Keistimewaan Tafsir Ibnu Jarir


Kitab Tafsir dan Ilmu TafsirSebagai kitab tafsir yang agung kitab tafsir Ibnu Jarir memiliki banyak keistimewaan serta kelebihan yang membedakannya dengan kitab tafsir lainnya, saya telah berusaha untuk mengumpulkan keistimewaan-keistimewaan tersebut dari kitab-kitab yang saya dapatkan. berikut ini keistimewaan-keistimewaan tersebut.

  1. Kitab Tafsir paling agung[1], sehingga ada yang mengatakan: “Jika saja seseorang melakukan safar  ke negara Cina sehingga ia mendapatkan Kitab Tafsir Muhammad bin Jarir, maka ia tidak akan mendapatkan yang banyak.” Dan Imam Suyuthi, seorang Mufasir yang memiliki perhatian yang sangat intens terhadap perkembangan Tafsir dari semenjak kemunculan ilmu ini, setelah ia merujuk pada semua kitab-kitab Tafsir yang ada,lalu ia ditanya kitab Tafsir apa yang ia anjurkan, ia menjawab Tafsir dari Ibnu Jarir.
  2. Ia ingin kitab Tafsirnya di tulis dalam 3.000 lembar, tetapi ia ringkas menjadi sepersepuluhnya karena khawatir lemahnya semangat para penuntut ilmu.[2]
  3. Sebelum menulis tafsri ini, Imam Thabari melakukan istikharah selama kurang lebih tiga tahun sampai Allah swt menetapkan hatinya untuk menulis Tafsirnya.[3]
  4. Pembahasannya menyeluruh, di dalam kitab ini terdapat pendapat dan pandangan-pandangan yang diperkuat dengan ayat dan atsar sumbernya, jadilah kitabnya itu kumpulan dari atsar dan aqwal dari ahli ilmu.
  5. Dengan sabar Ibnu Jarir meneliti setiap ayat lalu mengambil hukum,hikmah dan sebab turunnnya ayat,kalimat yang membutuhkan penjelasan dan pembahasan lainnya yang dibutuhkan oleh manusia,sehingga menjadikan kitab Tasir ini memiliki keistimewaan atas kitab lainnya.
  6. Dalam kitab tafsir tersebut terlihat jelas keilmuan dari Imam Thabari, dimana ia mampu menyimpulkan suatu pendapat dan memilih mana yang rajih menurutnya.
  7. Dalam kitabnya terkumpul dua metode tafsir; Ma’tsur dan Ra’yi
  8. Terkadang Imam Thabari menyebutkan riwayat suatu hadits secara sempurna,sehingga kita tetap harus melihat sanad serta mengetahui jarh dan ta’dilnya[4]
  9. Hal di atas bisa jadi karena Imam Thabari terpengaruh dengan riwayat-riwayat sejarah yang ia tulis dalam buku sejarahnya[5]
  10. Tafsir ini tidak ditulis untuk umumnya manusia,tidak juga untuk para penuntut ilmu, tetapi ditulis untuk para ulama dan imam yang memiliki penjurusan atau takhasush, bisa membedakan antara yang baik dan yang jelek.[6]
  11. Tentang tafsir israiliyat yang ada pada kitab tafsir Thabari,itu disebabkan karena Imam Thabari hanya menukil dari kitab tarikh ulama sebelumnya, setelah mereka hapus sanadnya lalu ditulis pada kitab ulama sebelum Imam Thabari, seakan berita itu adalah benar.[7]

[1] Muqaddimah Tafsir Thabari: 1/ج

[2] ibid

[3] ibid

[4] Al-Mufasir: surutuhu, adabuhu,mashadiruhu: 235

[5] ibid

[6] ibid

[7] ibid

Kirim Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: