Setelah mendapatkan persetujuan penelitian dari Dekan kemudian menyerahkan surat yang sama ke ketua jurusan.

Tahap keempat;

Mendapatkan nomor ketua kelas. Kemudian menyampaikan keinginan untuk masuk ke kelas menyebarkan kuesioner. Di dalam kelas nanti disampaikan maksud dan tujuan kuesioner ini kemudian pastikan responden mengisi semua kuesioner dan terakhir mengucapkan terima kasih kepada ketua kelas dan dosen jika ada di dalam kelas.

Demikian sharing dari saya. Terima kasih.

Foto di salah satu kelas FITK UIN Jakarta ketika mengisi kuesioner saya.
%d bloggers like this: